Boltim

PT. Sanmas Mitra Abadi Diduga Lakukan Kejahatan Lingkungan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 04 July 2015 18:04   1702 kali
Pengrusakan lingkungan yang diduga dilakukan PT.Sanmas Mitra Abadi, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (ms)

KOTABUNAN (BK):  PT. Sanmas Mitra Abadi yang bergerak di bidang pertambangan emas di wilayah Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara, diduga melakukan kejahatan lingkungan.

Hal itu dikatakan salah seorang warga Buyat, Urip Modeong kepada wartawan saat melaporkan masalah tersebut di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado, baru-baru ini.

Menurut dia, dugaan pengrusakkan lingkungan dan pembabatan hutan di wilayah IUP PT. Kutai Surya Mining dan Rihendy Trijaya. Lebih parah lagi, PT. Sanmas Mitra Abadi belum mengantongi izin dari Badan Lingkungan Hidup dan Dinas ESDM Pemerintah Kabupaten Boltim.

"Ini aneh. Tidak ada izin namun sudah beroperasi dengan membabat hutan, membuka jalan dengan mengerahkan puluhan alat berat. Mereka (PT. Sanmas-red) beroperasi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat," terang Urip Modeong warga Buyat saat menyambangi kantor LBH Manado.

Ia mengatakan, warga lingkar tambang yang terdiri dari enam desa menolak kegiatan ilegal dari PT. Sanmas Abadi .

”Warga pernah lakukan aksi blokir jalan tapi blokir warga diterobos alat berat perusahaan, bahkan ada oknum polisi yang mengawal mereka,” ungkap Modeong.

Ia mengungkapkan, kegiatan dari perusahaan ditengarai dikawal dua oknum polisi dari Polda Sulut.

Kasus ini pun telah diaporkan ke Lembaga Bantuan Hukum Manado. Laporan tersebut diantar perwakilan 6 desa yang berada dilingkar tambang.

Aryanti Rahman dari LBH Manado pun menerima laporan tersebut sambil mengatakan akan segera menindak lanjuti laporan warga itu.

"Laporan sudah diterima, setelah ini kami akan lakukan gelar perkara internal baru proses lebih lanjut. Jika masyarakat 6 desa ini mempercayakan kami maka kami akan menangani kasus ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga meminta agar perwakilan warga memasukan tanda-tangan dukungan warga bahwa mereka menolak aktifitas perusahaan ini," jelas Aryati Rahman dari LBH Manado.

“Kami menolak keras ilegal mining dan perusakan hutan yang dilakukan PT Sanmas, di kawasan hutan Buyat,” jelas warga Buyat bersatu, Dedi Ani dan Urip Modeong, yang didampingi LSM Formakamtik, Ketua Umum Sulut, Pierson Rambing.

(ms/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Boltim
Boltim
17 Aug 2014 / dibaca 1211 kali
TUTUYAN (BK): Sejak beberapa minggu belakangan ini, hujan deras terus membasahi wilayah Bolaang Mongondow Raya. Termasuk, Kabupaten Bolaang...
Boltim
21 Jul 2014 / dibaca 3606 kali
TUTUYAN (BK): Dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan RI, pada tanggal 8 sampai 10 Agustus 2014 nanti, akan digelar kejuaraan daerah drag bike...
Boltim
04 Jul 2014 / dibaca 1880 kali
BOLTIM (BK) : Status Gunung Ambang di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara, meningkat. Jika sebelumnya masih...
Boltim
09 Mar 2014 / dibaca 1373 kali
TAHUNA (BK): Memiliki potensi yang bisa dikelola secara optimal, wilayah-wilayah mampu menyelenggarakannya dengan tepat. Jangkauan yang...
Boltim
17 Dec 2013 / dibaca 2091 kali
TUTUYAN (BK): Ketua DPD I KNPI Sulawesi Utara, Jackson Andre Kumaat, SE, SH melantik Ketua DPD KNPI Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim)...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.