Nasional

Jambore PAR GMIT Kupang, Upaya Pendidikan Anak Melalui Aktifitas Keagamaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 04 July 2018 21:34   318 kali
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise saat membuka Jambore V PAR GMIT Kupang. (foto : ist)
KUPANG (BK) : 2.000 anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), mengikuti Jambore V PAR GMIT Tahun 2018 di Jemaat Alfa Omega Labat, Klasis Kota Kupang, Rabu (4/7/2018).
 
 
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise yang membuka kegiatan tersebut, memberikan apresiasi. Dia mengatakan, mendidik anak tidak harus terpaku pada jalur formal.
 
 
“Transfer ilmu pada anak juga bisa dikemas secara menarik melalui aktifitas keagamaan seperti jambore ini,” kata Menteri.
 
 
Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Par Sinode GMIT merupakan implementasi dari upaya pemenuhan hak anak atas pemanfaatan waktu luang, kreatifitas dan budaya.
 
 
“Anak-anak Indonesia harus diberi kesempatan dan ruang seluas-luasnya untuk berpartisipasi sebagai upaya mengembangkan diri dan menggali potensi yang ada pada dirinya,” ujar Mama Yo, panggilan akrab menteri.
 
 
“Menjadi tanggung jawab pemerintah, lembaga dan masyarakat untuk memfasilitasi itu. Kegiatan ini juga sekaligus menunjukkan komitmen kuat Kota Kupang untuk menjadi Kota Layak Anak,” terang Menteri.
 
 
Saat ini, lanjut Mama Yo, waktu efektif anak untuk belajar, bermain dan kehidupan sosialnya banyak teralihkan oleh gadget. Hal tersebut dikhawatirkan akan memicu anak menjadi egois, tidak peka terhadap lingkungan dan terpapar informasi tidak layak.
 
 
 
Keceriaan anak-anak bersama Menteri PPPA Yohana Yembise pada Jambore V PAR GMIT Kupang. (foto : ist)
 
 
Oleh sebab itu, Menteri mengajak anak-anak di Kupang mengembangkan aktifitas lainnya yang dapat memacu kreatifitas. Dia juga mendorong lembaga keagamaan untuk mampu mengusung kegiatan yang berperan dalam membantu anak mengembangkan potensi, berorganisasi dan perilaku positif.
 
 
“Dukung anak untuk berkompetisi secara jujur dan sehat. Semoga dengan adanya pelaksanaan kegiatan Jambore V PAR GMIT Tahun 2018 ini yang secara reguler dilakukan, menjadi peneguhan kembali komitmen bagi peningkatan pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia demi kepentingan terbaik anak,” pungkas Yohana.
 
 
Usai membuka acara Jambore, Menteri Yohana kemudian bertemu peserta Kegiatan Camp Wanita Bijak, angkatan III di Jemaat Anugerah, Kota Kupang. Puluhan aktifis perempuan Kota Kupang memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog terkait masalah perempuan dan anak.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
13 Aug 2018 / dibaca 150 kali
JAKARTA (BK) : Jumlah korban gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali terus bertambah. Tercatat, hingga Senin...
Nasional
12 Aug 2018 / dibaca 188 kali
LOMBOK (BK) : Memasuki hari ketujuh, penanganan darurat dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Data korban terus...
Nasional
11 Aug 2018 / dibaca 141 kali
BANTEN (BK) : Azkia Institute bekerjasama dengan Indonesia Social Justice Network (ISJN) melaksanakan kegiatan yang bertajuk "Social...
Nasional
10 Aug 2018 / dibaca 129 kali
JAKARTA (BK) : Semenjak Presiden Joko Widodo menetapkan Hari Santri melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, Kementerian Agama (Kemenag) melalui...
Nasional
06 Aug 2018 / dibaca 182 kali
MANADO (BK) : Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut, membuka Posko Aksi Gerakan Kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi Lombok,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.