Ekonomi

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Cabang Manado Capai Rp 23 Milliar

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 19 December 2018 20:02   434 kali
Kepala BPJS Cabang Manado, Prabowo pada Konferensi Pers Serentak Implementasi Perpres No. 82 Tahun 2018. (foto : acha)
MANADO (BK) : Tunggakan iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Manado, mencapai lebih dari Rp 23 miliar di tahun 2018. Jumlah tunggakan masih saja bisa lebih besar lagi karena Cabang Manado membawahi 6 kabupaten/kota.
 
 
“Iya, karena jumlah itu hanya berdasarkan data di Kota Manado saja dari sekitar 61 ribu peserta,” ujar Prabowo, Kepala BPJS Cabang Manado, Rabu (19/12/2018).
 
 
Di Sulawesi Utara terdapat dua cabang BPJS Kesehatan yaitu, Cabang Manado yang membawahi Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Bitung dan Nusa Utara.
 
 
Kemudian Cabang Tondano yang meliputi Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolmong, Kabupaten Boltim, Kabupaten Bolsel dan Kabupaten Bolmut.
 
 
Prabowo belum bisa merinci untuk daerah lain. Dirinya baru menjabat Kepala Cabang pada 20 November 2018 lalu menggantikan Greisthy Borotoding. “Baru sekitar 3 minggu, masih menyesuaikan dengan tempat baru,” katanya.
 
 
Dia mengatakan ada beberapa alasan peserta menunggak pembayaran iuran. Salah satunya adalah kurangnya akses pembayaran yang tertuju ke kantor cabang.
 
 
“Kami carikan solusi dengan membuka akses pembayaran melalui Alfamart, Indomaret, Pegadaian dan juga bank biar bisa dijangkau peserta,” terang Prabowo.
 
 
Alasan lain terjadi penunggakan diakuinya adalah kurangnya sosialisasi dan edukasi. Tapi, BPJS mencarikan solusi dengan memberdayakan dan mengoptimalkan kader JKN.
 
 
“Kami juga mengirimkan ribuan SMS Blast sebagai pengingat peserta yang menunggak untuk membayar tunggakan iurannya,” jelas Prabowo.
 
 
Sedangkan klasifikasi tunggakan paling banyak adalah kelas 3. “Ini dikarenakan peserta di kelas ini adalah umumnya peserta mandiri Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU),” pungkas Prabowo.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
15 Feb 2019 / dibaca 538 kali
MANADO (BK) : Cap Tikus 1978, minuman keras (miras) lokal Sulawesi Utara (Sulut), ternyata mampu menyita perhatian nasional. Dukungan pun...
Ekonomi
24 Jan 2019 / dibaca 712 kali
MANADO (BK) : Kantor Pemasaran (SalesOffice) Holland Village Manado (HVM) diresmikan. Peresmian kantor yang berlokasi di area...
Ekonomi
23 Jan 2019 / dibaca 828 kali
MANADO (BK) : Cap Tikus 1978 menghilang dalam sepekan terakhir. Miras produk asli Sulawesi Utara (Sulut) yang kini legal dengan pita cukai,...
Ekonomi
23 Jan 2019 / dibaca 1233 kali
MANADO (BK) : Inovasi secara konsisten terus dilakukan Enesis Group. Hadirnya 3 produk baru yaitu Tesona, Scrubber dan Plossa Press and...
Ekonomi
10 Jan 2019 / dibaca 673 kali
MANADO (BK) : Aliran listrik di Kota Manado padam lagi, Kamis (10/1/2019). Listrik padam sekitar pukul 17.55 WITA. Bukan hanya di Manado,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.