Hukum

Perbaiki Atap Rumah, Pasutri Tewas Tersengat Listrik

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 27 December 2018 19:59   374 kali
(foto : Humas BPBD Kota Manado)
MANADO (BK) : Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Manado, mendatangkan musibah. Sepasang suami-istri di Kelurahan Singkil Satu, Lingkungan I, Kecamatan Singkil, tewas saat memperbaiki atap rumah yang terangkat karena diterpa angin, Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 15.00 WITA.
 
 
Kedua korban adalah Margono Bachmid (40) dan Jamila Hakim (47). Anak laki-lakinya, Dani Ahmad Bachmid (16), juga nyaris menjadi korban. Tubuhnya terlempar saat berusaha menolong kedua orang tuanya.
 
 
Saksi mata, Alfred Derek (33), tetangga korban mengatakan, anak korban Fatima Bachmid mendatanginya meminta tolong karena keduanya orang tuanya tersengat listrik saat membetulkan atap yang terangkat karena angin. Saat didatangi, kedua korban sudah tergeletak di belakang rumah.
 
 
“Saya tidak berani mendekat karena anak laki-laki korban juga ikut tersengat karena berusaha menolong. Tapi langsung saya laporkan ke kepala lingkungan dan meneruskannya ke kepolisian,” ungkap Derek, di lokasi kejadian.
 
 
Anak laki-laki korban, Dani Ahmad Bachmid yang kini dirawat di Rumah Sakit Sitti Maryam mengungkapkan dirinya dibangunkan oleh adiknya Fatima Bachmid untuk membantu kedua orangtuanya yang sedang membetulkan atap.
 
 
Saat itu, ayahnya sudah berada di atas atap dan ibunya di samping rumah. Tapi tak lama kemudian ayahnya tiba-tiba terjatuh dari atap. Ibunya yang mencoba mendekat, juga ikut terjatuh. Saat dirinya mencoba menolong, dia terlempar.
 
 
“Saya hanya ingat sudah diangkat oleh Om Alfred dan kemudian dibawa ke rumah sakit,” tutur Dani.
 
 
Sementara itu, Kapolsek Singkil Iptu Muhammad Hasby saat dikonfirmasi menduga kedua korban tersengat listrik melalui seng yang sedang diperbaiki. Apalagi saat itu sedang hujan disertai angin kencang.
 
 
“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama anggota Identifikasi Polresta Manado,” katanya.
 
 
Lanjutnya, meski jasad kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit, pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi untuk mencari tahu penyebab kematian keduanya. “Kami buatkan laporan polisi dan surat penolakan outopsi dari keluarga karena akan dilangsung dikebumikan,” pungkas Kapolsek.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
13 Dec 2018 / dibaca 85 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado memusnahkan ribuan barang bukti perkara sepanjang tahun 2018. Barang bukti yang dimusnahkan...
Hukum
12 Dec 2018 / dibaca 65 kali
JAKARTA (BK): Mengakhiri tahun pengabdian 2018 Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengukir berbagai prestasi melalui...
Hukum
10 Dec 2018 / dibaca 108 kali
MANADO (BK) : Sejumlah calon penumpang di ruang tunggu keberangkatan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, terkejut. Mereka mendapatkan...
Hukum
10 Dec 2018 / dibaca 64 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp522 miliar. Hal ini terungkap pada upacara peringatan...
Hukum
10 Dec 2018 / dibaca 66 kali
MANADO (BK) : Semangat untuk menjadikan gerakan bangsa anti korupsi bukanlah sebuah kebijakan yang tanpa alasan dan dasar pertimbangan....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.