Politik

Caleg Tersangkut Kasus Hukum, KPU Tunggu Putusan Pengadilan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 22 November 2018 21:15   276 kali
Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado. (foto : acha)
MANADO (BK) : MM, calon legislatif (caleg) Kabupaten Sangihe pada Pemilihan Legislatif 2019, tertangkap mengedarkan uang palsu. Warga Desa Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kotamobagu.
 
 
Menanggapi adanya caleg yang tersandung kasus hukum, Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh pun angkat bicara. KPU tidak bisa mengambil langkah atau tindakan administratif untuk mencoret caleg tersebut dari Daftar Calon Tetap (DCT).
 
 
“KPU tetap menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ujarnya di sela-sela Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado, Kamis (22/11/2018).
 
 
Menurut, ketika putusan pengadilan sudah inkrah dan terbukti bersalah dan kemudian ditahan untuk menjalani masa hukuman, barulah KPU menentukan sikap dengan mencoret dari daftar calon.
 
 
Apalagi katanya, jika partai yang menaunginya telah memecat, secara otomatis calon tersebut tidak memenuhi syarat lagi. Partai harus menyampaikan kepada KPU jika ada calon yang sudah diberhentikan.
 
 
“Nanti KPU akan melihat dan mencoret calon tersebut, karena salah satu syarat calon adalah menjadi anggota partai,” tandas Ardiles. "Kita coret dari daftar pemilih, tapi tidak merubah susunan nomor urut, nanti dikosongkan nomor itu,” pungkasnya.
 
 
MM tertangkap karena mengedarkan uang palsu sejumlah Rp150 ribu dengan cara membayar bahan bakar minyak (BBM) yang diisi ke mobil Avanza hitam yang dikendarainya di SPBU Tadoy Kecamatan Bolaang, Rabu (22/11/18), petang kemarin.
 
 
Petugas SPBU yang mencurigai uang yang diberikan palsu lalu meminta diganti. Tapi MM malah kabur. Petugas lalu menghubungi Polsek Bolaang dan kemudian melakukan pengejaran.
 
 
MM akhirnya berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Poigar. Polisi kemudian menyita uang palsu pecahan 50 ribu sebesar 500 ribu, 2 buah dompet, 2 unit handphone dan Kartu Tanda Anggota (KTA) salah satu partai peserta Pemilu 2019.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
08 Mar 2019 / dibaca 117 kali
MANADO (BK) : Peran sebagai wakil rakyat benar-benar ditunjukkan oleh Theresia Pingkan Nuah. Anggota DPRD Kota Manado ini tetap menjalankan...
Politik
07 Mar 2019 / dibaca 304 kali
MANADO (BK) : Ketua Komisi III DPRD Manado, Lily Binti berang. Reses pertamanya di tahun 2019, tidak dihadiri Dinas Pekerjaan Umum dan...
Politik
07 Mar 2019 / dibaca 104 kali
MANADO (BK) : Infrastruktur masih menjadi langganan utama keluhan masyarakat. Hal itu terungkap pada reses Ketua Komisi III DPRD Kota Manado,...
Politik
04 Mar 2019 / dibaca 147 kali
MANADO (BK) : Beredarnya selebaran gelap yang isinya menyerang kredibilitas caleg jelang Pemilu 2019, mendapat perhatian serius Boby Daud....
Politik
01 Mar 2019 / dibaca 157 kali
MANADO (BK) : Dugaan adanya kampanye hitam (black campaign), terjadi jelang Pemilu 2019 di Sulawesi Utara (Sulut). Kecurangan ditemukan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.