Nasional

Ini Komitmen Kementerian PPPA dan PTKI Wujudkan Kesetaraan Gender

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 26 July 2017 22:42   329 kali
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise (foto : humas Kemen PPPA)
JAKARTA (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang Penguatan Akademik Responsif Gender di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), di Jakarta, Rabu (26/7/2017).
 
 
6 Rektor ikut menandatangani Memoranding of Understanding (MoU) itu adalah UIN Ar Raniry Banda Aceh, UIN Mataram, IAIN Ternate Maluku Utara, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, IAIN Ponorogo Jawa Timur, dan IAIS Sultan Muhammad Syarifuddin Sambas, Kalimantan Barat.
 
 
Menteri Yohana dalam rilis yang diterima beritakawanua.com, mengapresiasi 6 PTKI yang berkomitmen menjadi bagian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memperjuangkan perlindungan perempuan dan anak serta pencapaian kesetaraan gender. Menurutnya, pemerintah telah mengamanatkan pentingnya Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan nasional yang diamanatkan kepada seluruh pimpinan Kementerian/Lembaga dan Pimpinan Daerah sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing.
 
 
“Untuk itu, saya berharap kesepakatan ini dapat mencegah terjadinya tindakan diskriminasi, kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan salah lainnya terhadap perempuan dan anak di masyarakat, serta memastikan semua lapisan masyarakat, baik laki-laki atau perempuan untuk mendapatkan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan,” ujar Menteri Yohana.
 
 
Menteri mengatakan, salah satu tantangan dalam pelaksanaan PUG adalah pemahaman masyarakat tentang kesetaraan gender yang dipengaruhi oleh budaya setempat, dibangun dari pemahaman/interprestasi agama yang kurang tepat. Akibatnya, justru menimbulkan praktek-praktek diskriminasi dan kekerasan.
 
 
Oleh karena itu, dalam upaya pencegahan terjadinya kekerasan dan mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG) perlu adanya keterlibatan dari semua pihak, termasuk Perguruan Tinggi (PT). “PT memiliki peranan penting dan strategis karena dinilai mampu mentransmisikan pengetahuan, nilai, norma, dan ideologi serta pembentukan karakter bangsa, termasuk kesetaraan dan keadilan gender,” terangnya.
 
 
Menteri juga berharap 6 PTKI yang menandatangani MoU, dapat mengintegrasikan perspektif gender secara lengkap dalam kurikulum (pendidikan, pengajaran, dan penelitian/kajian). Kurikulum itu nantinya yang akan diterapkan di PT sehingga pemahaman, pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kesetaraan gender yang benar dan terus-menerus akan dibawa dan dilembagakan dalam masyarakat.
 
 
“Tentunya melalui peran mereka sebagai tokoh masyarakat, pendidik, kepala sekolah, kepala pesantren, dan para pendakwah dalam peran lainnya,” tutup Menteri Yohana.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 May 2018 / dibaca 130 kali
YOGYAKARTA (BK) : Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Permen PPPA) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Industri Rumahan,...
Nasional
30 Apr 2018 / dibaca 309 kali
POSO (BK) : 2 orang tidak dikenal (OTK) berhasil ditangkap di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah...
Nasional
27 Apr 2018 / dibaca 101 kali
SAMOSIR (BK) : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menyebut komunitas muda atau yang belum menikah...
Nasional
24 Apr 2018 / dibaca 170 kali
JAKARTA (BK) : Lebih dari 450 narapidana dari 36 Lapas/Rutan se-Indonesia melakoni drama musikal ‘Merah Putih Narapidana, Kami Berkarya...
Nasional
23 Apr 2018 / dibaca 131 kali
MANADO (BK) : Gempa mengguncang perairan tenggara Minahasa Sulawesi Utara. Gempa berkekuatan 5,4 SR dipastikan tidak memicu terjadinya...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.