Bitung

Buntut Masalah PHK di Hotel Summer Bitung; Ini Tanggapan Budiman Selaku Kuasa Hukum

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 05 October 2017 14:12   738 kali
BITUNG (BK) : Munculnya berbagai pemberitaan menyangkut Hotel Summer di kota Bitung yang ditenggarai melakukan PHK tanpa pesangon, ditanggapi secara terbuka melalui kuasa hukum Johannes Budiman, SH.
 
Menurut Budiman, semua yang dituduhkan kepada pihak manajemen hotel Summer tidak benar. Dalam pernyataannya Budiman mengungkapkan bahwa :
 
1. Dalam melakukan operasionalnya manajemen hotel telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.
 
2. PHK terhadap karyawan telah dilakukan sesuai ketentuan dengan memperhatikan hak asasi karyawan yang bersangkutan.
 
3. Para pegawai yang di PHK telah menerima pesangon, adapun bukti daftar nama yang menerima dan menandatangani bukti penerimaan pesangon dari pihak Hotel SUMMER yaitu ada 3 Org. 1. OTMIN  (Security) 2. DEWI KANSIL dan 3 JEHESKIA.
 
4. Keseluruhan pesangon  diterima pada tanggal 28 Juni 2017. 
 
5. Adanya tuduhan bahwa para karyawan tersebut.tidak diikutsertakan dalam BPJS Dan untukbsemua Kaaryawan Hotel Summer. Dan sdri DEWI KANSIL Tercatat dalam daftar REKAPITULASI TAGIHAN PREMI BPJS dan tercatat dalam registrasi dengan nama Lengkap Evelina Dewi Julied Kansil.
 
Untuk itu menurut Budiman, sangat keliru jika sampai kasus ini sampai pada ranah hearing DPRD kota Bitung dan kemudian dikatakan oleh salah seorang Anggota Dewan nyatakan Cabut Izin Hotel Sumer karena ada ditemukan pelanggaran ketenaga kerjaan.
 
Bahkan sebelum dilakukan PHK  pihak Perusahaan telah melakukan beberapa kali surat peringatan kepada mereka yang akan di PHK.
 
Perlu kami tambahkan lanjut Budiman selaku Kuasa Hukum hotel Summer bahwa sangat disayangkan bahwa muncul opini bahwa DISNAKER DAN DPR meminta untuk MENUTUP PERUSAHAAN (Hotel Summer)  karena penutupan usaha, ini artinya Disnaker dan DPRD TIDAK MENDUKUNG INVESTASI kalau begini kinerja DPR maka kota Bitung siap siap menjadi KUBURAN  INVESTASI.
 
Untuk diketahui juga lanjut Budiman, hearing yang dilakukan DPRD sangat mendadak, dimana undangan diterima oleh klien kami hanya 2 jam sebelum hearing dan kemudian hasil hearing minta usaha klien kami dicabut perijinannya. Bagi kami jika tiap usaha berujung pada pencabutan ijin ini membuktikan kinerja DPRD yang seperti dokter gigi saja, tiap ada problem kesimpulannya cabut ijin.
 
Perusahaan ini sudah memiliki Bukti bukti Perijinan yang lengkap mulai dari Akta Notaris dan STDP, SURAT IJIN PERUSAHAAN, Surat Ijin Tempat Usaha dan Surat Isin usaha Perdagangan demikian Pungkas Budiman.
 
(mfw/bk-11)
 
Komentar ()
Berita Bitung
Bitung
20 Jul 2015 / dibaca 5683 kali
MANADO (BK): Kondisi gesekan horizontal yang telah menjurus ke isu Suku Agama Ras Antar Golongan (SARA) yang terjadi di Kota Bitung,...
Bitung
16 Jul 2015 / dibaca 1347 kali
BITUNG  (BK): Penatua Pemuda yang juga tokoh Pemuda GMIM Kota Bitung, Alfani Rumampuk, SIP mengapresiasi figur Jerry Sambuaga karena...
Bitung
16 Jun 2015 / dibaca 1370 kali
BITUNG (BK): Seorang wanita bertato ditemukan tewas di Taman Kota samping Bank Mandiri Bitung, pada Senin (15/6/2015). Kapolres AKBP...
Bitung
02 Jun 2015 / dibaca 1849 kali
BITUNG (BK): Walikota Bitung Hanny Sondakh tidak bisa menyembunyikan perasaan sukacitanya atas masuknya investasi Lippo Group ke Kota Bitung...
Bitung
01 Jun 2015 / dibaca 1606 kali
BITUNG (BK): Lagi, Lippo Grup melakukan investasi di Kota Bitung senilai Rp800 miliar. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.