Pariwisata

Hujan Bulan Juni, Film Pertama dari Puisi yang Siap Angkat Pariwisata Sulut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 21 October 2017 05:30   108 kali
Temu Media kru film Hujan Bulan Juni di Studio XXI Manado Town Square.
MANADO (BK) : Kebanyakan film diangkat dari novel, komik atau cerita, yang dituangkan ke layar lebar. Tapi tidak dengan film yang satu ini, 'Hujan Bulan Juni'. Film yang akan diputar serentak di Indonesia pada 2 November 2017 ini, ternyata berasal dari puisi.
 
 
TAK ADA YANG LEBIH TABAH DARI HUJAN BULAN JUNI
DIRAHASIAKANNYA RINTIK RINDUNYA
KEPADA POHON BERBUNGA ITU
 
 
TAK ADA YANG LEBIH BIJAK DARI HUJAN BULAN JUNI
DIHAPUSKANNYA JEJAK-JEJAK KAKINYA
YANG RAGU-RAGU DI JALAN ITU
 
 
TAK ADA YANG LEBIH ARIF DARI HUJAN BULAN JUNI
DIBIARKANNYA YANG TAK TERUCAPKAN DISERAP AKAR POHON BUNGA ITU
 
 
Hujan Bulan Juni adalah puisi karya Maestro Seni, Sapardi Joko Darmono di tahun 1989. Seiring berjalannya waktu, puisi itu kemudian bertransformasi. Adalah anak-anak mahasiswa di Universitas Indonesia (UI), kemudian menuangkan puisi ini dalam lagu dan direkam.
 
 
Tahun 1994, tanpa sepengetahuan Sapardi, mahasiswanya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Seni Rupa, berinisiatif untuk mengumpulkan puisi-puisinya dan dijadikan komik dan buku berwarna dengan judul yang sama. Buku itu kemudian dijadikan novel oleh Sapardi dan laris. Sampai-sampai dia harus menandatangani 500 kali buku dalam semalam.   
 
 
"Lalu saya berpikir lagi, jika laris seperti itu mungkin bisa dituangkan lagi dalam film, dan ternyata sekarang dijadikan film," kata Sapardi saat Temu Media film Hujan Bulan Juni di Studio XXI Manado Town Square.
 
 
Film Hujan Bulan Juni ini tak lepas dari peran Avesina Soebli sebagai produser. Aves, panggilannya melihat ada progres film yang bakal meledak dari novel karya Sapardi Joko Darmono.
 
 
Untuk memenuhi keinginannya itu, awalnya, dia sungkan menemui Sapardi Joko Darmono. Dia menganggap beliau (Sapardi) adalah seorang guru. Tapi, setelah mendapat ijin, gilirannya yang kini deg-degan. "Waktu beliau katakan iya, saya seperti mendapat titah dari guru kepada muridnya," ujar Avesina Subli.
 
 
Avesina dan rumah produksi Starvision memilih Manado sebagai salah satu lokasi utama Hujan Bulan Juni. Ini juga dikarenakan tokoh utama film ini, Pingkan berasal dari Manado. Sangat cocok karena pemerannya adalah artis Velove Vexia yang memang berdarah Manado.
 
 
Narasi cinta karya Sapardi yang memiliki rasa Kawanua ini mengisahkan alur hubungan antara Pingkan dan Sarwono—diperankan Adipati Dolken, dua dosen muda jurusan sastra Jepang. Awalnya hubungan mereka terasa manis, tapi perlahan mulai memasuki pusaran konflik. Sarwono dan Pingkan berbeda keyakinan, dan membuat hubungan mereka dipertentangkan keluarga besar Pingkan di Manado.
 
 
Velove Vexia, Surya Saputra dan Ira Wibowo sepakat film yang digarap di Manado harusnya bisa menggairahkan sektor kepariwisataan daerah ini. Apalagi, film ini memang kental putra daerah, dimana beberapa peran pembantu dilakukan Frankie Supit (Om Hans), Melly Pandean (Tante Melly) Johny Sangeroki (Pak Ahmad) dan Donna Keles (ibu dosen).
 
 
“Kita berniat mengangkat budaya orang Manado yang ramah, saya gembira pengambilan gambarnya dilakukan di sini supaya masyarakat di luar bisa melihat keindahan Manado dan membuat sektor pariwisatanya semakin produktif,” ujar Surya.
 
 
"Yang terpenting, film ini bisa dinikmati oleh semua masyarakat, dan saya bersyukur Manado sudah masuk dalam dunia industri, dimana setiap film yang dibuat disini (Manado), selalu mendapat rating yang tinggi," tambah Avesina Soebli.
 
 
Jadi, jika anda ingin menyaksikan mahakarya, film Hujan Bulan Juni ini rencananya akan tayang secara resmi di bioskop pada 2 November 2017.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Pariwisata
Pariwisata
24 Nov 2016 / dibaca 777 kali
JAKARTA (BK): Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Walikota Manado Vicky...
Pariwisata
31 Oct 2016 / dibaca 608 kali
TONDANO (BK): Sebanyak 60 (enam puluh) peserta Finalis Waraney dan Wulan Minahasa tahun 2016 per utusan 35 SKPD dan 25 Kecamatan se-Kabupaten...
Pariwisata
11 Oct 2016 / dibaca 467 kali
BANTEN (BK): Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE melakukan studi banding kekawasan perkantoran Lion Air Group di...
Pariwisata
06 Oct 2016 / dibaca 571 kali
    MANADO (BK) : Menpora Iman Nahrawi akan kunjungi TKB (Taman Kesatuan Bangsa) Manado malam ini.   Hal ini...
Pariwisata
16 Sep 2016 / dibaca 576 kali
  JAKARTA (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi mengikuti Rakornas III Pariwisata Tahun 2017 pada Kamis 15/9 di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.