Politik

Gereja Ikut Andil Rusaknya Politisi Kristen

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 20 October 2018 07:55   1475 kali
Viktus Murin

JAKARTA  (BK):  “Suka tidak suka, senang tidak senang kita harus akui kondisi kebangsaan kita saat ini berjalan mundur. Masing-masing kelompok mengejar kepentingan sendiri dilatari aroma politik SARA,” kata mantan Sekjen Presidium GMNI sekaligus penggagas diskusi, Viktus Murin di kawasan Matraman Jakarta Timur, Kamis (18/10/2018).

 

Pemaparan diskusi diawali tokoh Katolik Awam, Herman YL Wutun. Dia mengatakan orang Kristen harus bisa memposisikan diri di berbagai profesi sehingga dapat diterima dengan baik. "Lakukan kebenaran dan kebaikan agar orang tahu kita baik, sehingga kita dapat di terima. Tidak ada lagi pembakaran dan mempersulit pembangunan gereja, karena mereka tahu baik," ujar Ketua Umum Induk KUD itu.

 

Menyangkut SARA, ia mengatakan, hal itu bukan barang baru. SARA tumbuh di berbagai tempat dan situasi. Contohnya dalam pilkades ada persoalan suku. SARA membesar karena di politisasi elit politik politik.

 

Sementara itu, mantan Ketua Umum PP PMKRI, Cyrillus Kerong mengakui menjadi politisi harus kuat. "Kalau tidak kuat jangan masuk. Kita juga harus punya konsep. Jangan pernah lupa hadirkan Tuhan. Politik itu kuat dalam iman, lentur dalam cara," tandas politisi Kristiani itu.

 

Hal lain diungkapkan Acsen Gumelar. Bagi dia, kadang penyebab masalah adalah kasih hanya terlihat di dalam gereja, tapi tidak diluar ketika bermasyarakat. "Bagi seorang Kristen jabatan adalah pelayanan. Makin tinggi jabatan makin besar anda melayani, menebar kasih," papar Katekis Katolik itu. Sorotan keras datang dari Pdt Berton Silaban, STh,Teolog dan penyuluh agama Kristen. Berton secara keras mengatakan gereja perlu pertobatan. Di musim Pemilu Legislatif, banyak gereja ramai-ramai mengundang Caleg dengan harapan mendapat sumbangan.Lagu dari situ muncul puja-puji. Gereja ikut memberi andil rusaknya moral politisi kristen.

 

"Gereja juga sering berlindung dalam kekuasaan karena minder berlebihan," tandasnya. Narasumber lainnya Mikael Mali menyoroti soal politik anggaran di DPR yang sering tidak mendapat perhatian politisi kristen.

 

(don/bk-1)

Komentar ()
Berita Politik
Politik
20 Mar 2019 / dibaca 137 kali
MANADO (BK) : Pemilu 2019 sudah tidak sampai sebulan lagi. Berbagai macam cara sosialisasi dilakukan untuk menyukseskan pesta demokrasi lima...
Politik
17 Mar 2019 / dibaca 341 kali
JAKARTA (BK): Quick count dilarang dan harus ditayangkan 2 jam setelah TPS tutup di Indonesia bagian barat. Aturan itu tertuang dalam UU...
Politik
10 Mar 2019 / dibaca 120 kali
JAKARTA (BK): Survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa mayoritas responden masih menaruh...
Politik
08 Mar 2019 / dibaca 120 kali
MANADO (BK) : Peran sebagai wakil rakyat benar-benar ditunjukkan oleh Theresia Pingkan Nuah. Anggota DPRD Kota Manado ini tetap menjalankan...
Politik
07 Mar 2019 / dibaca 310 kali
MANADO (BK) : Ketua Komisi III DPRD Manado, Lily Binti berang. Reses pertamanya di tahun 2019, tidak dihadiri Dinas Pekerjaan Umum dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.