Pendidikan

RUU SDA Diseminarkan, Penuhi Hak Dasar Manusia akan Air

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 05 November 2018 22:14   273 kali
Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Flora Pricilla Kalalo. (dok : sulutreview.com)
MANADO (BK) : Pernyataan menarik disampaikan oleh Budiyono, Ketua Perhimpunan Tenaga Ahli Lingkungan Indonesia (P-TALI) mengenai pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Sumber Daya Air (SDA). Dia menyebut harus ada aturan bagi investor yang mengelola air untuk komersial.
 
 
“Air adalah sumber kehidupan, seharusnya masyarakat dapat memanfaatkan dan menikmatinya tanpa membiayai,” ujar Budiyono saat menjadi pemateri pada Seminar Nasional RUU SDA untuk Keamanan Lingkungan dan Keberlanjutan Bangsa, di Fakultas Hukum, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Senin (5/11/2018).
 
 
Budiyono yang membawakan materi ‘Peran Lembaga Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Air Berkelanjutan’, mengatakan, seharusnya pembahasan RUU itu dapat memenuhi Hak Asasi Manusia akan kebutuhan air. Karena kebutuhan air merupakan hak dasar manusia yang juga harus dikelola dan diawasi oleh negara.
 
 
“Apakah RUU SDA yang tengah digodok sekarang ini mengatur larangan bagi investor untuk mengelola air?” tukasnya.
 
 
Menurutnya, dari aspek sosial dan lingkungan, pengelolaan air ini bukan soal dikelola investor atau masyarakat, tetapi dampak-dampak yang terjadi jika sumber air dikelola dapat dikendalikan. Dia menyebut perlu disikapi, ketika investor mengelolanya dan masyarakat yang menerima dampaknya atau sebaliknya.
 
 
“Jadi bagaimana pengelolaan itu sehingga air berproduksi secara berkelanjutan? Perlu legalitas agar organisasi masyarakat sebagai pengelola dapat menyediakan air untuk masyarakat,” jelas Budiyono.
 
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Marly Gumalang mengatakan, perlu adanya otonomisasi agar pengelolaan SDA menjadi lebih kompleks. Hal ini mengingat satuan wilayah sungai atau daerah aliran sungai secara teknis, tidak dibatasi oleh batas-batas administratif.
 
 
“Peran pemerintah dan institusi penyedia jasa menjadi institusi pemberdayaan masyarakat dan dunia usaha agar memiliki kemampuan dalam menyediakan kebutuhan air secara mandiri dan berkelanjutan tanpa mengabaikan pelestarian potensi SDA itu sendiri,” katanya.
 
 
Sementara Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Flora Pricilla Kalalo sebelumnya mengungkapkan ada persoalan hukum dibalik permasalahan air ini. Bahkan katanya, telah menjadi fakta bahwa sepertiga dari penduduk di dunia tidak tersedia air bersih yang mencukupi.
 
 
Di Indonesia katanya, ada sekitar 72 juta orang yang masih belum mempunyai akses air minum yang layak, dan sekitar 96 juta penduduk Indonesia belum mempunyai akses sanitasi yang layak.
 
 
“Permasalahannya, kita tidak bisa mendapatkan air bersih secara cuma-Cuma. Masyarakat harus mengeluarkan dana untuk mendapatkan air, padahal hak atas air tidak bisa dipisahkan dari hak asasi manusia,” tandasnya.
 
 
Diungkapkannya, Indonesia melalui Undang-undang Nomor 11 tahun 2005 telah meratifikasi Konvensi Internasional sehingga Indonesia sudah mempunyai kewajiban secara formal berkaitan dengan hak air tersebut sesuai komentar umum PBB, di mana Indonesia berkewajiban untuk menghormati melindungi dan memenuhi hak atas air. (dikutip dari sulutreview.com)
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 354 kali
MANADO (BK): Anak-anak merupakan generasi muda bangsa yang harus dijaga. Untuk itu, perlu ada gerakan cepat dan tepat untuk memproteksi...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 414 kali
BANGKOK (BK): Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Utara, Jerry Sambuaga akan menjadi pembicara pada seminar internasional...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 390 kali
MANADO (BK): Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, September 2018 lalu, mengaplikasikan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi...
Pendidikan
11 Nov 2018 / dibaca 398 kali
TONDANO (BK) : Universitas Negeri Manado (Unima) terus tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dosen yang juga sebagai peneliti.  ...
Pendidikan
05 Nov 2018 / dibaca 274 kali
MANADO (BK) : Pernyataan menarik disampaikan oleh Budiyono, Ketua Perhimpunan Tenaga Ahli Lingkungan Indonesia (P-TALI) mengenai pembahasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.