Manado

Hearing Komisi C, Proyek 'Bunga-bunga' Rp1,5 milliar, Kontraktor Kebingungan Jawab Titik Pekerjaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 06 September 2017 20:33   382 kali
MANADO (BK): Hearing yang digelar Komisi C DPRD Kota Manado terhadap 2 kontraktor pemenang proyek pengadaan dan pemeliharaan taman median di Kota Manado, masing-masing CV Nirmala maupun CV Argo Nursery, Rabuu 6 September 2017 siang tadi berakhir deadlock.
 
Hal ini dikarenakan, pihak kontraktor dari CV Argo Nursery tak bisa memberikan data-data yang valid terkait progres pekerjaan yang dilakukan mereka. Padahal, CV Argo Nursery ini memiliki 58 titik taman yang harus dikerjakan, baik untuk pengadaan bunga maupun untuk pemeliharaan.
 
Pagu anggaran yang dikelola oleh CV Argo Nursery ini sendiri berjumlah Rp1,485 milliar untuk dibagi di 58 titik taman, sesuai dengan hasil pelelangan.
 
Perwakilan CV Argo Nursery, Josh Warokka sendiri saat ditanya oleh para anggota Komisi C masing-masing Lineke Kotambunan, Winston Monangin, Fanny Mantali, Victor Polii dan Mohamad Wongso, hanya bisa menjawab sekadarnya dan ternyata sama sekali tak mengetahui sejauh mana pekerjaan yang sudah dilaksanakan.
 
"Bagaimana kami mau lakukan pengawasan, jika kemudian perwakilan yang datang di DPRD ini, orang yang justru tidak mengetahui progres pekerjaannya seperti apa. Apalagi, baru satu titik saja kita tanya, ternyata sudah salah jawabannya. Nanti, kita lagi yang disalahkan," kata Lineke Kotambunan.
 
Victor Polii sendiri menyebutkan, jika seharusnya CV Argo Nursery tidak memandang enteng tugas dari DPRD Kota Manado terkait pengawasan, mengingat yang diawasi adalah program kerja yang diperuntukan bagi masyarakat.
 
"Jangan main-main dengan persoalan ini, karena ini tanggung jawab. Jadi, sebaiknya hearing ini ditunda, hingga orang yang benar-benar merupakan penanggung jawab dari CV ini yang turun langsung," kata Polii.
 
Sementara, Mohamad Wongso sendiri mengakui jika pihaknya tidak ingin menyusahkan siapapun termasuk para kontraktor. Namun, dirinya meminta agar supaya pihak kontraktor yang dipanggil, mampu menyediakan data yang jelas, sehingga tidak ada informasi yang simpang siur.
 
"Kan tidak enak, jika kemudian gara-gara kontraktor yang salah kasih data kemudian hal ini justru jadi persoalan yang tidak perlu. Makanya, kami minta alangkah baiknya, kontraktor menyediakan data sebenar-benarnya," kata Wongso.
 
Fanny Mantali sendiri menyebutkan, pada saat turun lapangan, mereka mendapati adanya kejanggalan di beberapa titik pekerjaan, sehingga mereka merasa perlu untuk mendengarkan penjelasan dari kontraktor, sehingga tidak ada persepsi yang salah.
 
"Jadi kita gelar rapat dengar pendapat ini untuk mendapatkan penjelasan terkait hasil temuan dewan di lapangan. Nah, kalau kemudian kontraktor malah tidak siap, ya bisa saja kan jadi persoalan nanti," kata Mantali kembali.
 
Sementara itu, pihak CV Argo Nursery yang diwakili Josh Warokka meminta maaf terkait ketidakhadiran dari pimpinannya, karena sementara mendampingi orang tuanya yang sementara menjalani proses penyembuhan di salah satu rumah sakit di Jakarta.
 
Melihat ketidaksiapan dari pihak kontraktor, Komisi C sendiri akhirnya menunda pelaksanaan hearing dan melakukan jadwal ulang pada Senin pekan depan.
 
(bk- )
Komentar ()
Berita Manado
Manado
01 May 2018 / dibaca 152 kali
MANADO (BK): Kantor DPRD Kota Manado menjadi salah satu titik Aksi dalam rangka Hari Buruh yang digelar oleh Konfederasi Serikat Buruh...
Manado
27 Apr 2018 / dibaca 134 kali
MANADO (BK): Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara, Steven Kandouw mengatakan, mulai melemahnya tenaga surya yang sebenarnya dapat memberikan...
Manado
22 Apr 2018 / dibaca 266 kali
MANADO (BK): Anggota DPRD Kota Manado Nurrasyid Abdurahman menyayangkan wajah Kota Manado yang dikenal sebagai daerah dengan toleransi dan...
Manado
25 Mar 2018 / dibaca 188 kali
MANADO (BK): Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado menempati sekretariat baru di Jl. Pulau Alor, Kelurahan Batukota Lingkungan II Kecamatan...
Manado
15 Mar 2018 / dibaca 231 kali
MANADO (BK): Kasus Tunjangan Ganti Rugi (TGR) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang mencapai lebih dari Rp10 milliar, perlahan mulai hilang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.