Manado

DPRD Manado Dukung Pembatasan Transportasi Online

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 08 November 2017 23:00   168 kali
Nurrasyid Abdurahman
MANADO (BK): DPRD Kota Manado mendukung penuh pembatasan jumlah transportasi berbasis online di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini. Hal ini disampaikan sejumlah legislator saat rapat paripurna senin awal pekan ini.
 
Menurut para legislator ini, pembatasan transportasi online juga akan menjadikan persaingan antar sesama penyedia jasa transportasi lebih sehat dan memiliki asas keadilan.
 
Anggota DPRD Kota Manado Nurrasyid Abdurrahman mengatakan, transportasi berbasis online saat ini seperti tidak terkontrol pertumbuhannya. Bahkan, dirinya menyebutkan jika angkanya cukup fantastis, sehingga memiliki banyak dampak.
 
"Dampaknya tentu yang pertama adalah kemacetan. Saya kaget ternyata saat ini jumlah transportasi online sudah menyentuh angka 25 ribu seperti yang dirilis kepolisian. Padahal 9 ribu saja seperti estimasi kami, itu sudah sangat macet. Belum lagi dampak untuk mikrolet tentu sangat terasa. 5 ribu mikrolet berbanding 25 ribu, sudah tidak adil," kata Ka Tune sapaan akrabnya.
 
Lanjut menurut Ka Tune, pembatasan perlu dilakukan mengingat saat ini kendaraan yang menjadi transportasi berbasis online, justru kebanyakan adalah kendaraan dari luar Kota Manado yang memarkir kendaraan di ruas jalan secara sembarangan.
 
"Kita bicara fair dan bukan menolak orang dari daerah lain datang mencari nafkah di Manado. Tapi, ketika kondisi jalan di Manado sudah sangat padat, datang berbondong-bondong kendaraan dari luar daerah yang parkir ngetem di sembarang jalan di pusat kota, sudah jelas itu mengganggu. Dan ini perlu ditertibkan," kata Ka Tune kembali.
 
Senada disampaikan Stenly Tamo. Menurutnya, pemerintah terlalu lama berdiam diri terkait persoalan transportasi umum berbasis online. Menurut Tamo, jika sejak awal mengikuti permintaannya membatasi jumlahnya, saat ini tidak ada kesulitan untuk mengikuti regulasi baru yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.
 
"Jadi memang sudah selayaknya ada pembatasan jumlah, agar semua bisa berjalan dengan normal," kata Tamo kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
03 Jan 2018 / dibaca 156 kali
MANADO (BK): Trotoar di Kota Manado masih kurang bersahabat untuk para pejalan kaki. Tak hanya dipenuhi dengan lubang 'jebakan',...
Manado
01 Jan 2018 / dibaca 190 kali
MANADO (BK): Taman Kesatuan Bangsa (TKB) yang merupakan ikon kota Manado dipercantik dengan ditempatkannya air mancur menari atau Dancing...
Manado
28 Dec 2017 / dibaca 139 kali
MANADO (BK): Walikota Manado GS Vicky Lumentut memimpin para Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan giat bersih-bersih daerah terdampak bencana...
Manado
28 Dec 2017 / dibaca 184 kali
MANADO (BK): Umat nasrani di Sulawesi Utara mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama (NU) yang setiap tahunnya...
Manado
27 Dec 2017 / dibaca 139 kali
MANADO (BK): Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK menyatakan jika selama perayaan Natal di Sulawesi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.