Nasional

Longsor Timpa Kosan Mahasiswa di Malang, 1 Tewas

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 12 November 2017 22:17   177 kali
Longsor di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Jawa Timur, menewaskan seorang mahasiswa. (FOTO : IST)

MALANG (BK) : Hujan berintensitas tinggi memicu tebing lereng di Jalan Suko Agung Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Jawa Timur, longsor, Minggu (12/11/2017) sekira pukul 15.30 WIB. Material longsor menimpa dinding bagian belakang kos-kosan yang dihuni lima mahasiswa.


Satu orang tewas pada peristiwa tersebut. Korban bernama Dina Oktaviani (20), mahasiswa Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya asal Pekalongan Jawa Tengah. Diduga saat terjadinya longsor, korban sedang tertidur.


Satu orang mahasiswa lainnya, Paulina (20), mahasiswa Jurusan Satra Perancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, hanya mengalami luka ringan. Kedua korban sempat dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan longsoran tebing lereng sepanjang 10 meter dengan ketinggian 2 meter itu menjebol dinding belakang rumah dan menimbun 2 kamar kos.


“3 mahasiswa lainnya selamat karena berada di luar saat kejadian,” ujar Sutopo dalam rilisnya yang diterima beritakawanua.com, Minggu (12/11/2017) malam.


Menurutnya, dampak longsor lain adalah berupa kerusakan fisik seperti dua kasur, lemari dari playwood, laptop, dan kerusakan bagian belakang rumah seluas 168 meter persegi. “Ditaksir kerugian ekonomi sekitar Rp 111 juta rupiah,” terangnya.


Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Malang telah melakukan penanganan darurat bersama instansi terkait. Rumah kosan saat ini dikosongkan karena dikhawatirkan ada longsor susulan. Police line juga dipasang di sekitar lokasi.


Longsor juga terjadi di Kampung Pasar Wangi RT 6 RW 2 Desa Singajaya Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat, Minggu (12/11/2017) pukul 17.00 WIB. Dua rumah rusak akibat  tertimpa longsor, tapi tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu.


Sementara di tempat lain, bencana banjir merendam Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Banjaran dan Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Banjir yang terjadi sejak Selasa lalu, membuat 2.619 rumah terendam dan membuat 216 KK masih mengungsi.


BPBD kabuapten setempat dibantu berbagai pihak memberikan bantuan kepada korban banjir, termasuk mendirikan posko di Kecamatan Baleendah. Makanan siap saji dan bantuan terus disalurkan kepada korban.


“Kami terus menghimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Pemerintah daerah dihimbau agar segera melakukan koordinasi dan antisipasi upaya penanggulangan bencana,” pungkas Sutopo.


(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
10 Nov 2017 / dibaca 159 kali
JAKARTA (BK) : Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, ada 40,9 juta jiwa masyarakat Indonesia yang...
Nasional
10 Nov 2017 / dibaca 189 kali
PALEMBANG (BK) : Tanah longsor di Kecamatan Sungai Are Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatra Selatan menelan korban...
Nasional
09 Nov 2017 / dibaca 156 kali
MANADO (BK): Gempa bumi mengguncang perairan Laut Halmahera Maluku Utara. Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter itu terasa hingga ke Manado,...
Nasional
07 Nov 2017 / dibaca 184 kali
MANADO (BK) : Redaktur Majalah Tempo, Abdul Manan menyatakan siap maju dalam suksesi pemilihan Ketua Umum (Ketum) Aliansi Jurnalis Independen...
Nasional
03 Nov 2017 / dibaca 202 kali
JAKARTA  (BK) : Lewat sebuah tradisi acara resmi, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK belum lama ini, kembali menyelenggarakan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.