SINGAPURA: Indonesia Agrifood Startup & Tourism Insight (IASTI 2022) merupakan sebuah kegiatan yang mempertemukan para startup di Indonesia dengan pakar industri, bisnis, universitas, maupun calon investor di Singapura.
Tema “The Next Generation of Agritech & Sustainable Tourism” diharapkan startup Indonesia semakin lebih berlomba lagi untuk memecahkan masalah yang terjadi di seputar agrikultura dan ketahanan pangan. Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Business Indonesia Singapore Association (BISA) sejak 2015, dan pada tahun ini berkolaborasi bersama Satu Tampa Coworking & Ecosystem Builder di Manado, Sulawesi Utara untuk memberikan akses yang lebih merata bagi startup di Indonesia tengah dan timur.
IASTI 2022 berlangsung selama 3 hari, 23-25 November 2022 di Singapura, dan diikuti oleh startup Indonesia yang bergerak di bidang agrikultur dan pariwisata yang diantaranya adalah; Raja Teknik Solusi, Manjoo, Bali Coop, SIAB, Spiralife Bioteknologi, Agronesian, Mebiso, Care With Pro, Tanam Sehat. Selama 3 hari tersebut para peserta diajak untuk mengunjungi industri dan bisnis yang ada di Singapura seperti Google Asia Pacific Headquarter, Happy Ice, Easy & Go, Singapore Polytechnic, Nanyang Technology University, Trendlines. Dengan demikian para peserta tidak hanya sekedar presentasi startup, tapi juga mendapatkan ilmu serta jejaring yang luas. Di Trendlines sendiri para peserta juga diberikan coaching clinic tentang pitching oleh Addestra, serta wawasan mengenai investment dan roadmap to investor, yang dibawakan langsung oleh CEO Trendlines - Anton Wibowo, dan Deal Flow Manager - Keith Loo.
Kegiatan puncak IASTI 2022 pada tanggal 25 November 2022 di KBRI Singapura dibuka dengan keynote speech dari H.E. Suryo Pratomo yang berbangga dan mendukung startup
Indonesia untuk lebih berkembang dan mampu menjawab tantangan yang terjadi di Indonesia khususnya di bidang agrikultura. Di hari yang sama pun terjadi penandatanganan MOU antara Stephanus Widjaja (Founder BISA), Patrice Sagay (CEO) Satu Tampa, dan Tom Courly (Co Founder Bali Investment Club) sebagai bentuk komitmen bagi keberlanjutan inisiasi pengembangan startup Indonesia. Kegiatan IASTI 2022 pun tidak akan berjalan dengan baik jika tanpa dukungan dari berbagai pihak seperti; Trendlines, Bank Indonesia, Pemerintah Kota Manado, Premier Best Western Batam, S Loft Hotel Manado, Fazz, Ngalup Collaborative Network, Frea, Hao Mart, Dolanesia, dan IncareAsia.
Adapun tiga startup dengan pitching terbaik yang mampu menangkap perhatian para penilai yaitu:
1) Spiralife Bioteknologi, startup yang bergerak pada bidang produksi mikroalga.
2) Tanam Sehat, startup yang memberikan solusi AI dan Image Recognition untuk tanaman yang tidak sehat.
3) Raja Teknik Solusi, startup automasi solusi teknologi untuk berbagai sektor
Dan yang menjadi tim penilai adalah:
Hastin Dumadi, Minister Counsellor - Economic Department di KBRI Singapura,
M. Thiyagarajan, Senior Lecturer - Singapore Polytechnic,
Keith Loo, Deal Flow Manager - Trendlines Agri Food Innovation Centre
Timothy Santika, CEO & Co Founder FREA
Ben Pippin, Tech Food Investor
Hannie Tan, Private Investor
Melalui kegiatan IASTI 2022 ini besar harapan dari inisiator dan penyelenggara untuk bisa semakin menyediakan jembatan, dan akses bagi para startup yang sedang merintis, mendapatkan rekognisi, jejaring, dan ilmu yang terbaik dalam lingkup ekosistem startup global.
(Release/mfw/red-2)