Nasional

Jambore PAR GMIT Kupang, Upaya Pendidikan Anak Melalui Aktifitas Keagamaan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 04 July 2018 21:34   393 kali
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise saat membuka Jambore V PAR GMIT Kupang. (foto : ist)
KUPANG (BK) : 2.000 anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), mengikuti Jambore V PAR GMIT Tahun 2018 di Jemaat Alfa Omega Labat, Klasis Kota Kupang, Rabu (4/7/2018).
 
 
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise yang membuka kegiatan tersebut, memberikan apresiasi. Dia mengatakan, mendidik anak tidak harus terpaku pada jalur formal.
 
 
“Transfer ilmu pada anak juga bisa dikemas secara menarik melalui aktifitas keagamaan seperti jambore ini,” kata Menteri.
 
 
Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Par Sinode GMIT merupakan implementasi dari upaya pemenuhan hak anak atas pemanfaatan waktu luang, kreatifitas dan budaya.
 
 
“Anak-anak Indonesia harus diberi kesempatan dan ruang seluas-luasnya untuk berpartisipasi sebagai upaya mengembangkan diri dan menggali potensi yang ada pada dirinya,” ujar Mama Yo, panggilan akrab menteri.
 
 
“Menjadi tanggung jawab pemerintah, lembaga dan masyarakat untuk memfasilitasi itu. Kegiatan ini juga sekaligus menunjukkan komitmen kuat Kota Kupang untuk menjadi Kota Layak Anak,” terang Menteri.
 
 
Saat ini, lanjut Mama Yo, waktu efektif anak untuk belajar, bermain dan kehidupan sosialnya banyak teralihkan oleh gadget. Hal tersebut dikhawatirkan akan memicu anak menjadi egois, tidak peka terhadap lingkungan dan terpapar informasi tidak layak.
 
 
 
Keceriaan anak-anak bersama Menteri PPPA Yohana Yembise pada Jambore V PAR GMIT Kupang. (foto : ist)
 
 
Oleh sebab itu, Menteri mengajak anak-anak di Kupang mengembangkan aktifitas lainnya yang dapat memacu kreatifitas. Dia juga mendorong lembaga keagamaan untuk mampu mengusung kegiatan yang berperan dalam membantu anak mengembangkan potensi, berorganisasi dan perilaku positif.
 
 
“Dukung anak untuk berkompetisi secara jujur dan sehat. Semoga dengan adanya pelaksanaan kegiatan Jambore V PAR GMIT Tahun 2018 ini yang secara reguler dilakukan, menjadi peneguhan kembali komitmen bagi peningkatan pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia demi kepentingan terbaik anak,” pungkas Yohana.
 
 
Usai membuka acara Jambore, Menteri Yohana kemudian bertemu peserta Kegiatan Camp Wanita Bijak, angkatan III di Jemaat Anugerah, Kota Kupang. Puluhan aktifis perempuan Kota Kupang memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog terkait masalah perempuan dan anak.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
11 Feb 2019 / dibaca 607 kali
JAKARTA (BK) : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meluncurkan peringatan dini tinggi gelombang untuk tiga hari ke depan,...
Nasional
09 Feb 2019 / dibaca 540 kali
SURABAYA (BK): Presiden Joko Widodo akhirnya mencabut remisi I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa....
Nasional
06 Feb 2019 / dibaca 271 kali
JAKARTA (BK) : Petisi penolakan terhadap pemberian remisi untuk Nyoman Susrama, terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali AA Prabangsa...
Nasional
06 Feb 2019 / dibaca 301 kali
MANADO (BK):  Anggota DPR RI dari dapil Sulawesi Utara, Djenri Keintjem, SH.MH melakukan dialog dengan masyarakat di Kota Manado...
Nasional
03 Feb 2019 / dibaca 234 kali
JAKARTA (BK) : Upah kerja yang rendah, gaji yang telat dibayar, dan kekerasan fisik menjadi tiga ancaman terbesar bagi para jurnalis di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.