Politik

Hindari Isu SARA di Pilpres 2019, Aparat dan Masyarakat Diminta Bersinergi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 04 July 2018 21:00   433 kali
(gambar : istimewa)
MANADO (BK) : Meski dilarang dalam Undang-undang Pemilu, Politik SARA, uang dan isu Hoaks masih menjadi persoalan yang kemungkinan akan digunakan pada Pemilu 2019.
 
 
“Memang tak bisa dipungkiri, di setiap Pemilu pasti akan ada kampanye hitam,” ujar Joseph Pati, Tokoh Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) kepada beritakawanua.com, Rabu (4/7/2018).
 
 
Bahaya isu SARA dalam pemilu, katanya, memiliki efek jangka panjang yang bisa menimbulkan perbedaan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu peran pihak keamanan, dalam hal ini Polri dan TNI harus bisa mencermati secara jeli tentang ruang-ruang yang dipakai untuk penyebaran kampanye hitam tersebut.
 
 
“Oleh karena itu harus bisa dideteksi dari awal sehingga tidak berkembang, bahkan kalau bisa dieliminir sampai benar-benar tidak ada,” kata Pati.
 
 
Menurut mantan anggota Komisi III DPR RI periode 2004 – 2009 ini, situasi sekarang ini sangat memungkinkan terjadinya penyebaran kampanye hitam jelang Pileg dan Pilpres 2019. Media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram serta lainnya, sangat terbuka dan tidak dibatasi oleh ruang.
 
 
“Keterbukaan inilah yang perlu ditingkatkan pengawasan dan pengendaliannya. Di sinilah akan terlihat peran aparat keamanan yang sebenarnya,” tandas Pati.
 
 
Masyarakat juga dimintanya untuk turut bersinergi dengan aparat keamanan. Dia menghimbau masyarakat harus bisa melihat secara kolektif dan objektif informasi yang diterima. “Tentunya lebih penting harus mawas diri,” sambungnya.
 
 
Mengenai Provinsi Sulut dijadikan tolak ukur Pemilu berlangsung aman dan damai, pentolan Partai Golkar yang mengenyam 4 periode sebagai anggota DPRD Sulut ini menyebut dari pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang berlangsung di 6 Kabupaten dan Kota.
 
 
“Saya rasa tidak akan terjadi hal-hal yang mencolok. Riak-riak kecil pasti ada, tapi yang mengganggu stabilitas tentu tidak akan terjadi,” tegasnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
20 Oct 2018 / dibaca 1429 kali
JAKARTA  (BK):  “Suka tidak suka, senang tidak senang kita harus akui kondisi kebangsaan kita saat ini berjalan mundur....
Politik
11 Oct 2018 / dibaca 346 kali
MANADO (BK): Tingginya harga tarif retribusi parkir di Pasar Bersehati Manado, didengungkan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam...
Politik
11 Oct 2018 / dibaca 274 kali
MANADO (BK): Penetapan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib yang dibahas Panitia Khusus (Pansus) yang diketuai Benny Parasan, akhirnya disetujui...
Politik
08 Oct 2018 / dibaca 243 kali
MANADO (BK) : Partai Demokrat Sulut diyakini akan tetap solid, pasca hengkangnya Ketua DPD, Vecky Lumentut ke Partai Nasional Demokrat...
Politik
08 Oct 2018 / dibaca 333 kali
MANADO (BK) : Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, Vecky Lumentut memilih menyeberang ke Partai Nasdem. Perpindahan itu ternyata tidak diikuti...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.