Hukum

Isi Amanat Presiden yang Dibacakan Gubernur Sulut di Peringatan Hari Bhayangkara ke 73

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 11 July 2019 02:55   93 kali
MANADO (BK) : Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah yang ditunjukkan personil Polri. Apresiasi ini disampaikannya saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Bhayangkara ke-73, di halaman Mapolda Sulut, Rabu (10/7/2019).
 
 
“Personil Polri telah bekerja memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Olly saat membacakan amanat tertulis Presiden RI, Joko Widodo.
 
 
Lanjutnya, kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik. Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan pemerintah, yaitu Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018.
 
 
“Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, sehingga terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis,” ucapnya.
 
 
Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari Perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Masyarakat juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia.
 
 
“Selain itu, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, Polri turut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air,” baca Gubernur.
 
 
Polri juga katanya, telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang dan kejahatan siber. Kemudian kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing dan tindak pidana korupsi.
 
 
“Termasuk dalam menindak kejahatan tindak pidana korupsi, sepanjang tahun 2018, Polri telah berhasil mengungkap kerugian negara senilai Rp 2,9 triliun dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun,” jelas Olly.
 
 
Begitu juga dalam pengelolaan organisasi, Polri telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. Laporan keuangan Polri meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 6 tahun berturut-turut.
 
 
Sememntara laporan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menunjukkan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Indeks Reformasi Birokrasi Polri mengalami peningkatan, yang disertai dengan keberhasilan mewujudkan 69 Zona Integritas, yang terdiri dari 64 Satker dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 5 Satker dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
 
 
“Hal ini menempatkan Polri pada urutan kedua Kementerian/Lembaga dengan Zona Integritas terbanyak setelah Kementerian Keuangan,” lanjut Olly.
 
 
Dengan berbagai capaian tersebut, katanya, kinerja Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat, dengan ditunjukkan oleh berbagai survei yang diselenggarakan lembaga-lembaga survei yang kredibel, Polri menjadi salah satu lembaga yang dipercaya publik setelah KPK dan TNI.
 
 
Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polri, dengan dukungan mitra kerja dan masyarakat. “Oleh karena itu, dalam kesempatan yang penuh dengan kebahagiaan ini, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polri di mana pun Saudara mengabdi, kepada mitra kerja Polri, serta kepada masyarakat yang telah mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri yang kondusif,” baca Gubernur lagi.
 
 
Ia juga berharap berbagai capaian tersebut tidak membuat institusi Polri cepat berpuas diri. Namun sebaliknya, menjadi motivasi dan inspirasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 
 
 
Hadir dalam upacara, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, segenap Forkopimda Sulut bersama isteri, Pejabat Pemerintahan dan Swasta, Pensiunan Polri, tamu undangan serta peserta upacara yang terdiri dari pasukan Polri, TNI serta PNS Polda Sulut.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Jun 2019 / dibaca 144 kali
(Ilustrasi)         MANADO (BK) : Sempat mendapat perawatan di rumah sakit, Stenly Manis (18),...
Hukum
22 Jun 2019 / dibaca 339 kali
(Ilustrasi)      MANADO (BK) : 2 orang meninggal dunia dan satunya kritis setelah tertimpa pohon yang tumbang...
Hukum
21 Jun 2019 / dibaca 112 kali
MANADO (BK) : Penyumbang terbesar terjadinya over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) adalah narapidana dan...
Hukum
21 Jun 2019 / dibaca 106 kali
MANADO (BK) : Bidang Dokkes Polda Sulut menggelar bhakti kesehatan di Desa Kalasey 2 Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Jumat...
Hukum
17 Jun 2019 / dibaca 322 kali
Anggota Inafis Polresta Manado membawa jasad lansia yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. (Fistel Mukuan/Tribun Manado)  ...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.