Hukum

Kajati Sulut Sidak di Kejari Tomohon, Ini Hasilnya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 14 May 2019 22:57   390 kali
Kajati Sulut, M Roskanedi mengisi buku tamu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kejari Tomohon, Selasa (14/5/2019). (foto : Penkum Kejati Sulut)
 
 
 
 
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), M Roskanedi tiba-tiba berada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, pagi tadi, Selasa (14/5/2019). Kedatangan tak terduga ini ternyata bagian dari inspeksi mendadak (sidak).
 
 
Roskanedi tiba sekitar pukul 10.00 WITA. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Mohammad Rawi, Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Shady MM Togas dan jajaran pejabat di Kejati Sulut ikut menemani orang nomor satu di ‘Korps Baju Cokelat’ Sulut itu.
 
 
“Benar Kajati Sulut melaksanakan sidak ke Kejari Tomohon untuk melihat langsung pelaksanaan bulan disiplin yang sudah ditetapkan oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas),” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), Yoni E Mallaka melalui rilis yang diterima beritakawanua.com, Selasa (14/5/2019).
 
 
Dalam sidak tersebut, Kajati Sulut  langsung melakukan pengecekan kehadiran pegawai, kinerja pegawai serta sàrana prasarana pendukung  untuk keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di masing-masing seksi.
 
 
“Memang pada umumnya sudah berjalan baik, tapi masih ditemukan kekurangan-kekurangan yang harus dibenahi,” kata Mallaka.
 
 
Arahan Kajati Sulut, M Roskanedi di Kejari Tomohon saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak). (foto : Penkum Kejati Sulut)
 
 
Lanjutnya, ada 4 garis besar pokok arahan yang disampaikan oleh Kajati terkait kekurangan tersebut. Ada pun 4 garis besar tersebut adalah :
 
 
1.  Para pegawai harus memanfaatkan Bulan Disiplin sebagai sarana untuk meningkatkan ketaatan masing-masing pegawai terhadap jam kantor, dan bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
 
2.  Kejari Tomohon sudah ditetapkan untuk dinilai sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), untuk itu para pegawai segera berbenah sesuai dengan kemampuan untuk mendapatkan predikat WBK/WBBM tersebut.
 
3.  Kajari Tomohon segera membenahi jaringan, sehingga implementasi  Case Manajemen Sistem (CMS) sebagai aplikasi unggulan dapat berjalan dengan baik.
 
4.  Tingkatkan kekompakan dan rasa memiliki Kejaksaan sebagai rumah bersama.
 
 
Usai melakukan sidak di Kejari Tomohon, Roskanedi dan jajaran juga mengunjungi Kejaksaan Negeri Minahasa di Tondano.
 
 
Pemeriksaan pembukuan di salah satu ruangan kerja staf Kejaksaan Negeri Tomohon oleh Kajati Sulut, M Roskanedi. (foto : Penkum Kejati Sulut)
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
30 May 2019 / dibaca 2522 kali
JAKARTA (BK): KPU Minahasa Selatan (Minsel) mengakui adanya kesalahan dalam proses penghitungan suara di pemilihan umum (pemilu) 2019....
Hukum
30 May 2019 / dibaca 110 kali
MANADO (BK) : Jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia kembali menggelar Operasi Ketupat Tahun 2019, Dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul...
Hukum
30 May 2019 / dibaca 106 kali
KETUA Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut, Soraya Djamin Roskanedi, memberikan takjil secara simbolis kepada pengurus...
Hukum
27 May 2019 / dibaca 151 kali
Tim Kejati Sulut yang membawa bantuan kemanusiaan dari Kejati dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejati Sulut di Desa Bangga Kecamatan Dolo...
Hukum
26 May 2019 / dibaca 106 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Sigi dan Palu, Sulawesi Tengah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.