Hukum

3 Nelayan Lembeh Hilang di Perairan Belang Mitra

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 12 July 2019 16:15   188 kali
Ilustrasi nelayan. (Istimewa)
MANADO (BK) : 3 orang nelayan dilaporkan hilang di perairan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara.
 
 
Ketiga nelayan tersebut adalah Jumaat Panura (45), Sopkia Sumihi (40) dan Reumer Pandensolang (60). Semuanya berdomisili di Desa Poudean, Pulau Lembeh, Bitung.
 
 
Informasi yang diterima dari Basarnas Manado, para nelayan ini pergi melaut dengan menggunakan perahu, sejak Senin (8/7/2019). Ketiganya lalu ke ponton (rakit) tempat biasanya mereka memancing.
 
 
Tapi, dua hari kemudian, tepatnya Rabu (10/7/2019), seorang saksi yang juga tetangga para korban, hanya melihat perahu yang tertambat di rakit dan tidak melihat para korban.
 
 
"Saksi ini yang memberitahukan ke keluarga para korban, lalu melaporkan kepada kami," ujar Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada, seperti yang tertulis dalam pesan grup WhatsApp Berita SAR Manado, Jumat (12/7/2019).
 
 
Basarnas, lanjut Darmada, telah berkoordinasi dengan (Satrol)Satuan Patroli TNI AL untuk membantu pencarian 3 nelayan di perairan Belang. Menurutnya Satrol TNI AL menggerakan 1 kapal yang dinahkodai Lettu Laut (P) Irwansyah.
 
 
"Mereka (Satrol) telah bersama-sama dengan anggota Basarnas untuk melaksanakan pencarian nelayan hanyut," terang Darmada.
 
 
Saat ini, pos SAR Amurang juga sudah bergerak melaksanakan pencarian bersama Tim SAR Gabungan, dengan unsur potensi yang terlibat TNI AL, Polair Ratahan, masyarakat serta keluarga korban. Namun masih belum adanya penemuan tanda-tanda korban.
 
 
"Di hari ke 2 ini, Tim rescue masih melanjutkan pencarian dengan alat yang digunakan, Truck dan Rubber boat Basarnas, speed boat Polair, kapal TNI Al Tedong Naga," pungkas Darmada.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
27 Sep 2019 / dibaca 83 kali
KENDARI (BK): Hasil autopsi RS Kota Kendari menyatakan bahwa mahasiswa Universitas Halu Oleo Himawan Randi (19) tewas karena tembakan peluru...
Hukum
27 Sep 2019 / dibaca 68 kali
KENDARI (BK): Peserta unjuk rasa mahasiswa Muh Yusuf Kardawi (19) yang menjalani perawatan serius di RS Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara,...
Hukum
23 Sep 2019 / dibaca 112 kali
Kajati Sulut, Andi Muh Iqbal Arief menandatangani perjanjian kerjasama pengawalan dan pengamanan TP4D. (foto: Penerangan Hukum Kejati...
Hukum
22 Sep 2019 / dibaca 201 kali
MANADO (BK) : Bea Cukai Manado menuai sorotan. Instansi kepabeanan itu diduga melakukan tebang pilih penanganan kasus pita cukai palsu...
Hukum
19 Sep 2019 / dibaca 622 kali
MANADO (BK) : Sulawesi Utara (Sulut) bakal ketambahan 6 Kepolisian Resor (Polres) tipe Polres. 4 diantaranya berada di wilayah Bolaang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.