Lingkungan

Rehabilitasi Banjir Bandang 2014, Ratusan Tukang Ikut Pelatihan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 10 August 2016 19:42   621 kali
ANTUSIAS - Peserta antusias mengikuti pelatihan. Seorang peserta bertanya kepada narasumber terkait rumah tahan gempa dalam Pelatihan Tukang di Hotel
MANADO (BK) : Kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah korban banjir bandang 2014 di Kota Manado terus bergulir. Sepekan ini memasuki tahapan Pelatihan Tukang yang melibatkan ratusan tukang, utusan dari Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang sudah terbentuk.
 

Ketua Tim Ahli Bidang Pelatihan Christian Lumintang, mengatakan, pelatihan ini sangat penting karena pelaksanaan pembangunan dilakukan kelompok masyarakat sendiri. Artinya para tukang dipilih sendiri oleh masyarakat korban banjir untuk membangun kembali rumahnya yang rusak akibat banjir bandang 2014 lalu.

 

"Pembangunan ditargetkan akan dimulai bulan ini, setelah pelatihan untuk para tukang. Perlu diketahui pelatihan ini sangat penting karena para tukang ini sangat menentukan keberhasilan proyek ini," ungkapnya disela kegiatan pelatihan tukang di Sahid Teling, Rabu (10/08/2016).

 
Dikatakannya pelatihan tukang bagian dari pemberdayaan masyarakat. Materi disampaikan oleh Fasilitator Teknik dan Tenaga Ahli Teknik. Materi antara lain tentang rumah sehat, layak huni, rumah tahan gempa, atap, dinding hingga tentang standar pondasi rumah.
 
 
"Tukang yang hadir akan mendapat ilmu. Mereka mungkin sudah mahir tetapi dari pelatihan ini tujuannya untuk fokus pada standar bangunan tahan gempa dan rumah sehat layak huni. Kami yakin setelah mengikuti pelatihan ini mereka akan lebih berkualitas sebagai seorang Tukang dan tentunya itu akan berguna untuk seterusnya bukan hanya saat proyek ini saja," jelasnya.
 
 
Para peserta mengaku antusias mengikuti pelatihan ini. Johanis Loris tukang dari Kelurahan Tikala Baru menuturkan sangat senang karena mendapatkan ilmu dari kegiatan ini. Ia sudah lama menjadi 'bas' (tukang) tetapi di pelatihan ini ia mendapat teman baru sesama tukang juga pengetahuan yang penting untuk profesinya.
 
 
"Tadinya mereka ini tidak penting, tetapi setelah ikut sangat senang karena banyak pengetahuan yang didapat terutama tentang rumah tahan gempa sebab saya tinggal di daerah rawan banjir dan sering mendapat 'proyek' di daerah sini," ujarnya.
 
 
Senada diungkapkan Johanis Kodoatie dari Kelurahan Taas. Menurutnya pelatihan ini penting supaya nantinya kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini benar-benar tercapai sesuai sasaran. "Pelatihan ini penting supaya kalau mau bangun rumah atau rehab rumah benar-benar rumah yang tahan gempa, tahan banjir jadi kita bisa tenang tinggal dirumah," ujarnya seraya berharap pembangunan segera dilakukan.
 
 
Seperti diketahui proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi ini adalah proyek Badan Penanggunalangan Bencana Pusat (BPBP) yang anggarannya dicairkan melalui BPBD Kota Manado dan proyeknya dikerjakan oleh pihak ketiga yaitu PT Kogas Driyap Konsultan. Selain proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi ada juga proyek Relokasi yang nantinya akan memindahkan warga yang rumahnya di daerah 15 meter dari sungai ke kawasan perumahan baru di daerah Pandu, Mapanget, Kota Manado. 
 
 
(frl/bk-2)
Komentar ()
Berita Lingkungan
Lingkungan
05 Nov 2015 / dibaca 1617 kali
MANADO (BK): Wali Kota Manado, G.S. Vicky Lumentut diundang Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya, Tuti...
Lingkungan
04 Nov 2015 / dibaca 1442 kali
MANADO (BK) : Calon Walikota Manado, Hanny Joost Pajouw (HJP) kembali menyatakan satu diantara berbagai persoalan serius dan krusial di Kota Manado...
Lingkungan
21 Sep 2015 / dibaca 1190 kali
MANADO – Setiap hari, dalam satu setengah bulan terakhir keluarga Hanny Joost Pajouw atau Kel. Pajouw – Mailoor masuk keluar lingkungan di sejumlah...
Lingkungan
16 Aug 2015 / dibaca 1134 kali
MANADO (BK) : Kegiatan Save Our Littoral Life di Kota Manado menelorkan dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Penanaman terumbu karang...
Lingkungan
30 Jul 2015 / dibaca 1161 kali
JAKARTA (BK) : Institut Pembangunan Berkelanjutan didirikan di Jakarta pada 21 Januari 2015 oleh Dr Auderey Tangkudung Msi dan Dr Dhita Hapsarani...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.