Lingkungan

Gubernur Olly Masuk Tiga Besar

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 29 November 2016 19:55   1203 kali
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (kiri)

TUBAN (BK): Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey masuk tiga besar gubernur terbaik kategori penanaman dan pemeliharaan pohon 2015.

 

Penghargaan tersebut diberikan Presiden Joko Widodo pada perayaan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2016 di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (28/11/2016).

 

Hal itu dibuktikan dengan usaha Olly melakukan penanaman 238.00 pohon di lahan seluas 23 hektar bersama Jokowi, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Sitti Nurbaya serta para kepala daerah se-Indonesia.

 

Dihubungi terpisah, Olly yang juga Bendahara DPP PDIP mengatakan, semua komponen masyarakat terlibat sehingga penghargaan itu diberikan kepada Sulut.

 

“Kita bantu rehabilitasi lahan kritis, kembangkan tanaman unggulan lokal, tingkatkan produktifitas lahan dan ekonomi rakyat Sulut,” tukasnya.

 

(*/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Lingkungan
Lingkungan
14 Aug 2016 / dibaca 1163 kali
MANADO (BK): Para mahasiswa ini patut diacungi jempol. Mereka rela berlumpur ria hanya untuk mengikuti Sekolah Jurnalistik untuk Mahasiswa...
Lingkungan
12 Aug 2016 / dibaca 1247 kali
  TONDANO (BK) : Anggota DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah)  Ir. Marhany Pua, MSi dalam kunjungan kerja ke daerah pemilihannya yaitu...
Lingkungan
11 Aug 2016 / dibaca 1008 kali
    TONDANO (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi membuka Rapat Kerja mengenai Konservasi dan Revitalisasi Danau...
Lingkungan
10 Aug 2016 / dibaca 887 kali
MANADO (BK) : Kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah korban banjir bandang 2014 di Kota Manado terus bergulir. Sepekan ini memasuki...
Lingkungan
22 Jun 2016 / dibaca 992 kali
TONDANO (BK) : Mensikapi cuaca buruk yang berkepanjangan ditandai dengan turunnya hujan disertai angin kencang yang terjadi selama 2 (dua) hari...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.