Hukum

2 Aksi Tawuran Pecah, 3 Warga Terkena Panah Wayer

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 13 May 2014 05:43   12585 kali
Inilah korban panah wayer di Manado, Senin malam kemarin.

MANADO (BK) : Aksi tawuran kembali pecah dalam waktu nyaris bersamaan di dua kelurahan berbeda di Manado. Dikabarkan, 3 warga terkena anak panah wayer dan dilarikan ke rumah sakit, Senin (12/5/2014) malam.

Tawuran pertama pecah di Kelurahan Mahakeret Timur Kecamatan Wenang, kompleks belakang Kantor Telkom Manado, sekitar pukul 21.15 WITA. Dua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam (sajam) dan panah wayer.

Kepolisian yang terfokus pada pengamanan rapat pleno terbuka penetapan perolehan suara dan kursi partai politik, serta penetapan calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado di Ballroom Hotel Aston, terpaksa menggeserkan sebagian anggotanya untuk meredam tawuran tersebut.

Meski demikian, 3 warga dikabarkan menjadi korban tertancapnya anak panah wayer yang dilontarkan. 1 orang diantaranya kritis karena tertancap di dada kiri, dan harus dioperasi di Rumah Sakit Wolter Monginsidi Teling.

Hanya berselang 10 - 15 menit, tawuran juga pecah di Kelurahan Tikala Kumaraka, Kecamatan yang sama. Aksi saling lempar menggunakan batu juga terjadi. Parahnya, peserta tawuran juga ada yang membawa sajam dan panah wayer.

Konsentrasi petugas kepolisian pun kembali pecah antara pengamanan pleno KPU dan tawuran di Mahakeret Timur. Patroli rayon Polresta Manado yang dibantu polsek-polsek terdekat terpaksa diarahkan untuk meredam tawuran itu.

Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto, sangat menyayangkan terjadinya tawuran ini. Pasalnya, sehari sebelumnya, perangkat kelurahan sudah dipertemukan karena tawuran yang terus terjadi.

"Kami sudah mengupayakan damai dengan mempertemukan dua pihak bertikai, tapi masih ada saja yang melanggar," keluh Sunarto yang ditemui di Hotel Aston, Selasa (13/5/2014) dini hari.

Dia berjanji tak akan segan-segan melakukan tindakan tegas kepada pelaku tawuran yang sering memanfaatkan ketidakhadiran polisi di lokasi tawuran. "Pasti akan kita tangkap dan penjarakan, biar nanti ada efek jeranya jika mereka bebas nanti tandas Sunarto lagi.


(acha/bk-1)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
17 Nov 2017 / dibaca 54 kali
MANADO (BK) : Gara-gara ditinggalkan suami, Susana Yosamsu (26), warga Kelurahan Mahawu Lingkungan VII Kecamatan Tuminting, melapor ke Sentra...
Hukum
17 Nov 2017 / dibaca 81 kali
MANADO (BK) : Warga sekitar Terminal Karombasan, Kelurahan Karombasan Utara Lingkungan III Kecamatan Wanea mendadak heboh. Pasalnya, ditemukan...
Hukum
16 Nov 2017 / dibaca 547 kali
MANADO (BK) : Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Manado, sebut saja Gujun (23), mengaku diperkosa oknum dosen, SM alias Sten...
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 50 kali
MANADO (BK) : Pencurian terjadi di Kelurahan Taas Lingkungan III Kecamatan Tikala Kota Manado. Laptop milik Erika Loupatty (18), dibawa kabur...
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 45 kali
MANADO (BK) : Tim Paniki Rimbas 2 Polresta Manado menangkap dua pelaku yang melakukan penganiayaan di Desa Koha Selatan Kecamatan Mandolang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.