Hukum

Rekonstruksi Pembunuhan Paal Dua, Kepala Korban Dihantam Tabung Gas

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 03 November 2017 18:53   866 kali
Proses rekonstruksi pembunuhan Paal Dua. (FOTO : Acha)
MANADO (BK) : Penyidik menggelar rekonstruksi pembunuhan Christin Suma (54), warga Kelurahan Dendengan Luar Lingkungan I Kecamatan Paal Dua. Ada 38 adegan pada proses reka ulang yang berlangsung di halaman belakang Mapolresta Manado, Jumat (3/11/2017) pukul 14.30 WITA.
 
 
Kerabat dan tetangga korban ikut menyaksikan proses rekonstruksi tersebut yang dijaga ketat puluhan anggota polisi.
 
 
Pelaku diperankan tersangka EB alias Ewin (22) warga Desa Bunga Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Sedangkan korban diperagakan seorang cleaning service dan juga menggunakan boneka.
 
 
Pada adegan pertama, tersangka bersama beberapa saksi, duduk menenggak minuman keras (miras), tak jauh dari rumah korban. Tersangka memisahkan diri dan berjalan menuju rumah korban.
 
 
Adegan selanjutnya, tersangka mencungkil jendela kamar korban dan masuk ke dalam. Kedatangan tersangka yang diketahui korban membuat tersangka panik. Korban lalu ditampar hingga terjatuh dan kemudian dicekik.
 
 
Pada adegan 19, tersangka mengambil tabung gas 3 kilogram dan menghantam ke kepala korban karena masih mencoba memberikan perlawanan. Korban kemudian pingsan dan kemudian diangkat ke atas kasur dan mempreteli seluruh pakaian korban.
 
 
Adegan ke-26, korban yang masih dalam keadaan pingsan, diperkosa tersangka. Selama 10 menit lamanya, adegan-demi adegan tersangka menyetubuhi korban sambil mencium dan menghisap payudara.
 
 
Tepat adegan ke-35, tersangka menarik keluar korban melalui jendela dan melempar ke dalam jurang yang berada di samping rumah korban. Tersangka lalu melarikan diri.
 
 
Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan usai rekonstruksi mengatakan proses rekonstruksi adalah mereka-ulang kejadian seperti yang sudah terjadi.
 
 
"Jadi ini untuk melengkapi berkas perkara yang sedang disusun penyidik, mudah-mudahan tidak ditolak oleh jaksa," ujarnya.
 
 
Dia mengatakan, tersangka dikenakan dengan Pasal 338 KUHP junto Pasal 351 ayat (3) tentang menghilangkan nyawa orang lain. "Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," pungkas mantan Kapolres Sangihe dan Bolmong ini.
 
 
Sebelumnya, mayat Christin Suma (54), ditemukan di jurang Kelurahan Dendengan Luar Lingkungan Satu Kecamatan Paal Dua, Kamis (28/9/2017) siang. Jenazahnya tersangkut cabang-cabang kayu di kedalaman 15 meter, dekat dari rumahnya yang berada di atas bukit.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
04 Feb 2018 / dibaca 306 kali
MANADO (BK): Profcool selalu identik dengan perusahaan jasa penagihan utang piutang. Tapi profcool atau lebih dikenal dengan Dept Colector...
Hukum
02 Feb 2018 / dibaca 571 kali
MANADO (BK): Upaya penyelundupan sabu ke dalam Lapas Klas IIA Tuminting Manado, berhasil digagalkan. Seorang pria ditangkap oleh petugas...
Hukum
01 Feb 2018 / dibaca 2821 kali
MANADO (BK): Perampokan karyawati salah satu karyawati cafe di dalam kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (29/1/2018) malam, terungkap....
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 146 kali
MANADO (BK) : Irwandi Kolinu alias Wawan (24), narapidana yang kabur dari Lapas Tuminting, ternyata telah menjadi target operasi kepolisian....
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 119 kali
MANADO (BK) : Irwandi Kolinu alias Wawan (24), narapidana kasus pencurian motor, berhasil kabur dari Lapas Kelas IIA Tuminting Manado, Selasa...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.