Hukum

Pemasok Sianida Diciduk Polisi, Diduga akan Didistribusikan ke Tambang Ilegal BMR

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 15 May 2019 21:59   8374 kali
MANADO (BK) : Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut berhasil mengungkap peredaran ilegal bahan berbahaya yang digunakan untuk pertambangan. Seorang pelaku ditangkap bersama belasan drum sodium sianida dan mercuri.
 
 
Pelaku berinisial TP alias Yanto (55), warga Jalan Sapta Marga, RT 005/RW 001 Kelurahan Boto Kecamatan Dumbo Raya, Gorontalo. 15 drum sodium sianida dan 1 kilogram mercuri ikut disita pada penangkapan di Jalan Trans Sulawesi, Molibagu, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Kamis (9/5/2019) lalu.
 
 
“Ya, memang benar ada pengungkapan kasus tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Ibrahim Tompo melalui rilis yang diterima beritakawanua.com, Rabu (15/5/2019).
 
 
Tompo mengatakan, penangkapan berdasarkan informasi masyarakat, bahwa pelaku sering membawa bahan berbahaya tersebut secara ilegal dari Gorontalo, untuk diperdagangkan di Kotamobagu. Pelaku pun kemudian menjadi target operasi (TO).
 
 
Barang bukti sodium sianida dan mercuri yang disita Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut. (foto : istimewa)
 
 
Kamis malam sekitar pukul 22.30 WITA, Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut yang dipimpin AKBP Gustaf Lengkong, kemudian mencegat mobil pelaku dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Molibagu.
 
 
“Pelaku tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat untuk mengedarkan bahan berbahaya itu, sehingga terpaksa digiring ke Mapolda Sulut,” terang Tompo.
 
 
“Total isi 15 drum yang disita seberat 750 kilogram, dan 5 botol mercuri dengan berat total 5 kilogram,” tambahnya.
 
 
Menurut Tompo, pelaku melanggar UU nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan Pasal 106 dan 110 tentang bahan berbahaya. “Ancaman pidananya mulai dari 1 tahun hingga 12 tahun penjara,” pungkas mantan Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Maluku Utara itu.
 
 
Sekadar diketahui, wilayah Bolmong Raya (BMR) terkenal dengan daerah pertambangan karena tanahnya mengandung emas. Terdapat tambang legal yang dikelola perusahaan dan puluhan tambang ilegal yang dikelola masyarakat.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
15 Apr 2019 / dibaca 1009 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 37 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkup Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, dilantik menjadi PNS. Pengambilan...
Hukum
15 Apr 2019 / dibaca 133 kali
MANADO (BK) : Insiden berdarah terjadi di Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado, Sabtu (13/4/2019) malam. Seorang wanita muda,...
Hukum
15 Apr 2019 / dibaca 119 kali
MANADO (BK) : Kapolsek Kawasan Bandara, Iptu Ilham Matulangi melakukan pengecekan kesiapan anggotanya jelang Pemilu 2019. Pengecekan untuk...
Hukum
10 Apr 2019 / dibaca 185 kali
MANADO (BK) : Perkembangan teknologi informasi saat ini, ternyata seperti "Pedang Bermata Dua" bagi para jaksa. Disatu sisi, dapat...
Hukum
08 Apr 2019 / dibaca 535 kali
MANADO (BK) : Gara-gara menodongkan pisau sambil mengancam membunuh, RK alias Rosi (38), warga Kelurahan Lawangirung, Lingkungan III,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.