Hukum

2 Aksi Tawuran Pecah, 3 Warga Terkena Panah Wayer

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 13 May 2014 05:43   12921 kali
Inilah korban panah wayer di Manado, Senin malam kemarin.

MANADO (BK) : Aksi tawuran kembali pecah dalam waktu nyaris bersamaan di dua kelurahan berbeda di Manado. Dikabarkan, 3 warga terkena anak panah wayer dan dilarikan ke rumah sakit, Senin (12/5/2014) malam.

Tawuran pertama pecah di Kelurahan Mahakeret Timur Kecamatan Wenang, kompleks belakang Kantor Telkom Manado, sekitar pukul 21.15 WITA. Dua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam (sajam) dan panah wayer.

Kepolisian yang terfokus pada pengamanan rapat pleno terbuka penetapan perolehan suara dan kursi partai politik, serta penetapan calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado di Ballroom Hotel Aston, terpaksa menggeserkan sebagian anggotanya untuk meredam tawuran tersebut.

Meski demikian, 3 warga dikabarkan menjadi korban tertancapnya anak panah wayer yang dilontarkan. 1 orang diantaranya kritis karena tertancap di dada kiri, dan harus dioperasi di Rumah Sakit Wolter Monginsidi Teling.

Hanya berselang 10 - 15 menit, tawuran juga pecah di Kelurahan Tikala Kumaraka, Kecamatan yang sama. Aksi saling lempar menggunakan batu juga terjadi. Parahnya, peserta tawuran juga ada yang membawa sajam dan panah wayer.

Konsentrasi petugas kepolisian pun kembali pecah antara pengamanan pleno KPU dan tawuran di Mahakeret Timur. Patroli rayon Polresta Manado yang dibantu polsek-polsek terdekat terpaksa diarahkan untuk meredam tawuran itu.

Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto, sangat menyayangkan terjadinya tawuran ini. Pasalnya, sehari sebelumnya, perangkat kelurahan sudah dipertemukan karena tawuran yang terus terjadi.

"Kami sudah mengupayakan damai dengan mempertemukan dua pihak bertikai, tapi masih ada saja yang melanggar," keluh Sunarto yang ditemui di Hotel Aston, Selasa (13/5/2014) dini hari.

Dia berjanji tak akan segan-segan melakukan tindakan tegas kepada pelaku tawuran yang sering memanfaatkan ketidakhadiran polisi di lokasi tawuran. "Pasti akan kita tangkap dan penjarakan, biar nanti ada efek jeranya jika mereka bebas nanti tandas Sunarto lagi.


(acha/bk-1)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
15 Apr 2018 / dibaca 184 kali
MANADO (BK): Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 712/ Wiratama kini resmi dibawah kendali Kodam XIII/Merdeka, melalui Upacara Alih Komando dan...
Hukum
15 Apr 2018 / dibaca 171 kali
MANADO (BK): Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Madsuni memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Danyonif Raider 712/Wiratama dan Dandenzipur 4/...
Hukum
13 Apr 2018 / dibaca 129 kali
JAKARTA (BK): Pengacara  Setya Novanto  kembali menyinggung tentang hilangnya sejumlah nama yang disebut menerima aliran uang proyek...
Hukum
13 Apr 2018 / dibaca 126 kali
JAKATA (BK): Majelis hakim mengagendakan pembacaan putusan terhadap  Setya Novanto  pada Selasa, 24 April 2018.  ...
Hukum
11 Apr 2018 / dibaca 97 kali
MANADO (BK): Jumlah warga binaan yang terus meningkat di Rutan, Lapas dan Rudenim, membuat tugas pegawai Lapas dan Rutan menjadi semakin...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.