Minsel

Polisi Amankan 125 Liter Miras Ilegal

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 13 June 2018 06:37   329 kali

SINONSAYANG (BK): Polsek Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengamankan 125 liter minuman keras (miras) jenis captikus saat melaksanakan razia rutin cipta kondisi Ops Ketupat Samrat-2018, di Jalan Trans Sulawesi Desa Ongkaw, Senin (11/6/2018) kemarin.

 

Kapolsek Sinonsayang Iptu Stenly Sarempa, SH, saat dikonfirmasi mengungkapkan ratusan miras tanpa ijin (ilegal) ini berasal dari Kecamatan Motoling dan Kecamatan Kumelembuai.

 

“Miras jenis captikus diangkut kendaraan roda dua berasal dari Kecamatan Kumelembuai dan Kecamatan Motoling, rencana akan diperjualbelikan warung dan kios yang ada di wilayah Kecamatan Sinonsayang,” ungkap Kapolsek.

 

Polisi juga berhasil mengamankan 2 orang tersangka yang membawa miras tanpa ijin ini. “Kami juga amankan 2 tersangka yang bawa miras ini yaitu HT (41), warga Kecamatan Motoling dan YM (26) warga Kecamatan Kumelembuai,” pungkasnya.

 

(wezly/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
10 Jun 2018 / dibaca 354 kali
AMURANG (BK): Polsek Amurang menciduk tersangka kasus pencabulan, MB alias Rio (18) warga Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten...
Minsel
07 Jun 2018 / dibaca 325 kali
AMURANG (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE mendukung Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam memberantas...
Minsel
07 Jun 2018 / dibaca 392 kali
AMURANG (BK): Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel), menahan seorang tersangka kasus dugaan korupsi mobil pemadam kebakaran...
Minsel
07 Jun 2018 / dibaca 258 kali
AMURANG (BK): Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menyita 2.550 liter minuman keras (miras) jenis captikus...
Minsel
06 Jun 2018 / dibaca 143 kali
AMURANG (BK): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) memberikan apresiasi terhadap Pemerintahan Bupati...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.