Religi

FOTO: Gereja Terendam Banjir tak Surutkan Niat Jemaat Beribadah

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 17 December 2017 19:03   377 kali
(ISTIMEWA)

ADA yang unik pada kebaktian di dalam sebuah gereja pada foto tersebut. Jemaat terlihat mengangkat kaki dan meletakkannya di atas kursi. Kenapa?

 

Rupanya, kondisi di dalam ruangan gereja sedang terendam banjir setinggi kurang lebih 30 centimeter. Air tidak mencapai kursi dan memungkinkan jemaat masih bisa duduk.

 

Informasi yang diperoleh, foto tersebut diambil di dalam Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kemuliaan Yesus Kristus Perkamil. Tidak diketahui siapa yang mengabadikan foto yang kini beredar melalui grup whatsapp mesengger (WA).

 

Kondisi di Manado saat ini sedang dikepung banjir akibat hujan lebat, sejak Sabtu (16/12/2017). Tercatat, beberapa wilayah di kota Tinutuan ini terendam banjir dengan ketinggian hingga 2,5 meter.

 

Nah, yang patut dicontohi dalam foto ini adalah banjir tidak menyurutkan antusias jemaat untuk terus mendekatkan diri dengan Tuhan.

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Religi
Religi
23 Jan 2018 / dibaca 375 kali
MANADO (BK) : Proses pemilihan BIPRA GMIM saat ini memasuki tahap pemilihan di tingkatan wilayah.   Salah satu kader terbaik yang...
Religi
31 Dec 2017 / dibaca 284 kali
MANADO (BK): Petugas keamanan dari Polresta Manado memeriksa setiap jemaat yang hendak masuk beribadah di gereja menyambut malam perpisahan...
Religi
24 Dec 2017 / dibaca 398 kali
MAUMBI (BK): Ketua Badan Pekerja Wilayah Kalawat 1, Kabupaten Minahasa Utara, Pdt. Adolf Katuuk Wenas, MTh meneguhkan dan melantik 11 pelayan...
Religi
17 Dec 2017 / dibaca 378 kali
ADA yang unik pada kebaktian di dalam sebuah gereja pada foto tersebut. Jemaat terlihat mengangkat kaki dan meletakkannya di atas kursi....
Religi
06 Dec 2017 / dibaca 386 kali
MAUMBI (BK): Jemaat Kolom 3 GMIM Genesaret Watutumou Permai (GWP), Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara mengadakan ibadah pra Natal,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.