Minsel

Seorang Perangkat Desa di Tareran Kritis Ditikam

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 08 September 2019 12:22   168 kali

TARERAN (BK): Nahas dialami Swingli Mokalu (43). Pria yang keseharian sebagai perangkat Desa di Wiau Lapi Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), alami kritir usai ditikam oleh pelaku OB alias Obi (52) warga setempat. Peristiwa ini terjadi Sabtu (7/9/2019).


Pelaku kini telah diamankan pihak Polsek Tareran setelah mendapat laporan.


Kapolsek Tareran Iptu Muhamad Amri mengatakan, korban ditikam pelaku di bagian dada kiri dengan pisau. “Korban mengalami luka sayatan di bagian dada sebelah kiri,” terang Kapolsek.


Lanjut dia, penyidik kini tengah menyelidiki kasus ini untuk mengungkap motiv pelaku menikam korban. Beberapa barang bukti (babuk) seperti sarung pisau telah diamankan.


“Begitu menerima laporan tentang adanya peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam, kami langsung bergerak cepat mendatangi TKP dan menangkap pelaku serta mengamankan barang bukti,” tukasnya.


(Wesly)

Komentar ()
Berita Minsel
Minsel
05 Sep 2019 / dibaca 66 kali
AMURANG (BK): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel menggelar...
Minsel
05 Sep 2019 / dibaca 158 kali
AMURANG (BK): Polres Minahasa Selatan sukses menggelar event akbar bertajuk ‘Doa Untuk Negeri’ Indonesia Bersatu, yang digelar di...
Minsel
04 Sep 2019 / dibaca 176 kali
MOTOLING (BK): Penemuan jasad pria di perkebunan Tuur, Desa Karimbow Kecamatan Motoling Timur Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), bikin geger...
Minsel
03 Sep 2019 / dibaca 108 kali
AMURANG (BK): Akhir-akhir ini, warga Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) diresahkan dengan...
Minsel
03 Sep 2019 / dibaca 73 kali
AMURANG (BK): Kebutuhan mobil pemadam kebakaran (Damkar) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sangat dibutuhkan saat ini. Sebab, kebakaran...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.