Hukum

Oknum Wartawan yang Lecehkan Rekan Seprofesi Akui Postingan di FB

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 22 August 2017 19:46   280 kali
Capture postingan FB oknum wartawan yang melecehkan rekan seprofesinya. (Ist)
MANADO (BK) : Oknum wartawan yang diduga melecehkan rekan seprofesinya, SS alias Simon, telah memenuhi panggilan penyidik Polresta Manado. Pemeriksaan berlangsung sekitar setengah jam di ruangan Unit II, Selasa (22/8/2017) sekitar pukul 10.30 WITA.
 
 
SS dilaporkan oleh AM alias Amas, karena merasa dilecehkan melalui media Facebook(FB). Simon diduga melanggar Undang-undang (UU) ITE, seperti yang tertuang dalam laporan bernomor LP/1839/VII/2017/SPKT/RESTA MANADO tertanggal 28 Juli 2017.
 
 
Terlapor sendiri mengakui akun Facebook (FB) bernama Simon Siagian adalah miliknya. Dia juga mengakui status yang melecehkan korban adalah postingannya.
 
 
"Dari hasil pemeriksaan, terlapor memang mengakuinya," ujar Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi saat dikonfirmasi, Selasa (22/8/2017) malam.
 
 
Meski terlapor telah mengakui postingan pada akun FB-nya pada pemeriksaan itu, lanjut Sahelangi, penyidik belum menetapkannya sebagai tersangka.
 
 
"Belum ada penetapan tersangka, kan terlapornya baru menjalani pemeriksaan. Nanti setelah kita gelar perkaranya baru bisa ditentukan kasusnya lanjut atau tidak," terangnya.
 
 
Kasus ini berawal dari berita dan status yang diposting terlapor di akun FB-nya pada tanggal 8 Juli 2017 pukul 22.47 WITA. Postingan itu kemudian dibanjiri komentar antara korban dan terlapor hingga keesokan harinya.
 
 
Namun dari beberapa komentar terlapor menyebutkan kata-kata kasar yang menghina serta melecehkan korban. “Isu murahan karena seorang Amas Mahmud memang kelas MURAHAN. Bahkan anus pun masih lebih berharga dari seorang Amas Mahmud. Biar tempat pembuangan, tapi kalau tidak ada, membahayakan. Kalau Amas Mahmud, bisa di abaikan. hhhaaa…hhhaa..,” sebut SS membalas komentar korban.
 
 
Bahkan pada komentar lain, terlapor sampai menyuruh korban untuk memakan babi, padahal korban adalah seorang yang beragama muslim. “Hhhaaa..hhhaa..Maycle so pangge, pergi jo Amas Mahmud, makan babi sana, supaya otak mu bijak dan pintar.. hhhiii..hhiii..,”
 
 
Postingan itulah kemudian dianggap telah melecehkan dan dibawa korban ke ranah hukum.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 42 kali
MANADO (BK) : Pencurian terjadi di Kelurahan Taas Lingkungan III Kecamatan Tikala Kota Manado. Laptop milik Erika Loupatty (18), dibawa kabur...
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 36 kali
MANADO (BK) : Tim Paniki Rimbas 2 Polresta Manado menangkap dua pelaku yang melakukan penganiayaan di Desa Koha Selatan Kecamatan Mandolang...
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 36 kali
MANADO (BK) : Frida Mowoka, warga Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Girian Kota Bitung, menjadi korban pencurian saat sedang berada di Manado....
Hukum
12 Nov 2017 / dibaca 81 kali
MANADO (BK) : Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam terjadi di Kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan III Kecamatan Wanea, Kota...
Hukum
12 Nov 2017 / dibaca 219 kali
MANADO (BK) : Seorang security bergulat dengan pencuri di gudang CV. Bintang Lima, Kelurahan Kairagi Satu Kecamatan Mapanget, Sabtu...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.