Hukum

Cara Polda Sulut Merajut Damai Pasca Pengumuman Pemilu

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 23 May 2019 23:28   46 kali
Foto bersama Kapolda Sulut, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto bersama pejabat Forkopimda Sulut, Pejabat TNI, Pejabat Polri, Tokoh lintas agama, Tokoh masyarakat, pimpinan kalangan partai politik serta ormas. (foto : Bidang Humas Polda Sulut)
 
 
 
MANADO (BK) : Polda Sulut punya cara untuk merajut perdamaian pasca diumumkannya hasil pleno penghitungan suara Pemilu serentak 2019 oleh KPU RI. Yaitu, momen Peringatan Nuzulul Qur’an, buka puasa bersama dan dirangkai dengan Rapat Koordinasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2019, Rabu (22/5/2019).
 
 
Kapolda Sulut, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an dan buka puasa bersama adalah sebagai sarana untuk menyatukan berbagai pihak pasca Pemilu khususnya saat pengumuman hasil Pemilu tingkat Nasional.
 
 
“Semoga kegiatan kami ini dijadikan sebagai langkah untuk menyejukkan suasana bathin pasca pengumuman hasil Pemilu 2019 tingkat Nasional,” ujar Tompo.
 
 
 
 
Peringatan Nuzulul Qur’an dilaksanakan di Masjid Nurul Jihad Mapolda Sulut, sebelum berbuka puasa bersama. Usai sholat Maghrib, dilanjutkan dengan makan bersama di aula Catur Prasetya.
 
 
Segenap stakeholders, mulai dari Pemerintah Provinsi, Pejabat TNI, Pejabat Polri, Tokoh lintas agama, Tokoh masyarakat, pimpinan kalangan partai politik, ormas dan anak-anak panti asuhan, hadir pada kesempatan itu.
 
 
Sejumlah pejabat Forkopimda Sulut juga hadir, diantaranya Gubernur Sulut yang diwakili Asisten 1 Edison Humiang, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Danlanudsri dan Kepala BNN Provinsi.
 
 
Pada kesempatan itu juga, Polda Sulut memberikan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan An-Nur dan Panti Asuhan Nurul Hidayah, serta pemberian santunan bagi Warakawuri.
 
 
 
 
Sementara pada pelaksanaan Rakor Operasi Ketupat 2019, Kapolda Sulut, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto menyatakan bersyukur bahwa peristiwa unjuk rasa penolakan hasil Pemilu yang terjadi pada 21 Mei 2019, tidak berimbas sampai ke Sulawesi Utara.
 
 
“Kita bersyukur bahwa apa yang terjadi di Ibukota, tidak berimbas sampai ke daerah,” ucapnya.
 
 
Iapun berharap kedepan suasana kamtibmas di Sulawesi Utara tetap kondusif dan terkendali. “Saya yakin karena Sulawesi Utara sejak dulu sudah terbungkus dengan tingkat toleransi yang tinggi dan tidak mudah diprovokasi,” tandas Kapolda.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
15 May 2019 / dibaca 151 kali
MANADO (BK) : Gara-gara mengedarkan pil Trihexypenidil, RT alias Rian (21), warga Kelurahan Paal Dua, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado,...
Hukum
15 May 2019 / dibaca 8395 kali
MANADO (BK) : Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut berhasil mengungkap peredaran ilegal bahan berbahaya yang digunakan untuk...
Hukum
14 May 2019 / dibaca 351 kali
Kajati Sulut, M Roskanedi mengisi buku tamu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kejari Tomohon, Selasa (14/5/2019). (foto : Penkum...
Hukum
13 May 2019 / dibaca 182 kali
Kajati Sulut, M Roskanedi bersama Kepala Kanwil DJP Suluttenggomalut Agustin Vita Avantin, melakukan penandatanganan Memorandum of...
Hukum
11 May 2019 / dibaca 216 kali
MANADO (BK) : Team Lipan Polsek Malalayang mengamankan seorang pria yang tertangkap warga karena mencuri. Pria tersebut kepergok sedang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.