Hukum

Petani Kelapa Ditemukan Tewas, Diduga Tersayat Parang Sendiri

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 08 January 2018 20:28   135 kali
Ilustrasi (FOTO : ISTIMEWA)
MANADO (BK) : Ali Sangkilang (52), warga Desa Tiwoho Jaga III Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara, ditemukan tak bernyawa di perkebunan kelapa desa setempat. Jasad pemetik kelapa ini ditemukan oleh rekan kerjanya, Sadam Kakalang (46), Minggu (7/1/2018) kemarin sore.
 
 
Korban ditemukan dalam keadaan terlentang di perkebunan kelapa milik Ramli Elong. Diduga korban kehabisan darah akibat luka sayatan di pergelangan kaki kirinya.
 
 
Menurut keterangan Kakalang kepada aparat kepolisian, pagi sekitar pukul 07.00 WITA, dia sempat terlibat percakapan dengan korban di jalan. Rencananya korban dan dirinya hendak mengumpulkan kelapa yang sudah dipetik di perkebunan milik Ramli Elong.
 
 
“Saya sempat mencari dan memanggilnya jam 9 pagi, setengah 12 dan setengah 2 siang, tapi tidak kelihatan dan tidak ada jawaban,” terang Kakalang.
 
 
Kecurigaannya muncul karena hanya menemukan tas yang berisi makanan dan minuman milik korban. Dia pun lalu mencari ke sekitar lokasi kejadian.
 
 
“Ada ceceran darah di rumput dan dia (korban) saya temukan terlentang tapi sudah tidak bernyawa. Saya langsung pulang melapor ke Hukum Tua,” tandasnya.
 
 
Meski ditemukan ada luka sayatan di kaki, namun pihak keluarga meyakini korban meninggal karena murni kecelakaan. Diduga luka tersebut akibat parang yang digunakan untuk memetik kelapa.
 
 
“Sudah ditangani Polsek Wori. Tapi keluarganya menolak outopsi dan langsung membawa korban untuk dimakamkan,” kata Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi saat dikonfirmasi, Senin (8/1/2018).
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 May 2018 / dibaca 376 kali
MANADO (BK) : Fano Pulu (17), warga Kelurahan Banjer Lingkungan IV Kecamatan Tikala Kota Manado, nyaris menjadi korban penusukan. Meski...
Hukum
22 May 2018 / dibaca 222 kali
MANADO (BK) : Banyak pasangan yang sudah menikah mendambakan buah hati dalam kehidupan berumah tangga. Mereka bahkan harus rela menunggu...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 372 kali
MANADO (BK) : Aparat kepolisian bertindak cepat dengan penemuan tas koper berwarna hitam di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 123 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 1.298 liter barang bukti miras jenis cap tikus dimusnahkan di halaman Mako Lantamal VIII Manado, Rabu (16/5/2018)....
Hukum
16 May 2018 / dibaca 1114 kali
MANADO (BK) : Warga Manado dihebohkan dengan sebuah tas koper di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat Patung Wolter Monginsidi,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.