Manado

Antisipasi Kebakaran, Pemkot Manado Gelar Rakor

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 19 September 2019 21:09   110 kali
Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Kantor Walikota Manado. (foto : ist)
MANADO (BK) : Pemerintah Kota Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Ruang Tolu Kantor Walikota Manado, Kamis (19/9/2019). Menyusul banyaknya kejadian kebakaran rumah dan lahan, belakangan ini.
 
 
Rakor menghadirkan sejumlah stakeholder, diantaranya, Dandim 1309/Mdo Kolonel Arh Christian Noel Frederick Tanjong, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Herri Contra, Perwakilan Dinas Kesehatan, Perwakilan BPPD, Perwakilan Dinas Perhubungan, Perwakilan Dinas Kominfo dan Perwakilan Satpol PP Kota dan Camat se-Kota Manado.
 
 
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) M Sofyan dalam sambutannya mengatakan telah terjadi 253 kasus kebakaran selang Januari hingga September 2019. Kasus terbanyak terjadi pada Agustus dan September yaitu 64 dan 102 kasus.
 
 
“Kami juga ikut berpartisipasi menangani 11 kasus kebakaran yang terjadi di luar Kota Manado,” ujar Sofyan.
 
 
Dari 253 kasus tersebut, lanjutnya, jenis kebakaran terbanyak adalah kebakaran alang-alang sebanyak 152 kasus, kemudian 53 rumah, 7 gardu listrik, 4 toko dan 4 gudang. Kemudian 6 unit mobil, 4 rumah makan, 4 bangunan gedung, 10 kios, 3 instalasi listrik, 2 tumpukan sampah, 1 fasilitas kesehatan, 1 unit sepeda motor serta 1 kebakaran perahu.
 
 
Sementara itu, Walikota Manado dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Heri Saptono mengatakan masalah kebakaran hutan dan lahan telah menjadi perhatian nasional. Dia menyebut Presiden Jokowi sampai turun ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
 
 
Foto bersama usai Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Kantor Walikota Manado. (foto : ist)
 
 
 
“Dalam rapat koordinasi, Presiden meminta ada perhatian khusus dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk mengatasi karhutla,” kata Saptono.
 
 
Dandim 1309/Mdo, Kolonel Arh Cristian Noel Tangjong pada kesempatan itu mengatakan kebakaran yang terjadi di pulau Sulawesi, berbeda dengan yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera yang berlahan gambut. Meskipun api tidak terlihat, tapi kebakaran tetap menjalar dibawah tanah.
 
 
“Tapi intinya, kita lebih baik mencegah. TNI serta Polri juga siap ikut membantu pemerintah dalam penanggulangan terjadinya Karhutla,” papar Dandim.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
14 May 2019 / dibaca 478 kali
Mendiang almarhum Freddy Roeroe, wartawan senior Sulut bersama mantan Gubernur Sulut, yang kini Duta Besar Indonesia untuk Filipina, Sinyo...
Manado
29 Apr 2019 / dibaca 587 kali
MANADO (BK) : Tim Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana), melakukan evakuasi jenazah yang terjebak banjir di Ternate Tanjung Kecamatan Singkil,...
Manado
29 Apr 2019 / dibaca 392 kali
MANADO (BK): Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado banjir penghargaan. Momen itu semakin paripurna saat Rutan Manado sukses saat dipercayakan...
Manado
28 Apr 2019 / dibaca 509 kali
MANADO (BK): Kepala Bidang Kedaruratan dan  Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Jenny Bangonang, di Manado,...
Manado
20 Apr 2019 / dibaca 341 kali
MANADO (BK): Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Kota Manado, Jumat (19/4) mengikuti prosesi Jalan Salib, sebagai refleksi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.