Hukum

2 Aksi Tawuran Pecah, 3 Warga Terkena Panah Wayer

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 13 May 2014 05:43   13316 kali
Inilah korban panah wayer di Manado, Senin malam kemarin.

MANADO (BK) : Aksi tawuran kembali pecah dalam waktu nyaris bersamaan di dua kelurahan berbeda di Manado. Dikabarkan, 3 warga terkena anak panah wayer dan dilarikan ke rumah sakit, Senin (12/5/2014) malam.

Tawuran pertama pecah di Kelurahan Mahakeret Timur Kecamatan Wenang, kompleks belakang Kantor Telkom Manado, sekitar pukul 21.15 WITA. Dua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam (sajam) dan panah wayer.

Kepolisian yang terfokus pada pengamanan rapat pleno terbuka penetapan perolehan suara dan kursi partai politik, serta penetapan calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado di Ballroom Hotel Aston, terpaksa menggeserkan sebagian anggotanya untuk meredam tawuran tersebut.

Meski demikian, 3 warga dikabarkan menjadi korban tertancapnya anak panah wayer yang dilontarkan. 1 orang diantaranya kritis karena tertancap di dada kiri, dan harus dioperasi di Rumah Sakit Wolter Monginsidi Teling.

Hanya berselang 10 - 15 menit, tawuran juga pecah di Kelurahan Tikala Kumaraka, Kecamatan yang sama. Aksi saling lempar menggunakan batu juga terjadi. Parahnya, peserta tawuran juga ada yang membawa sajam dan panah wayer.

Konsentrasi petugas kepolisian pun kembali pecah antara pengamanan pleno KPU dan tawuran di Mahakeret Timur. Patroli rayon Polresta Manado yang dibantu polsek-polsek terdekat terpaksa diarahkan untuk meredam tawuran itu.

Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto, sangat menyayangkan terjadinya tawuran ini. Pasalnya, sehari sebelumnya, perangkat kelurahan sudah dipertemukan karena tawuran yang terus terjadi.

"Kami sudah mengupayakan damai dengan mempertemukan dua pihak bertikai, tapi masih ada saja yang melanggar," keluh Sunarto yang ditemui di Hotel Aston, Selasa (13/5/2014) dini hari.

Dia berjanji tak akan segan-segan melakukan tindakan tegas kepada pelaku tawuran yang sering memanfaatkan ketidakhadiran polisi di lokasi tawuran. "Pasti akan kita tangkap dan penjarakan, biar nanti ada efek jeranya jika mereka bebas nanti tandas Sunarto lagi.


(acha/bk-1)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 4154 kali
MANADO (BK) : Bermaksud menagih hutang, Alfonsus Sutedja (37), warga Kelurahan Pakowa Lingkungan VI, Kecamatan Wanea, malah menjadi korban...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 118 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 138 kali
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, M Roskanedi mengatakan bahwa Kejaksaan RI dapat memberikan pendampingan hukum di Bidang...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 1063 kali
MANADO (BK) : Hari Wijayanto (22), menjadi korban penikaman di depan Freshmart Bahu Manado, Selasa (13/2/2019) tengah malam. Pria asal Desa...
Hukum
08 Feb 2019 / dibaca 373 kali
MANADO (BK) : Komandan Pangkalan Utama AL (Lantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, menghimbau kepada seluruh...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.