Hukum

Oknum Wartawan yang Lecehkan Rekan Seprofesi, Mangkir dari Panggilan Penyidik

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 21 August 2017 21:27   278 kali
MANADO (BK) : SS alias Simon, oknum wartawan yang diduga melecehkan rekan seprofesinya AM alias Amas, mangkir dari pemanggilan penyidik Polresta Manado. Wartawan salah satu media online ini tidak hadir memenuhi panggilan yang dijadwalkan, Senin (21/8/2017) pagi.
 
 
 
 
Terpantau beritakawanua.com, sejumlah wartawan sudah menunggu kedatangan SS untuk diperiksa sejak pagi. Wartawan yang sering meliput di Pemerintahan Kota (Pemkot) Manado ini dijadwalkan diperiksa pada pukul 10.00 WITA. Namun hingga sore hari, SS tak kunjung datang.  
 
 
Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi mengatakan, jika memang terlapor mangkir pada pemanggilan pertama, maka akan dilayangkan surat pemanggilan kedua dan ketiga.
 
 
"Kalau juga terlapor tidak memenuhi panggilan penyidik, maka akan dilakukan upaya pemanggilan disertai dengan surat perintah membawa," tandas Sahelangi.
 
 
Sebelumnya, Sekretaris KNPI Kota Manado, AM alias Amas, melaporkan SS alias Simon ke Mapolresta Manado. Simon diduga melanggar Undang-undang (UU) ITE melalui media sosial Facebook, yang tertuang dalam laporan bernomor LP/1839/VII/2017/SPKT/RESTA MANADO tertanggal 28 Juli 2017.
 
 
Kasus ini berawal dari berita dan status yang diposting pelaku di akun FB-nya pada tanggal 8 Juli 2017 pukul 22.47 WITA. Postingan itu kemudian dibanjiri komentar antara korban dan terlapor hingga keesokan harinya.
 
 
Namun dari beberapa komentar terlapor menyebutkan kata-kata kasar yang menghina serta melecehkan korban. “Isu murahan karena seorang Amas Mahmud memang kelas MURAHAN. Bahkan anus pun masih lebih berharga dari seorang Amas Mahmud. Biar tempat pembuangan, tapi kalau tidak ada, membahayakan. Kalau Amas Mahmud, bisa di abaikan. hhhaaa…hhhaa..,” sebut SS membalas komentar korban.
 
 
Bahkan pada komentar lain, terlapor sampai menyuruh korban untuk memakan babi, padahal korban adalah seorang yang beragama muslim. “Hhhaaa..hhhaa..Maycle so pangge, pergi jo Amas Mahmud, makan babi sana, supaya otak mu bijak dan pintar.. hhhiii..hhiii..,”
 
 
Postingan itulah kemudian dianggap telah melecehkan dan dibawa korban ke ranah hukum.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 May 2018 / dibaca 370 kali
MANADO (BK) : Fano Pulu (17), warga Kelurahan Banjer Lingkungan IV Kecamatan Tikala Kota Manado, nyaris menjadi korban penusukan. Meski...
Hukum
22 May 2018 / dibaca 219 kali
MANADO (BK) : Banyak pasangan yang sudah menikah mendambakan buah hati dalam kehidupan berumah tangga. Mereka bahkan harus rela menunggu...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 370 kali
MANADO (BK) : Aparat kepolisian bertindak cepat dengan penemuan tas koper berwarna hitam di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 120 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 1.298 liter barang bukti miras jenis cap tikus dimusnahkan di halaman Mako Lantamal VIII Manado, Rabu (16/5/2018)....
Hukum
16 May 2018 / dibaca 1111 kali
MANADO (BK) : Warga Manado dihebohkan dengan sebuah tas koper di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat Patung Wolter Monginsidi,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.