Minsel

Polisi Amankan 125 Liter Miras Ilegal

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 13 June 2018 06:37   376 kali

SINONSAYANG (BK): Polsek Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengamankan 125 liter minuman keras (miras) jenis captikus saat melaksanakan razia rutin cipta kondisi Ops Ketupat Samrat-2018, di Jalan Trans Sulawesi Desa Ongkaw, Senin (11/6/2018) kemarin.

 

Kapolsek Sinonsayang Iptu Stenly Sarempa, SH, saat dikonfirmasi mengungkapkan ratusan miras tanpa ijin (ilegal) ini berasal dari Kecamatan Motoling dan Kecamatan Kumelembuai.

 

“Miras jenis captikus diangkut kendaraan roda dua berasal dari Kecamatan Kumelembuai dan Kecamatan Motoling, rencana akan diperjualbelikan warung dan kios yang ada di wilayah Kecamatan Sinonsayang,” ungkap Kapolsek.

 

Polisi juga berhasil mengamankan 2 orang tersangka yang membawa miras tanpa ijin ini. “Kami juga amankan 2 tersangka yang bawa miras ini yaitu HT (41), warga Kecamatan Motoling dan YM (26) warga Kecamatan Kumelembuai,” pungkasnya.

 

(wezly/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
31 Oct 2018 / dibaca 145 kali
SINONSAYANG (BK): Seorang pria berinisial VW alias Valen (21), warga Desa Silian Satu Kecamatan Silian Raya Kabupaten Minahasa Tenggara...
Minsel
26 Oct 2018 / dibaca 204 kali
AMURANG (BK): Kapal pengangkut barang milik PT Cargill Indonesia Amurang dibajak sekelompok penjahat saat merapat di Pelabuhan Amurang,...
Minsel
26 Oct 2018 / dibaca 236 kali
AMURANG (BK): PT. Lumindo Langgeng Lestari diduga belum melunasi utang sebesar Rp50 juta kepada buruh yang bekerja pada pembangunan pagar RSUD...
Minsel
25 Oct 2018 / dibaca 176 kali
AMURANG (BK): Jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), mengucapkan selamat kepada Melky...
Minsel
25 Oct 2018 / dibaca 160 kali
AMURANG (BK): Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) punya cara lain dalam menyelesaikan kasus kriminalitas di wilayah hukumnya....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.