Pendidikan

Unsrat Klaim Ada Kesalahan Saat BPK Tetapkan Total TGR yang Capai 10 Milliar

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 19 March 2018 12:50   339 kali
MANADO (BK): Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Dr Ronny Maramis menyebutkan jika Tunjangan Ganti Rugi (TGR) sebesar Rp10 milliar yang terjadi hanya persoalan administrasi yang terjadi di seluruh kampus di Indonesia pasca terbitnya Peraturan Menteri.
 
Dikatakan Maramis, TGR tersebut hanyalah kelebihan bayar yang dilakukan pihak rektorat dengan dasar yang jelas, tetapi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan tahun 2015.
 
"Ini persoalan seluruh kampus di Indonesia bukan hanya Unsrat saja. Bahkan yang paling dekat itu Unhas Makassar lebih besar mencapai Rp25 milliar TGR nya," kata Maramis.
 
Maramis juga mengatakan pihaknya tengah mengupayakan peninjauan ulang total TGR, mengingat ada beberapa kesalahan yang terjadi dalam penentuan jumlah tersebut.
 
“Saya jelaskan, ada persoalan ternyata, seluruh SK kepanitiaan di Unsrat dianggap diberikan honor semua, padahal itu tidak. Kami pihak rektorat sudah melakukan koordinasi ulang untuk merubah hal tersebut karena ini tersangkut angka yang tidak sesuai,” kata Maramis.
 
Menurut Maramis, walaupun tengah mengupayakan revisi terkait angka, pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh dosen dan staf yang namanya tercantum dalam daftar TGR untuk melakukan pembayaran walaupun secara angsur.
 
“Nanti kalau memang ada kesalahan angka TGR dan itu sudah terbayar lunas, pasti akan dikembalikan kembali pada dosen dan staf itu. Tapi, hingga saat ini tentu kami tetap melakukan upaya untuk menyampaikan kebenaran di BPK,” kata Maramis.
 
Maramis juga menyayangkan beberapa dosen dan staf yang memilih ke KPK dan melaporkan hal yang tidak benar, yakni mengaku jika mereka tidak menerima honor padahal itu jelas diberikan dengan cara di transfer.
 
“Kan di Unsrat sekarang itu semuanya sistem non tunai atau dibayar langsung ke rekening. Jadi, ada bukti rekeningnya, sehingga saat di check, itu semua sesuai. Jadi, tidak mendasar pengakuan dan laporan para dosen dan staf itu,” tutur Maramis kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
26 Sep 2018 / dibaca 317 kali
MANADO (BK) : Komisi D DPRD Kota Manado berencana memanggil hearing Kepala SD Negeri Winangun, Nortje Tolukun SPD MPd. Hal ini dilakukan...
Pendidikan
26 Sep 2018 / dibaca 416 kali
TONDANO (BK): Universitas Negeri Manado menggelar kegiatan Wisuda. Wisuda merupakan prosesi kelulusan mahasiswa setelah mengikuti pendidikan di...
Pendidikan
24 Sep 2018 / dibaca 224 kali
MANADO (BK): Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang digelar di Kelurahan Malalayang I Timur, Kecamatan...
Pendidikan
23 Sep 2018 / dibaca 402 kali
JAKARTA (BK): Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan,  kampus  tidak boleh menjadi...
Pendidikan
23 Sep 2018 / dibaca 307 kali
MANADO (BK): Pemanfaatan eceng gondok saat ini, masih sebatas pada pembuatan kerajinan tangan saja. Padahal, selain hasil kerajinan, tanaman...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.