Minut

Lokasi Judi Digebrek Polisi, Pelaku Lari Tunggang-langgang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 14 August 2017 21:26   435 kali
Ilustrasi perjudian. (istimewa)
MINUT (BK) : Seorang wanita berhasil diringkus pada penggebrekan lokasi perjudian kartu remi di salah satu rumah warga di Desa Lembean Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara (Minut), Minggu (13/8/2017).
 
 
SL tak bisa melarikan diri saat Patroli Rayon Polres Minut yang dipimpin Komandan Regu (Danru) Bripka Arther Rompis. Sedangkan empat pelaku lainnya lari tunggang-langgang dan berhasil meloloskan diri dari kejaran.
 
 
Petugas menyita barang bukti berupa kartu remi dan uang tunai sebesar Rp 215 ribu. Penggebrekan itu sendiri berdasarkan laporan warga sekitar yang merasa resah dengan aksi para pelaku.
 
 
Rompis mengatakan, identitas keempat pelaku yang melarikan diri sudah dikantongi dan dalam pengejaran petugas. “Pelaku SL beserta barang bukti lalu kami amankan di Mapolres Minut untuk diperiksa lebih lanjut,” tandasnya.
 
 
(sumber : Tribratanews.polri.go.id)
Komentar ()
Berita Minut
Minut
17 Jan 2016 / dibaca 1850 kali
MANADO (BK): Sekitar 24 jam mulai dari pukul 10.00 Wita, Sabtu (16/1/2016) hingga 10.43 Wita, Minggu (17/1/2016) listrik padam di wilayah...
Minut
03 Jan 2016 / dibaca 1882 kali
AIRMADIDI (BK): Sadis! Seorang suami membunuh istrinya kemudian si pembunuh menghabisi dirinya dengan menikam sendiri alias bunuh diri....
Minut
30 Dec 2015 / dibaca 1790 kali
AIRMADIDI (BK): Ratusan warga Kabupaten Minahasa Utara menggelar aksi demo menolak pemimpin yang tak bersih. Seperti adegan yang termuat dalam...
Minut
10 Dec 2015 / dibaca 2961 kali
MINUT (BK) : Pasangan calon (paslon) usungan PDI P, yang juga adalah incumbent Sompie dan Mekel yang mengusung jargon SDM unggul dalam perhitungan...
Minut
19 Oct 2015 / dibaca 1120 kali
AIRMADIDI (BK) : Gunung Klabat di Sulawesi Utara (Sulut), terbakar. Api mulai terlihat membesar di sekitar puncak gunung dengan ketinggian...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.