Politik

Legislator Manado ini Klarifikasi Keluhan Warga tidak Terima Bantuan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 18 April 2020 22:46   702 kali
Paket sembako yang diberikan tim kerja legislator Manado, Robert Tambuwun kepada warga yang memang berhak menerima karena terdampak langsung oleh wabah virus corona. (istimewa)
 
 
 
MANADO (BK) : Sejumlah warga Sario, Manado yang terdampak ekonomi karena Coronavirus Disease (Covid-19), mempertanyakan bantuan yang diberikan Robert Tambuwun. Pertanyaan itu muncul setelah adanya pemberitaan adanya pembagian sembako oleh anggota DPRD Manado itu.
 
 
“Ketika virus corona menjadi persoalan dunia, hingga sampai saat ini kami tak pernah menerima bantuan dari siapa pun kecuali bantuan beras dari gereja,” ujar Arnold Mutahang, warga Kelurahan Sario Tumpaan, Lingkungan IV, Kecamatan Sario, Sabtu (18/4/2020).
 
 
Widya Mamahit di Lingkungan III, Kelurahan Sario Tumpaan juga mempertanyakan hal yang sama. Ibu dua anak ini mengaku tidak ada seorang pun anggota DPRD di dapil Sario-Malalayang yang datang memberikan bantuan, minimal sembako.
 
 
“Tapi begitulah, mungkin mereka lupa dengan konstituennya,” keluhnya.
 
 
Keluhan-keluhan warga itu lantas ditanggapi oleh legislator Partai Perindo ini. Menurutnya, ia memang benar memberikan bantuan kepada warga. Tapi yang diberikan adalah warga yang betul-betul terdampak oleh virus asal Wuhan, China ini.
 
 
“Saya memang membagikan sembako. Itu diantar langsung ke rumah warga. Tapi mereka yang menerima adalah yang memang betul-betul terdampak sesuai data tim kerja saya,” jelas Tambuwun.
 
 
Dia mengatakan tidak akan mampu untuk melayani semua warga, seperti halnya pemerintah karena hanyalah seorang anggota DPRD. Tapi secara pribadi, ia akan berusaha semampu mungkin memberikan bantuan.
 
 
“Tapi mereka yang dibantu adalah yang betul-betul membutuhkan. Warga yang kesulitan membeli susu dan perlengkapan bayi misalnya, kami berikan uang agar mereka yang membelinya sendiri, caranya dengan ditransfer saja,” ungkapnya. 
 
 
Ia mengaku bantuan yang diberikan sudah dilakukannya sejak corona ini mewabah di Indonesia dan masuk ke Manado. Dia juga tidak menginginkan bantuan-bantuan yang diberikannya terekspos. Tapi karena adanya dorongan untuk menjawab keraguan public, ia tidak mempermasalahkan.
 
 
“Yang jelas, saya tidak meninggalkan konstituen begitu saja saat bangsa membutuhkan sokongan semua orang,” pungkas legislator dua periode yang sering disapa Obe ini.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
17 Nov 2020 / dibaca 2590 kali
MANADO (BK) : Calon Gubernur Sulut nomor urut 2, Vonnie Anneke Panambunan mengklaim tidak mengangkat anggota keluarganya sebagai pejabat di...
Politik
17 Nov 2020 / dibaca 246 kali
MANADO (BK) : Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, selama 5 tahun kepemimpinannya mampu menjaga kerukunan umat beragama di...
Politik
12 Nov 2020 / dibaca 297 kali
MANADO (BK) :  Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) terus menuai dukungan dari...
Politik
11 Nov 2020 / dibaca 338 kali
MANADO (BK) : Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) nomor urut satu Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mengklaim, Indeks Pembangunan...
Politik
11 Nov 2020 / dibaca 376 kali
MANADO (BK) : Debat kandidat Pemilihan Gubernur Sulut 2020 berlangsung Rabu (11/11/2020) malam di Hotel Mercure Tateli, Minahasa. Tiga...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.