Profil

Bripka David Tamalonggehe, Terpanggil untuk Melayani

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 30 July 2021 21:49   812 kali
Bripka David Tamalonggehe (kanan) berfoto bersama rekan kerjanya sebelum mengantar jenazah covid ke pemakaman. (foto: koleksi pribadi)
BERHADAPAN dengan keluarga pasien corona (Covid-19) sudah menjadi makanan sehari-hari buat Bripka David Tamalonggehe. Anggota Polresta Manado ini memang ditugaskan di Pos PAM Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof dr RD Kandou Malalayang, Manado.
 
Ia memang sebelumnya ditugaskan ke semua rumah sakit yang ada di Manado pada awal penugasannya pada 1 April 2020, atau bertepatan dengan Sprint Ops Aman Nusa II. Tugasnya mengumpulkan data pasien corona yang meninggal dunia.
 
Meski Ops Aman Nusa II telah berakhir pada bulan Desember 2020, ia tetap ditugaskan oleh pimpinannya mengisi Pos PAM di RSUP Prof dr RD Kandou Malalayang. “Kebijakan pimpinan saya, Kapolresta Manado untuk tetap menempatkan anggota di rumah sakit,” ujar Bripka David.
 
Pada Januari 2021, awal penempatan kembali di RSUP Prof dr RD Kandou Malalayang, setiap hari dirinya dan beberapa rekannya harus masuk. Ia pun agak bernafas lega ketika dikeluarkan jadwal piket pada bulan Maret sehingga bisa mempunyai waktu untuk istirahat.
 
Berbagai macam ujian ditemukan ketika sedang mencari data pasien corona yang meninggal dunia. Ia sering melihat adanya penolakan-penolakan dari pihak keluarga pasien yang tidak ingin pasien dimakamkan secara protokol kesehatan.
 
“Disinilah tugas kami untuk turun memberikan edukasi, penggalangan agar keluarga pasien bisa mengerti dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini,” ungkap Bripka David.
 
Saat bertugas, ia dan rekan kerjanya juga pernah mendapati keluarga pasien meninggal yang ingin melarikan jenazah yang dianggap mereka meninggal bukan karena corona. Itu bahkan sampai lima kali dan nyaris berujung pada pengrusakan fasilitas rumah sakit.
 
Untuk membuktikan pasien meninggal dunia bukan karena corona, keluarga sampai mencium jenazah lalu berusaha memeluk petugas. Bahkan ada yang sampai meludahi dan menyumpahi tujuh turunan kepada petugas yang memberikan edukasi mengenai pemakaman yang sesuai protokol kesehatan.
 
“Mudah-mudahan tidak akan terjadi pada keluarga kalian,” Bripka David mengutip umpatan keluarga pasien yang meninggal dunia.
 
“Tapi kami tetap berikan edukasi untuk tidak melakukan perbuatan seperti itu, apalagi jika sampai merusak. Kami juga tau keluarga lagi berduka, tapi jangan sampai merusak fasilitas yang ada,” ujarnya.
 
 
Sempat Makamkan Jenazah Covid
 
 
 
Bripka David Tamalonggehe ikut menggali kuburan di pemakaman covid. (koleksi pribadi.
 
 
Sudah satu setengah tahun Bripka David Tamalonggehe bertugas di Pos PAM RSUP Prof dr RD Kandou Malalayang. Banyak suka dan duka yang ditemuinya ketika memberikan pelayanan kepada keluarga pasien corona yang meninggal dunia.
 
Diantaranya adalah ketika ia harus turun langsung mengendarai mobil ambulance ke lokasi pemakaman Covid. Ia bahkan pernah sampai membawa jenazah corona hingga ke luar kota yakni ke Bitung, Minahasa Utara (Minut), Tondano, Tomohon dan Minahasa Selatan (Minsel).
 
Tapi yang paling berkesan baginya adalah ikut memakamkan jenazah Covid ketika terjadi kekurangan personil dari BPBD. “Pernah dua kali ikut menggali dan memakamkan jenazah di lahan pekuburan milik Pemkot Manado,” terang Bripka David.
 
Memang katanya, ada perasaan was-was nanti ikut tertular. Tapi karena keterpanggilan diri ingin melayani membuatnya melupakan semua ketakutan itu. “Yang penting melayani untuk membantu,” ucapnya.
 
Bahkan dengan turun langsung ke lapangan, dirinya kini makin banyak kenalan, rekan kerja dan juga dokter yang hingga kini terbina hubungan yang baik.
 
Dan yang patut disyukurinya sampai saat ini, dirinya dan keluarganya tidak pernah tertular covid-19. Mereka yang bertugas di rumah sakit memang selalu menjalani rapid tes secara rutin. “Dan hasilnya selalu negative,” tambahnya.
 
“Salah satu yang membuat saya dan keluarga dijauhkan dari corona ini adalah selalu berdoa setiap keluar rumah untuk tugas,” pungkas Bripka David.
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Profil
Profil
21 Mar 2019 / dibaca 1365 kali
MANADO (BK): Nama Arhur Kotambunan ternyata melekat dengan baik di benak puluhan ribu masyarakat Manado. Ini terlihat dari munculnya aspirasi di...
Profil
04 Mar 2019 / dibaca 934 kali
MANADO (BK): Djenri Keintjem, SH.MH selaku Anggota DPR RI dapil Sulawesi Utara dari Partai PDI Perjuangan melakukan sosialisasi 4 pilar di...
Profil
28 Feb 2019 / dibaca 1113 kali
MINUT (BK) : Srikandi PDIP Novita Umboh, SH.MH yang aktif dalam berbagai kegiatan termasuk salah satunya menjadi motor terselengaranya Parlemen...
Profil
22 Feb 2019 / dibaca 1691 kali
TOMOHON (BK): Kendati berstatus Pejabat Negara sebagai Anggota DPD RI/MPR RI, namun kefiguran Pnt Ir Stefanus BAN Liow terus membuktikan...
Profil
11 Feb 2019 / dibaca 1928 kali
TONDANO (BK) : Universitas negeri manado secara serentak mulai dari tingkat Program studi dan jurusan, Fakultas hingga universitas...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.