Hukum

Perbaiki Atap Rumah, Pasutri Tewas Tersengat Listrik

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 27 December 2018 19:59   463 kali
(foto : Humas BPBD Kota Manado)
MANADO (BK) : Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Manado, mendatangkan musibah. Sepasang suami-istri di Kelurahan Singkil Satu, Lingkungan I, Kecamatan Singkil, tewas saat memperbaiki atap rumah yang terangkat karena diterpa angin, Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 15.00 WITA.
 
 
Kedua korban adalah Margono Bachmid (40) dan Jamila Hakim (47). Anak laki-lakinya, Dani Ahmad Bachmid (16), juga nyaris menjadi korban. Tubuhnya terlempar saat berusaha menolong kedua orang tuanya.
 
 
Saksi mata, Alfred Derek (33), tetangga korban mengatakan, anak korban Fatima Bachmid mendatanginya meminta tolong karena keduanya orang tuanya tersengat listrik saat membetulkan atap yang terangkat karena angin. Saat didatangi, kedua korban sudah tergeletak di belakang rumah.
 
 
“Saya tidak berani mendekat karena anak laki-laki korban juga ikut tersengat karena berusaha menolong. Tapi langsung saya laporkan ke kepala lingkungan dan meneruskannya ke kepolisian,” ungkap Derek, di lokasi kejadian.
 
 
Anak laki-laki korban, Dani Ahmad Bachmid yang kini dirawat di Rumah Sakit Sitti Maryam mengungkapkan dirinya dibangunkan oleh adiknya Fatima Bachmid untuk membantu kedua orangtuanya yang sedang membetulkan atap.
 
 
Saat itu, ayahnya sudah berada di atas atap dan ibunya di samping rumah. Tapi tak lama kemudian ayahnya tiba-tiba terjatuh dari atap. Ibunya yang mencoba mendekat, juga ikut terjatuh. Saat dirinya mencoba menolong, dia terlempar.
 
 
“Saya hanya ingat sudah diangkat oleh Om Alfred dan kemudian dibawa ke rumah sakit,” tutur Dani.
 
 
Sementara itu, Kapolsek Singkil Iptu Muhammad Hasby saat dikonfirmasi menduga kedua korban tersengat listrik melalui seng yang sedang diperbaiki. Apalagi saat itu sedang hujan disertai angin kencang.
 
 
“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama anggota Identifikasi Polresta Manado,” katanya.
 
 
Lanjutnya, meski jasad kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit, pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi untuk mencari tahu penyebab kematian keduanya. “Kami buatkan laporan polisi dan surat penolakan outopsi dari keluarga karena akan dilangsung dikebumikan,” pungkas Kapolsek.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 4154 kali
MANADO (BK) : Bermaksud menagih hutang, Alfonsus Sutedja (37), warga Kelurahan Pakowa Lingkungan VI, Kecamatan Wanea, malah menjadi korban...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 118 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 138 kali
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, M Roskanedi mengatakan bahwa Kejaksaan RI dapat memberikan pendampingan hukum di Bidang...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 1063 kali
MANADO (BK) : Hari Wijayanto (22), menjadi korban penikaman di depan Freshmart Bahu Manado, Selasa (13/2/2019) tengah malam. Pria asal Desa...
Hukum
08 Feb 2019 / dibaca 373 kali
MANADO (BK) : Komandan Pangkalan Utama AL (Lantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, menghimbau kepada seluruh...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.