Kesehatan

Tim Medis Siloam Hospitals Manado Sambung Saraf Korban Jatuh dan Tertimpa Benda Tajam

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 14 October 2016 19:38   1196 kali

MANADO (BK): Belum lama berselang, di Rumah Sakit Siloam Manado telah dilakukan tindakan bedah perdana penyambungan saraf (nerve graft) pada seorang penderita akibat trauma benda tajam pada tangan.Cedera yang dialami 2 bulan yang silam itu menyebabkan 2(dua)saraf penderita yakni saraf medianus dan ulnaris sebelah kanan putus total sehingga penderita mengalami kelumpuhan (motorik) dan ganggunan sensibilitas (sensorik) daerah tangan/lengan bagian bawah.

Tindakan bedah tersebut dilakukan oleh Team Bedah Saraf Siloam Hospitals Manado:

 Dr. Eko Prasetyo Sp.BS(K)

 Dr. Maxy Ch. Oley Sp.BS(K)

didukung oleh dokter ahli anestesi, Dr.Mordekhai Leopold Laihad Sp.An, KIC dengan menggunakan alat mikroskop (micro neurosurgery approach) . Penyambungan ke dua saraf itu menggunakan saraf penyambung atau perantara (free nerve graft) dari saraf suralis yang diambil dari kaki penderita bersangkutan, demikian penjelasan dari dr. Eko. Setelah ke dua ujung saraf bagian atas(proksimal) dan bawah (distal) diketemukan dan diidentifikasi serta dibebaskan dari jaringan ikat,maka ke dua ujung tersebut dihubungkan satu sama lainnya dengan saraf perantara(bridging). Seiring dengan kemajuan teknologi kedokteran,penyambungan saraf itu tidak lagi menggunakan benang yang berukuran yang sangat kecil namun menggunakan lem yang berasal dari bahan biologis (thrombin dan fibrin). Penggunaan lem itu mempercepat waktu tindakan bedah sekaligus memudahkan pertumbuhan ujung saraf dari atas ke bawah. Manfaat lain penggunaan lem itu adalah dapat mencegah gap atau celah pada sambungan saraf yang diakibatkan oleh sisa darah atau jaringan ikat.
 
Seusai tindakan bedah, segera dilakukan perawatan luka secara intensiv oleh Team Wound care RS Siloam Manado hingga engangkatan jahitan. Selama perawatan itu penderita tersebut harus menjalani latihan fisioterapi oleh team dokter ahli Rehabilitasi Medik RS Siloam Manado. Tindakan bedah saraf mikro di RS Siloam Manado ,selain telah digunakan pada tindakan bedah penyambungan saraf, juga dilakukan pada kasus-kasus seperti :tumor otak ,perdarahan otak, kelainan pembuluh darah otak (aneurisma dan malformasi arteri vena otak), kelainan bawaan saraf atau otak pada anak dan kelainan tulang belakang. Keunggulan tindakan bedah saraf dengan menggunakan mikroskop yaitu ahli Bedah Saraf dapat secara detil melihat lapangan operasi atau target organ pathologis yang rumit dan kompleks sehingga tindakan bedah memiliki akurasi yang tinggi serta memudahkan untuk mengamankan struktur saraf, pembuluh darah dan jaringan otak normal sekitarnya.
 
 
 
(bk/adv-jm)
Komentar ()
Berita Kesehatan
Kesehatan
24 Oct 2016 / dibaca 744 kali
MANADO (BK):  Siloam Hospitals Manado bekerja sama dengan Kalbe Nutrive Benecol menyelenggarakan Health Talk , dengan pembicara dr....
Kesehatan
14 Oct 2016 / dibaca 1197 kali
MANADO (BK):  Belum lama berselang, di Rumah Sakit Siloam Manado telah dilakukan tindakan bedah  perdana penyambungan saraf (nerve...
Kesehatan
10 Oct 2016 / dibaca 879 kali
MANADO (BK): Siloam Hospitals Manado dengan gencar terus mengedukasi masyarakat dengan berbagai macam seminar dan talk show yang terus...
Kesehatan
22 Sep 2016 / dibaca 855 kali
MANADO (BK):  Untuk ketiga kalinya Siloam Hospitals Manado  memperoleh penghargaan “The Best Champion of Manado WOW Service...
Kesehatan
10 Sep 2016 / dibaca 901 kali
MANADO (BK):  Siloam Hospitals Group menyambut Idul Adha 1437H dengan menyalurkan 6 (enam) ekor sapi dan 5 (lima) kambing untuk disebar ke...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.