Nasional

Gubernur Babel: Insiden Bendera Terbalik Bukan Hal Sepele

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 04 September 2017 21:45   334 kali

PANGKALPINANG (BK): Peristiwa bendera merah-putih terbalik dalam perlehatan Sea Games XXIX, Kuala Lumpur, Malaysia benar-benar melukai Bangsa Indonesia. Bahkan walau pihak Malaysia sudah meminta maaf secara resmi, namun sikap keras terhadap kejadian tersebut masih bermunculan.

 

Kali ini, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. Ersaldi Rosman yang bereaksi keras. Sikap tegas demi Merah Putih disampaikan Rosman dihadapan peserta Musyawarah daerah (Musda) ke 6, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/8/2017) di gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur.

 

“Sebagai bangsa yang berdaulat kita tidak bisa melihat peristiwa itu sebagai peristiwa biasa. Apalagi kejadian itu muncul dalam iven besar Asia Tenggara yang tentunya sudah direncanakan secara matang. Hal ini tentu saja menyakiti rakyat Indonesia,” ujarnya.

 

"Memang sudah ada permintaan maaf secara resmi, tapi tentu kita berharap hal ini jangan terjadi lagi, karena benar-benar melukai Bangsa Indonesia," ujarnya.

 

Namun sisi lain Rosman mengatakan, sikap dan keputusan yang ditunjukkan Presiden Jokowi sudah tepat.

 

Menpora Imam Nahrawi juga bergerak cepat. Kepada peserta Musda, Gubernur berharap agar kompetisi dalam meraih tampuk kepemimpinan hendaklah tetap dalam bingkai kebhinekaan dan sportivitas yang tinggi.

 

Marwah KNPI harus di jaga, karena kepemimpinan kaum muda adalah tongkat estafet bangsa. Tak lupa juga dia berpesan agar sinergisitas KNPI dengan pemerintah (Babel) dapat berjalan positif dalam pembangunan daerah.

 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP KNPI) Ahmad Suhawi dalam sambutan mewakili ketua umum menekankan pentingnya KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi pemuda untuk menjadi jangkar merah-putih yang menjaga tegaknya NKRI dan membuat Pancasila tumbuh subur di Provinsi Bangka Belitung.

 

"KNPI harus mampu membuktikan komitmen ke-Indonesiaan yang tidak pernah luntur dari waktu ke waktu. Kita harus tetap melangkah bersama menjaga cita-cita awal berdirinya negeri ini, "tandas mantan ketua Komite Organisasi Presidium GMNI ini.

 

Lebih lanjut, Suhawi yang juga Ketua Umum Pena menekankan, KNPI adalah mitra konstruktif pemerintah. Karena itu KNPI harus bisa memberikan kontribusi positif namun tetap kritis terhadap pemerintah.

 

Dengan demikian jadi diri KNPI akan terus terjaga. Di akhir sambutannya Suhawi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama pemerintah provinsi dalam hal ini gubernur yang telah memfasilitasi tempat dilaksanakannya Musda.

 

(*/bk-1)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
13 Aug 2018 / dibaca 150 kali
JAKARTA (BK) : Jumlah korban gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali terus bertambah. Tercatat, hingga Senin...
Nasional
12 Aug 2018 / dibaca 174 kali
LOMBOK (BK) : Memasuki hari ketujuh, penanganan darurat dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Data korban terus...
Nasional
11 Aug 2018 / dibaca 140 kali
BANTEN (BK) : Azkia Institute bekerjasama dengan Indonesia Social Justice Network (ISJN) melaksanakan kegiatan yang bertajuk "Social...
Nasional
10 Aug 2018 / dibaca 128 kali
JAKARTA (BK) : Semenjak Presiden Joko Widodo menetapkan Hari Santri melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, Kementerian Agama (Kemenag) melalui...
Nasional
06 Aug 2018 / dibaca 181 kali
MANADO (BK) : Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut, membuka Posko Aksi Gerakan Kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi Lombok,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.