Sangihe

Upacara Penutupan Operasi Teritorial TNI TA 2017

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 03 January 2018 20:04   215 kali

TAHUNA (BK):Upacara penutupan Operasi Teritorial (Opster) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun Anggaran (TA) 2017, Rabu (3/1/2018), sekitar pukul 09.00 Wita, di Lapangan Gelora Santiago, berlangsung tertib dan lancar. 

 

 

Turut hadir Danrem 131 Santiago Brigadir Jenderal (Brigjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Joseph Robert Giri,  Bupati Kepulauan Jabes Ezar Gaghana SE ME, Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sangihe Irwan Datuinding SH MH, Kapolres Sangihe dan mencakup wilayah Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) AKBP I Dewa Made Adnyana SIK SH, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tahuna Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo SE MSi, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME, 1 SST Anggota kodim 1301 sangihe, 1 SST Anggota Lanal Tahuna, 1 SST anggota Polres Sangihe, 1 SST anggota Satpol PP Kabupaten Kepulauan Sangihe,anggota Perhubungan, aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sangihe, anak-anak karateka bimbingan Kodim 1301 Satal, serta masyarakat setempat. 
 

 

Dalam sambutannya Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayor Jenderal Ganip Warsito SE MM mengatakan, puji syukur senantiasa dipanjatkan ke hadirat Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan ridhoNya, pada hari ini kita dapat hadir dan mengikuti upacara penutupan Operasi Teritorial TNI "Santiote Sampate-Pate" di wilayah Kodim 1301/Sangihe dan Kodim 1312 Talaud TA 2017 dalam keadaan sehat walafiat. 
 

 

"Selama kurang lebih 150 hari, yakni terhitung mulai tanggal 3 Agustus 2017, para prajurit TNI, Polri dan unsur Pemda, serta segenap komponen masyarakat Saling dan Talaud, bahu membahu  mensukseskan pelaksanaan Opster TNI yang digelar oleh Kodam XIII/Merdeka untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat serta kemanunggalan TNI Rakyat. Kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa, khususnya masyarakat Sangihe dan Talaud, guna mempercepat pembangunan daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh, untuk kepentingan bangsa," tuturnya.

 

Lebih lanjut disampaikan, oleh karena itu, pada kesempatan yang sangat baik ini, saya selaku Pangdam XIII/Merdeka dan selaku penanggungjawab Opster TNI "Santiote Sampate-Pate", menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemda Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud yang sudah membantu TNI. 
Menyikapi perkembangan situasi regional, terutama negara tetangga kita yakni Filipina, dimana salah satu kotanya, Marawi, sempat menjadi medan pertempuran baru ISIS di Asia Tenggara, setelah basis mereka di Irak dan Suriah dilumpuhkan pasukan pemerintah beserta aliansi internasional, sudah sepatutnya jika kita semua tetap menjaga kewaspadaan. 
 

 

Pulau-pulau terluar yang ada di daerah perbatasan Indonesia-Filipina merupakan wilayah yang sangat strategis, karena menjadi akses lintas batas antar negara yang cenderung sulit diawali aparat keamanan kedua negara.

 

Mengingat luasnya lautan dan keberadaan pulau tak berpenghuni yang berpotensi menjadi tempat persembunyian sekaligus jalur pelarian dan penyelundupan, baik oleh teroria ISIS dan kelompok radikal lainnya maupun senjata api, amunisi dan bahan peledak. 
 

 

"Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Sangihe dan Talaud, agar tidak menyimpan senjata api, amunisi maupun bahan peledak. Karena dapat dimanfaatkan oleh teroris ISIS dan simpatisannya serta kelompok radikal lainnya, yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan kondusifitas perekonomian di daerah perbatasan ini. Warga masyarakat diharapkan lebih peka  dan tanggap terhadap perkembangan situasi yang ada maupun lingkungannya. Sehingga dapat meminimalisasi kemungkinan adanya orang-orang yang tidak dikenal di sekitar tempat-tempat tinggalnya masing-masing," jelasnya.

 

Selain mengantisipasi potensi masuknya teroris ISIS dan simpatisannya serta kelompok radikal lainnya ke wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud, Opster TNI "Sansioate Sampate-Pate" ini juga menyasar berbagai kegiatan fisik dan non fisik untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat, menumbuhkan wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ini semua adalah wujud darma bakti TNI kepada rakyat Indonesia yang telah melahirkannya. 
 

 

Sebanyak 455 unit RTLH berhasil direhab dan dibangun oleh Satgaster. Berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti penyuluhan dan sosialisasi di berbagai bidang, antara lain : bela negara dan wawasan kebangsaan, isu radikalisme, ISIS dan teroris, serta penyuluhan pertanian. Hasilnyapun telah kita rasakan bersama, kondisi sosial masyarakat Sangihe dan Talaud sekarang relatif semakin kondusif, kegiatan ekonomi riil di tengah-tengah semakin menggeliat sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, berjalannya sistem pertahanan dan keamanan, serta semakin terbinanya nasionalisme dan cinta tanah air.

 

"Namun apabila dalam pelaksanaan Opster TNI di wilayah Sangihe dan Talaud ini terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit saya yang kurang layak dan tidak berkenan di hati saudara-saudaraku semua, baik sengaja maupun tidak, saya selaku penanggungjawab Opster "Santiote Sampate-Pate," menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Dansatgaster "Sansiote Sampate-Pate", segenap elemen bangsa yang ada di Sangihe dan Talaud serta seluruh warga masyarakat, para tokoh agama, tokog masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda yang telah bersungguh hati mendukung jalannya Opster TNI ini, sehingga situasi dapat berjalan dengan aman dan damai," tambahnya. 
 

 

Usai upacara dimaksud, dilanjutkan dengan atraksi anak-anak binaan Kodim 1301 Sangihe dan penyerahan bantuan beras kepada msayarakat sebanyak 2 ton dan yang menerima sebanyak 400 orang.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
15 Sep 2018 / dibaca 235 kali
TAHUNA (BK): Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME mengatakan, kuota CPNS tahun 2019 di...
Sangihe
15 Sep 2018 / dibaca 194 kali
TAHUNA (BK): Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Johanis Pilat melalui Kasubag Lingkungan Hidup Donny Tamboto...
Sangihe
14 Sep 2018 / dibaca 172 kali
TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melalui Dinas Sosial (Dinsos) bekerja sama dengan Kementerian (Kemensos) akan...
Sangihe
14 Sep 2018 / dibaca 178 kali
TAHUNA (BK): Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin Roring SE ME mengatakan, bersama Pemerintah Provinsi...
Sangihe
14 Sep 2018 / dibaca 271 kali
TAHUNA (BK):  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Joppy Thungari, mengatakan sebanyak 60 warga...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.