Nasional

Gubernur Babel: Insiden Bendera Terbalik Bukan Hal Sepele

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 04 September 2017 21:45   368 kali

PANGKALPINANG (BK): Peristiwa bendera merah-putih terbalik dalam perlehatan Sea Games XXIX, Kuala Lumpur, Malaysia benar-benar melukai Bangsa Indonesia. Bahkan walau pihak Malaysia sudah meminta maaf secara resmi, namun sikap keras terhadap kejadian tersebut masih bermunculan.

 

Kali ini, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. Ersaldi Rosman yang bereaksi keras. Sikap tegas demi Merah Putih disampaikan Rosman dihadapan peserta Musyawarah daerah (Musda) ke 6, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/8/2017) di gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur.

 

“Sebagai bangsa yang berdaulat kita tidak bisa melihat peristiwa itu sebagai peristiwa biasa. Apalagi kejadian itu muncul dalam iven besar Asia Tenggara yang tentunya sudah direncanakan secara matang. Hal ini tentu saja menyakiti rakyat Indonesia,” ujarnya.

 

"Memang sudah ada permintaan maaf secara resmi, tapi tentu kita berharap hal ini jangan terjadi lagi, karena benar-benar melukai Bangsa Indonesia," ujarnya.

 

Namun sisi lain Rosman mengatakan, sikap dan keputusan yang ditunjukkan Presiden Jokowi sudah tepat.

 

Menpora Imam Nahrawi juga bergerak cepat. Kepada peserta Musda, Gubernur berharap agar kompetisi dalam meraih tampuk kepemimpinan hendaklah tetap dalam bingkai kebhinekaan dan sportivitas yang tinggi.

 

Marwah KNPI harus di jaga, karena kepemimpinan kaum muda adalah tongkat estafet bangsa. Tak lupa juga dia berpesan agar sinergisitas KNPI dengan pemerintah (Babel) dapat berjalan positif dalam pembangunan daerah.

 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP KNPI) Ahmad Suhawi dalam sambutan mewakili ketua umum menekankan pentingnya KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi pemuda untuk menjadi jangkar merah-putih yang menjaga tegaknya NKRI dan membuat Pancasila tumbuh subur di Provinsi Bangka Belitung.

 

"KNPI harus mampu membuktikan komitmen ke-Indonesiaan yang tidak pernah luntur dari waktu ke waktu. Kita harus tetap melangkah bersama menjaga cita-cita awal berdirinya negeri ini, "tandas mantan ketua Komite Organisasi Presidium GMNI ini.

 

Lebih lanjut, Suhawi yang juga Ketua Umum Pena menekankan, KNPI adalah mitra konstruktif pemerintah. Karena itu KNPI harus bisa memberikan kontribusi positif namun tetap kritis terhadap pemerintah.

 

Dengan demikian jadi diri KNPI akan terus terjaga. Di akhir sambutannya Suhawi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama pemerintah provinsi dalam hal ini gubernur yang telah memfasilitasi tempat dilaksanakannya Musda.

 

(*/bk-1)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 Nov 2018 / dibaca 254 kali
JAKARTA (BK): Kendati nuansa duka kelihatan menyelimuti keluarganya, tetapi paras muka ayah dan ibunda almarhum Hizkia Jorry Saroinsong, 23...
Nasional
02 Nov 2018 / dibaca 247 kali
TANGERANG (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menunjuk Kota Tangerang sebagai Pilot Project Gerakan...
Nasional
01 Nov 2018 / dibaca 215 kali
JAKARTA (BK): Pemerintah berjanji tidak bakal mengabaikan kelanjutan reformasi ekonomi di tengah gebyar Pesta Demokrasi yang akan...
Nasional
31 Oct 2018 / dibaca 203 kali
KRI BIMA SUCI 945  adalah kapal layar tiang tinggi klas BARK(Barque) buatan galangan kapal Freire Shipyard, Kota Vigo, Spanyol. Kapal ini...
Nasional
31 Oct 2018 / dibaca 215 kali
JAKARTA (BK):  Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Clance Teddy, menegaskan, Rancangan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.