Kesehatan

Tim Medis Siloam Hospitals Manado Sambung Saraf Korban Jatuh dan Tertimpa Benda Tajam

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 14 October 2016 19:38   927 kali

MANADO (BK): Belum lama berselang, di Rumah Sakit Siloam Manado telah dilakukan tindakan bedah perdana penyambungan saraf (nerve graft) pada seorang penderita akibat trauma benda tajam pada tangan.Cedera yang dialami 2 bulan yang silam itu menyebabkan 2(dua)saraf penderita yakni saraf medianus dan ulnaris sebelah kanan putus total sehingga penderita mengalami kelumpuhan (motorik) dan ganggunan sensibilitas (sensorik) daerah tangan/lengan bagian bawah.

Tindakan bedah tersebut dilakukan oleh Team Bedah Saraf Siloam Hospitals Manado:

 Dr. Eko Prasetyo Sp.BS(K)

 Dr. Maxy Ch. Oley Sp.BS(K)

didukung oleh dokter ahli anestesi, Dr.Mordekhai Leopold Laihad Sp.An, KIC dengan menggunakan alat mikroskop (micro neurosurgery approach) . Penyambungan ke dua saraf itu menggunakan saraf penyambung atau perantara (free nerve graft) dari saraf suralis yang diambil dari kaki penderita bersangkutan, demikian penjelasan dari dr. Eko. Setelah ke dua ujung saraf bagian atas(proksimal) dan bawah (distal) diketemukan dan diidentifikasi serta dibebaskan dari jaringan ikat,maka ke dua ujung tersebut dihubungkan satu sama lainnya dengan saraf perantara(bridging). Seiring dengan kemajuan teknologi kedokteran,penyambungan saraf itu tidak lagi menggunakan benang yang berukuran yang sangat kecil namun menggunakan lem yang berasal dari bahan biologis (thrombin dan fibrin). Penggunaan lem itu mempercepat waktu tindakan bedah sekaligus memudahkan pertumbuhan ujung saraf dari atas ke bawah. Manfaat lain penggunaan lem itu adalah dapat mencegah gap atau celah pada sambungan saraf yang diakibatkan oleh sisa darah atau jaringan ikat.
 
Seusai tindakan bedah, segera dilakukan perawatan luka secara intensiv oleh Team Wound care RS Siloam Manado hingga engangkatan jahitan. Selama perawatan itu penderita tersebut harus menjalani latihan fisioterapi oleh team dokter ahli Rehabilitasi Medik RS Siloam Manado. Tindakan bedah saraf mikro di RS Siloam Manado ,selain telah digunakan pada tindakan bedah penyambungan saraf, juga dilakukan pada kasus-kasus seperti :tumor otak ,perdarahan otak, kelainan pembuluh darah otak (aneurisma dan malformasi arteri vena otak), kelainan bawaan saraf atau otak pada anak dan kelainan tulang belakang. Keunggulan tindakan bedah saraf dengan menggunakan mikroskop yaitu ahli Bedah Saraf dapat secara detil melihat lapangan operasi atau target organ pathologis yang rumit dan kompleks sehingga tindakan bedah memiliki akurasi yang tinggi serta memudahkan untuk mengamankan struktur saraf, pembuluh darah dan jaringan otak normal sekitarnya.
 
 
 
(bk/adv-jm)
Komentar ()
Berita Kesehatan
Kesehatan
10 Sep 2014 / dibaca 2608 kali
MANADO (BK): Lagi pelayanan medis di Rumah Sakit Internasional Siloam Manado, Provinsi Sulawesi Utara disorot.   Kali ini...
Kesehatan
20 Jun 2014 / dibaca 961 kali
SAMARINDA (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow (JWS) MSi mengikuti Rapat Koordinasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi...
Kesehatan
19 Jun 2014 / dibaca 1017 kali
AMURANG (BK): Kabar nyaris tewasnya Mangatur Pandiangan, wartawan senior yang melakukan cuci darah di RSUP Kandou Malalayang Manado, jadi...
Kesehatan
25 Jan 2014 / dibaca 1869 kali
MANADO (BK) : Bencana yang menimpa Manado terus menimbulkan keprihatinan. Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara sebagai lembaga sosial...
Kesehatan
01 Dec 2013 / dibaca 1750 kali
GORONTALO (BK): Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Suparman Marzuki, mengatakan, sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pindana...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.