Bolsel

Sindikat Uang Palsu Incar Petani Cengkih Bolsel

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 21 November 2012 22:25   1959 kali
Uang palsu kini mengancam para petani
BOLSEL (BK): Peredaran uang palsu (upal) kini mulai bergentayangan di wilayah Bolmong Selatan (Bolsel). Diduga beredarnya upal melalui hasil transaksi pembelian cengkih milik warga.
 
Informasi berhasil dihimpun beritakawanuan.com, menyebutkan, barang terlarang ini paling banyak terdapat di wilayah Kecamatan Pinolosian Timur (PinTim).
 
Hal ini menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Pasalnya puluhan petani takut akan merugi jika hasil pertanian mereka dibeli dengan menggunakan upal.
 
“Kami di Pinolosian saat ini mulai timbul was-was akan adanya peredaran upal,” kata  Benyamin Darongke warga Desa Dumagin Kecamatan Pinolosian Timur.
 
Pemerhati Bolsel, Hajirin M, meminta agar aparat kepolisian harus proaktif dalam mengusut siapa pelaku penyebaran uang palsu.
 
"Biasanya, para pembeli cengkih saat mereka sedang transaksi, uang palsu dicampur dengan uang asli," ungkap Hajirin.
 
Kapolsek Urban Bolaang Uki, Kompol Rahmat Paputungan, ketika dikonfirmasi, Rabu (21/11), mengatakan, bahwa sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan dari masyarakat. 
 
"Kita belum mendapat laporan. Namun, kita akan kroscek langsung ke masyarakat," ujar Paputungan.
 
Kabag Humas Pemkab Bolsel, Ahmadi Modeong, saat dimintai tanggapannya mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan para Camat, terutama dengan Camat PinTim.
 
"Sudah ada korban uang palsu di Pinolosian Timur. Itu setelah saya mengkroscek langsung ke Camat," jelas Modeong. 
 
Lanjutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) menghimbau agar warga harus berhati-hati dengan para oknum yang datang untuk membeli hasil pertanian mereka.
 
"Jika ada pembeli, harus dikenali baik-baik dan ungnya harus diteliti asli atau palsu. Bahkan, bila perlu setiap pembeli yang datang di foto wajahnya serta nomor polisi kendaraan yang digunakan dicatat," kata Modeng. 
 
(jusuf kalalo/tox)
Komentar ()
Berita Bolsel
tidak ditemukan
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.