Kesehatan

Pertama Kali di Manado, RSUP Kandou Operasi Neurointervensi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 06 July 2018 20:25   1987 kali
Kepala IBS RSUP dr. Kandou Malalayang, dr Herman Kereh SpB (tengah) bersama dr Gilbert Tangkudung SpS FINS FINA (kiri) dan dr Bambang Try Prasetyo SpS

MANADO (BK):  RSUP Prof. Kandou Malalayang Manado, berhasil melakukan operasi neurointervensi (intervensi saraf) kepada dua pasien, di kamar operasi IBS, rumah sakit tersebut, pada Jumat (29/6/2018). Kegiatan itu merupakan pertama kali di Manado.

 

Hal tersebut dikatakan Dirut RSUP dr. Kandou Malalayang Manado, melalui Kepala Instalasi Bedah Sentral (IBS), dr. Herman Kereh SpB kepada beritakawanua.com, belum lama ini.

 

Ia menjelaskan, pihaknya hanya menyediakan peralatan atau fasilitas dan mengatur kegiatan di kamar operasi. “Dokter yang melakukan operasi yaitu putra kawanua ahli saraf dr.Gilbert Tangkudung SpS FINS FINA (spesialis saraf intervensi) didampingi dr Bambang Try Prasetyo SpS(K) FINS FINA dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta. Dokter Tangkudung saat ini adalah dokter satu-satunya spesialis saraf intervensi,” papar dia.

 

Kereh menuturkan, tindakan saraf intervensi tersebut dilakukan terhadap pasien-pasien dengan gangguan persarafan seperti stroke. “Jika sebelumnya pasien stroke hanya penanganan berupa pengobatan, kini lebih tinggi tingkatannya. Lewat tindakan operatif dengan memasukkan alat ke tubuh penderita untuk ditangani secara medis ke bagian saraf yang mengalami gangguan.Berupa tindakan coiling aneurisma pembuluh darah otak,” papar dia.

 

Disebutkannya, keberhasilan tindakan coiling aneurisma pembuluh darah otak tersebut ditunjang ketersediaan alat Cath Lab (Catheterization Laboratory) di kamar operasi IBS. “Langkah itu adalah bentuk visi dan misi RSUP Prof Kandou, untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien-pasien di Sulut dan Indonesia Bagian Timur,” ujar Kereh.

 

Pada kesempatan yang sama, dr. Gilbert menerangkan, tindakan coiling adalah tindakan memasukkan coil melalui akses pembuluh darah ke lokasi target kelainan. Sehingga darah tidak lagi masuk ke dalam kantong aneurisma yang pecah. Jalannya operasi menggunakan alat Cath Lab di kamar operasi Instalasi Bedah Sentral RSUP Prof Kandou. Jalannya operasi menggunakan alat Cath Lab di kamar operasi Instalasi Bedah Sentral RSUP Prof Kandou.

 

“Belakangan ini tindakan coiling atau embolisasi mulai banyak digemari oleh para dokter, sehingga banyak dipilih dalam pengobatan aneurisma,” ujarnya.

 

Gilbert menerangkan, aneurisma merupakan salah satu jenis kelainan pembuluh darah otak. Di mana terdapat kelemahan pada sebagian dinding pembuluh darah.

 

(*/patria)

 

 

 

 

Komentar ()
Berita Kesehatan
Kesehatan
13 May 2017 / dibaca 1268 kali
MANADO (BK):  Dalam rangka merayakan International Nurses Day 2017 yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2017, Siloam Hospitals Manado turut...
Kesehatan
17 Mar 2017 / dibaca 1297 kali
TOMOHON (BK):  Dalam rangka hari ulang tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia ke 43 (PPNI) tanggal 17 Maret 2017, Siloam Hospitals...
Kesehatan
28 Jan 2017 / dibaca 958 kali
MANADO (BK) : Di tahun Ayam Api, manajemen di 23 unit Siloam yang tersebar di berbagai kota di Indonesia melanjutkan program pemberian...
Kesehatan
26 Dec 2016 / dibaca 1203 kali
MANADO (BK): Damai dan kasih Natal disambut penuh sukacita oleh para pasien rawat inap Siloam Hospitals Manado. Hal ini dikarenakan dengan...
Kesehatan
25 Nov 2016 / dibaca 985 kali
LOLAK (BK): Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meraih tujuh penghargaan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 Provinsi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.