Minahasa

Sudah Saatnya Minahasa Dipimpin Perempuan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 04 September 2017 22:00   358 kali

TONDANO (BK):  Berkaca dari tiga daerah hasil pemekaran Kabupaten Minahasa yang sukses dipimpin kaum perempuan, yaitu Minahasa Selatan Tetty Paruntu, Minahasa Utara Vonny Panambunan dan Tomohon Syerly Sompotan, sudah saatnya Minahasa pun diberi kesempatan dipimpin perempuan.

 

Demikian hasil polling dan survey yang dilakukan Forum Solidaritas Pemuda Minahasa (FSPM) periode Juni hingga Agustus.

 

Lexi Lolowang Kordinator FSPM menegaskan, survey dilakukan pada 10 Kecamatan di Minahasa yang melibatkan sekitar 50 mahasiswa, dengan jumlah responden 1100 masyarakat. Hasilnya, mereka menginginkan kaum perempuan menjadi pimpinan di Minahasa.

 

"85 persen menginginkan bupati perempuan 15 persennya wakil bupati, " ujar Kalesaran.

 

Dari hasil polling tersebut dia membeber sejumlah alasan para responden, dimana rata-rata mengatakan semenjak Minahasa berdiri tak pernah satupun perempuan diberi kesempatan memimpin baik sebagai bupati ataupun wakil, yang hasilnya bisa dilihat sampai saat ini dimana pembangunan di semua bidang tak berjalan maksimal.

 

Sentuhan perempuan jika diberi kesempatan memimpin tambah Kalesaran, dianggap warga bisa merubah wajah Minahasa. "Kemajuan Tomohon, Minsel, Minut bahkan Mitra yang sempat dipimpin perempuan jadi acuan warga Minahasa saat ini, nah mereka berpikir saatnya Minahasa berubah," sebut Kalesaran.

 

Sementara itu, dari data yang diperoleh, saat ini ada beberapa perempuan yang disebut-sebut akan maju di Pilkada Minahasa, Youla Lariwa Mantik (YLM) dan Meyta Gerungan-Wala. Hanya saja yang sudah menyatakan siap maju sebagai Bupati baru Youla Lariwa Mantik, sedangkan Wala hanya digadang-gadang sebagai Wakil Bupati.

 

"Kalau kami menginginkan perempuannya harus papan satu, siapapun dia yang akang diusung asal perempuan akan kami dukung, tak peduli dari partai mana dan dari kecamatan apa, pasti akan kami dukung. So lalah torang dukung-dukung ini calon laki-laki nyanda butul samua, serta so jadi lupa samua," ujar Maxi Kentjem dan Jufri Moningka, warga Sonder dan Tondano yang dihubungi terpisah.

 

Di sisi lain, YLM yang dihubungi via seluler kian optimis untuk maju di pilkada Minahasa. "Saya datang untuk mengabdi bukan mencari keuntungan, komitmen saya dari awal hanya satu ingin membuat Minahasa maju dan sejahterah," tandasnya.

 

(*/bk-1)

Komentar ()
Berita Minahasa
Minahasa
08 Dec 2016 / dibaca 695 kali
  TONDANO (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dipastikan akan menerima Anugerah Dana RAKCA 2016 bagi Daerah...
Minahasa
30 Nov 2016 / dibaca 644 kali
TONDANO (BK) Di era globalisasi ini, keterbukaan dan akuntabilitas Badan Publik menjadi penting, karena sudah tidak ada lagi ruang dan sekat...
Minahasa
30 Nov 2016 / dibaca 604 kali
TOMPASO (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menyambut kunjungan kerja Menteri Energi Sumber Daya Mineral RI Ignasius Jonan yang...
Minahasa
24 Nov 2016 / dibaca 677 kali
TONDANO (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi mengukuhkan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (SABER PUNGLI) Kabupaten Minahasa dalam...
Minahasa
15 Nov 2016 / dibaca 537 kali
BITUNG (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menghadiri Focus Group Discussion Evaluasi Opini LKPD Berbasis Akrual untuk Tahun...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.