Manado

DPRD Manado Dukung Pembatasan Transportasi Online

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 08 November 2017 23:00   289 kali
Nurrasyid Abdurahman
MANADO (BK): DPRD Kota Manado mendukung penuh pembatasan jumlah transportasi berbasis online di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini. Hal ini disampaikan sejumlah legislator saat rapat paripurna senin awal pekan ini.
 
Menurut para legislator ini, pembatasan transportasi online juga akan menjadikan persaingan antar sesama penyedia jasa transportasi lebih sehat dan memiliki asas keadilan.
 
Anggota DPRD Kota Manado Nurrasyid Abdurrahman mengatakan, transportasi berbasis online saat ini seperti tidak terkontrol pertumbuhannya. Bahkan, dirinya menyebutkan jika angkanya cukup fantastis, sehingga memiliki banyak dampak.
 
"Dampaknya tentu yang pertama adalah kemacetan. Saya kaget ternyata saat ini jumlah transportasi online sudah menyentuh angka 25 ribu seperti yang dirilis kepolisian. Padahal 9 ribu saja seperti estimasi kami, itu sudah sangat macet. Belum lagi dampak untuk mikrolet tentu sangat terasa. 5 ribu mikrolet berbanding 25 ribu, sudah tidak adil," kata Ka Tune sapaan akrabnya.
 
Lanjut menurut Ka Tune, pembatasan perlu dilakukan mengingat saat ini kendaraan yang menjadi transportasi berbasis online, justru kebanyakan adalah kendaraan dari luar Kota Manado yang memarkir kendaraan di ruas jalan secara sembarangan.
 
"Kita bicara fair dan bukan menolak orang dari daerah lain datang mencari nafkah di Manado. Tapi, ketika kondisi jalan di Manado sudah sangat padat, datang berbondong-bondong kendaraan dari luar daerah yang parkir ngetem di sembarang jalan di pusat kota, sudah jelas itu mengganggu. Dan ini perlu ditertibkan," kata Ka Tune kembali.
 
Senada disampaikan Stenly Tamo. Menurutnya, pemerintah terlalu lama berdiam diri terkait persoalan transportasi umum berbasis online. Menurut Tamo, jika sejak awal mengikuti permintaannya membatasi jumlahnya, saat ini tidak ada kesulitan untuk mengikuti regulasi baru yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.
 
"Jadi memang sudah selayaknya ada pembatasan jumlah, agar semua bisa berjalan dengan normal," kata Tamo kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Manado
Manado
10 Aug 2018 / dibaca 279 kali
MANADO (BK): Komisi Pemilihan Umum Kota Manado, Jumat 10 Agustus 2018 hari ini menggugurkan 46 bakal calon legislatif yang rencananya akan...
Manado
10 Aug 2018 / dibaca 234 kali
MANADO (BK): Warga Sulawesi Utara diajak untuk bersama-sama mensukseskan Hari doa Sulawesi Utara yang akan dilaksanakan 11 Agustus 2018 di...
Manado
07 Aug 2018 / dibaca 230 kali
MANADO (BK): Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Manado, Theresia Pinkan Nuah menyesalkan sikap salah satu vendor perumahan elit di Kota Manado,...
Manado
02 Aug 2018 / dibaca 130 kali
MANADO (BK): Komisi A DPRD Kota Manado, melakukan konsultasi di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras (Kemenpan-RB),...
Manado
23 Jun 2018 / dibaca 532 kali
MANADO (BK): Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tikala, menggelar sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif pada pemilihan umum tahun...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.