Kotamobagu

Tak Pernah Sekolah, Gadis Disabilitas Mampu Buat Cerpen

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 19 February 2017 23:22   602 kali
Indah bersama ibundanya menunjukkan buku hasil karyanya. (foto : acha)

KOTAMOBAGU (BK): Bara, pemuda berwajah tampan tetap bersikukuh untuk terus bersama gadis idamannya, Kia. Kedua orang tuanya kemudian menentang dan tidak merestui hubungan percintaan anaknya dengan gadis cantik ini. Ternyata penyebabnya karena Kia adalah seorang gadis lumpuh dan tunawicara.

 

Pemuda itu lalu membuktikan, Kia adalah pendamping hidupnya dan kemudian menikahinya. Itulah sepenggal alur dalam buku cerita pendek (cerpen) Standing Because of Love, yang diterbitkan SINT Publishing Semarang, Oktober 2016. Cerpen setebal 73 halaman ini langsung laris manis pada edisi pertama yang hanya dicetak sebanyak 70 buah.

 

Lalu, siapakah penulis buku yang berisikan tiga cerpen yang berjudul Standing Because Of Love, Kado Ulang Tahun dan Selembut, Seputih Awan ini? Dia adalah Indah Tinumbia, gadis desa di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

 

Gadis cantik berjilbab ini sedang tidur di kamarnya yang hanya berukuran 3x4 meter ketika kompas.com menyambangi rumahnya di Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Jumat (17/2/2017) sore.

 

Ada lemari pakaian, televisi dan di satu sudut ruangan, terdapat sebuah rak yang berisikan puluhan buku cerita yang tertata dengan rapi. Meski dalam kondisi listrik padam, kamarnya masih terlihat apik, kontras antara warna dinding kamar dan kasurnya.

 

Gadis berjilbab ini lalu mengatakan untuk bisa menjadi seperti sekarang ini, dia bergabung ke dalam komunitas Kelas Menulis Online (KMO). Rata-rata anggotanya adalah mahasiswa. "Saya bisa menyelesaikan buku Standing Because of Love ini karena mereka," kata Indah dengan suara yang tidak terlalu jelas dan terbata-bata.

 

Rupanya, Indah seorang tunawicara. Ibunya, Helny Hasan (49) yang menemani Indah, membenarkan anak sulungnya itu tidak bisa berbicara seperti orang normal. "Indah memang berbicara tidak terlalu jelas," ujarnya.

 

Helny menceritakan, selain tunawicara, Indah juga menderita lumpuh di kakinya sejak lahir. Gadis kelahiran 18 Oktober 1984 ini juga, ternyata tidak pernah mengenyam dunia pendidikan. Indah memang pernah ditawarkan untuk disekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Poyowa yang berada di desa tetangga, tapi Helny urung karena takut karena saat itu sedang hebohnya guru mencabuli muridnya. Tapi, meski lumpuh dan tunawicara, Indah tak pernah patah arang untuk belajar.

 

"Dia belajar sendiri di rumah. Saya berikan kertas dan pulpen lalu menyuruhnya menulis, ternyata dia bisa menulis kata meski belum hafal huruf abjad," terang Helny.

 

Setelah Indah sudah bisa menulis dan membaca, kehidupan sehari-harinya, senang dan sedih dituangkannya ke dalam buku diary hingga dewasa. Kegemaran menulis cerpen makin menjadi setelah mendapatkan buku-buku cerita dari teman-temannya yang tergabung dalam komunitas menulis online.

 

Awalnya Helny pernah menanyakan tulisannya itu mau diapakan, dan dijawab Indah akan dijadikan buku. Dia baru kaget ketika buku yang dikatakan Indah, datang pada akhir tahun lalu. Kagetnya lagi karena buku yang dihargai Rp 35 ribu ini laris. "Ternyata masih banyak yang sudah memesan untuk membeli dan sedang dicetak lagi, ternyata karya anak saya dihargai," ungkap Helny.

 

"Saya tak mau lagi melarangnya menulis," pungkas Helny lagi.

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Kotamobagu
Kotamobagu
13 Oct 2017 / dibaca 357 kali
KOTAMOBAGU (BK): Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kotamobagu datang mendaftar sebagai partai peserta pemilu 2019 di KPU Kota Kotamobagu,...
Kotamobagu
06 Sep 2017 / dibaca 517 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Tim Bogani Satya Haprabu Polsek Kotamobagu mengamankan seorang pelaku pencurian berinisial F alias Fadli, warga Molibagu...
Kotamobagu
04 Sep 2017 / dibaca 673 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Tim Bogani Satya Haprabu Polsek Kotamobagu menangkap 4 penjudi pada penggebrekan di lokasi sabung ayam Desa Bungko Kecamatan...
Kotamobagu
03 May 2017 / dibaca 650 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Ruas Jalan DI Pandjaitan di Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat, mengalami rusak parah dan berlobang. Kerusakan...
Kotamobagu
02 May 2017 / dibaca 669 kali
KOTAMOBAGU (BK) : Kekecewaan menghinggapi ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kotamobagu. Pasalnya, mereka tidak dapat...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.