Sepakbola

Ricky Nelson Yakin Sulut United Bertahan di Liga 2

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 22 September 2019 22:00   316 kali
BFC Sulut United masih tertahan di peringkat 10 kelasemen wilayah timur Liga 2 2019.
BIAK (BK) : BFC Sulut United masih tertahan di peringkat 10 dari 11 tim di kelasemen wilayah timur Liga 2 2019. 2 tim terbawah akan dipastikan terdegradasi ke Liga 3.
 
 
Meski masih menghuni zona degradasi, pelatih Ricky Nelson optimis timnya mampu bertahan.
 
 
“Masih ada peluang, kita 17 poin sekarang dan habis ini kita home. Kita berusaha di home untuk mendapat 3 poin supaya nanti lebih baik lagi di bagian terakhir,” ucap Nelson usai BFC Sulut United mengimbangi PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, Biak Numfor, Papua, Minggu (22/9/2019).
 
 
Untuk mampu bertahan, Nelson menyebut ada yang harus diperbaiki, terutama masalah transisi menyerang yang selalu terlambat panas.
 
 
“Masalah transisi menyerang kita yang tadi terlambat, itu yang harus kita perbaiki supaya kita bisa bikin gol di partai home,” ungkapnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Sepakbola
Sepakbola
13 Feb 2020 / dibaca 211 kali
YOGYAKARTA (BK) : Pelatih Sulut United, Ricky Nelson angkat bicara mengenai kekalahan 0-2 atas Persekat Tegal pada laga uji coba di Stadion...
Sepakbola
12 Feb 2020 / dibaca 350 kali
Para pemain Sulut United melakukan pemanasan sebelum pertandingan melawan Persekat Tegal. (ist)       MANADO...
Sepakbola
12 Feb 2020 / dibaca 275 kali
Para pemain Sulut United sedang melakukan pemanasan jelang laga tanding melawan Persekat Tegal di Stadion Sultan Agung Bantul. (ist)...
Sepakbola
09 Feb 2020 / dibaca 868 kali
MANADO (BK) : Bursa tranfer pemain di Liga 2 2020 mengundang drama. Meski berada di level kedua pentas sepakbola tertinggi di Indonesia, aksi...
Sepakbola
09 Feb 2020 / dibaca 392 kali
MANADO (BK) : I Made Adi Wirahadi langsung tokcer bersama Sulut United. Meski baru bergabung, pemain asal Bali ini langsung mencetak gol pada...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.