Hukum

Oknum Wartawan yang Lecehkan Rekan Seprofesi Akui Postingan di FB

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 22 August 2017 19:46   359 kali
Capture postingan FB oknum wartawan yang melecehkan rekan seprofesinya. (Ist)
MANADO (BK) : Oknum wartawan yang diduga melecehkan rekan seprofesinya, SS alias Simon, telah memenuhi panggilan penyidik Polresta Manado. Pemeriksaan berlangsung sekitar setengah jam di ruangan Unit II, Selasa (22/8/2017) sekitar pukul 10.30 WITA.
 
 
SS dilaporkan oleh AM alias Amas, karena merasa dilecehkan melalui media Facebook(FB). Simon diduga melanggar Undang-undang (UU) ITE, seperti yang tertuang dalam laporan bernomor LP/1839/VII/2017/SPKT/RESTA MANADO tertanggal 28 Juli 2017.
 
 
Terlapor sendiri mengakui akun Facebook (FB) bernama Simon Siagian adalah miliknya. Dia juga mengakui status yang melecehkan korban adalah postingannya.
 
 
"Dari hasil pemeriksaan, terlapor memang mengakuinya," ujar Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi saat dikonfirmasi, Selasa (22/8/2017) malam.
 
 
Meski terlapor telah mengakui postingan pada akun FB-nya pada pemeriksaan itu, lanjut Sahelangi, penyidik belum menetapkannya sebagai tersangka.
 
 
"Belum ada penetapan tersangka, kan terlapornya baru menjalani pemeriksaan. Nanti setelah kita gelar perkaranya baru bisa ditentukan kasusnya lanjut atau tidak," terangnya.
 
 
Kasus ini berawal dari berita dan status yang diposting terlapor di akun FB-nya pada tanggal 8 Juli 2017 pukul 22.47 WITA. Postingan itu kemudian dibanjiri komentar antara korban dan terlapor hingga keesokan harinya.
 
 
Namun dari beberapa komentar terlapor menyebutkan kata-kata kasar yang menghina serta melecehkan korban. “Isu murahan karena seorang Amas Mahmud memang kelas MURAHAN. Bahkan anus pun masih lebih berharga dari seorang Amas Mahmud. Biar tempat pembuangan, tapi kalau tidak ada, membahayakan. Kalau Amas Mahmud, bisa di abaikan. hhhaaa…hhhaa..,” sebut SS membalas komentar korban.
 
 
Bahkan pada komentar lain, terlapor sampai menyuruh korban untuk memakan babi, padahal korban adalah seorang yang beragama muslim. “Hhhaaa..hhhaa..Maycle so pangge, pergi jo Amas Mahmud, makan babi sana, supaya otak mu bijak dan pintar.. hhhiii..hhiii..,”
 
 
Postingan itulah kemudian dianggap telah melecehkan dan dibawa korban ke ranah hukum.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
01 Feb 2018 / dibaca 2814 kali
MANADO (BK): Perampokan karyawati salah satu karyawati cafe di dalam kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (29/1/2018) malam, terungkap....
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 140 kali
MANADO (BK) : Irwandi Kolinu alias Wawan (24), narapidana yang kabur dari Lapas Tuminting, ternyata telah menjadi target operasi kepolisian....
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 115 kali
MANADO (BK) : Irwandi Kolinu alias Wawan (24), narapidana kasus pencurian motor, berhasil kabur dari Lapas Kelas IIA Tuminting Manado, Selasa...
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 336 kali
MANADO (BK) : Seorang narapidana dikabarkan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tuminting Manado.    ...
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 112 kali
MANADO (BK): Meski berstatus tersangka, meninggalnya residivis kasus pencurian, JL alias Joy (49), warga Desa Kokole Dua Jaga II Kecamatan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.