Bolsel

Astaga, Bocah 11 Tahun Ini Diperkosa 4 Orang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 19 September 2018 11:44   531 kali
MANADO (BK): Meski terus berupaya mencapai penghargaan Provinsi Layak Anak, Sulawesi Utara kembali lagi dihebohkan dengan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh 4 orang dewasa terhadap seorang anak perempuan berusia 11 tahun, di desa Milangodaa Utara kecamatan Tomini Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
 
LPA Sulut, mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban untuk ikut melakukan penanganan terhadap korban dan Ibunya yang saat ini mengalami trauma yang hebat, dan membutuhkan penanganan khusus. 
 
Kasus ini terungkap, setelah korban (WP) selama 2 minggu tidak mau lagi ke sekolah. Setelah ditanyakan dan dibujuk oleh ibunya barulah dia menuturkan kejadian tragis yang dialaminya.
 
Ketua LPA Sulut, Jull Takaliuang, mengapresiasi proses hukum yang sudah dilakukan oleh Aparat Polsek Posigadan, dengan menahan ke 4 terduga pelaku yang tidak lain dua orang diantaranya merupakan paman (om) dari korban.
 
“Para terduga pelaku ini harus dihukum seberat-beratnya, sesuai undang-undang Perlindungan Anak yakni UU nomor 35 tahun 2014. Bahkan sebagai orang dekat dengan anak (paman), pelaku harus dikenakan tambahan hukuman 1/3 dari masa hukuman yang akan diputuskan hakim," kata Takaliuang.
 
Korban, WP, usia 11 tahun adalah anak tertua dari 3 bersaudara yang sudah ditinggalkan almarhum ayahnya beberapa bulan lalu. Dalam kehidupan bersama ibunya dan 2 adiknya, korban sering bermain di rumah salah satu terduga pelaku yang tidak lain adalah saudara kandung alm. ayahnya.
 
Menurut penuturan seorang keluarga yang datang melaporkan ke LPA Sulut, perbuatan bejat dan biadab ini dilakukan pertama sekali oleh paman korban pada siang hari (sekitar bulan Juli 2018), pada saat terduga pelaku pulang dari menambang. 
 
Saat itu, isteri terduga pelaku sedang mencuci baju di sungai. Korban sedang tertidur di salah satu kamar di rumah terduga pelaku. Melihat
korban yang sedang tertidur, terduga pelaku bernama OS langsung memperkosa korban. 
 
Setelah selesai melakukan aksi bejatnya, seorang temannya yang juga berprofesi sebagai penambang inisial dengan inisial CP memergoki tindakan bejat pelaku pertama (OS). Bukannya menolong korban, ternyata malah melanjutkan memperkosa korban yang sudah tidak
berdaya dan ketakutan.
 
Sekitar 3 hari setelah kejadian pertama, siang hari para terduga pelaku yang berjumlah 4 orang, usai pesta minuman keras, kembali memperkosa korban yang saat itu sudah tertidur di rumah terduga OS. Aksi mereka makin sadis karena ke 4 orang tersebut secara bergantian memperkosa korban. 
 
Dua pelaku lainnya berinisial AP dan P yang merupakan aparat desa setempat.  Menurut penuturan korban kepada orang tuanya, setelah kejadian tersebut, di sepanjang bulan Juli – Agustus (sekitar) ke 4 terduga secara bergantian memperkosa korban secara bergantian.
 
Saat ini ke 4 terduga pelaku sudah ditahan di Polsek Posigadan.
 
Takaliuang sendiri mengaku akan mengawal proses hukum kasus ini dan berharap para pelaku mendapatkan hukuman berat. Bahkan jika
memungkinkan selain hukuman penjara, LPA Sulut berencana meminta dukungan Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) untuk mendukung korban dan keluarga mendapatkan keadilan termasuk bisa menghitung tuntutan restitusi, jika proses hukum sudah berjalan ke tahap persidangan.
 
(rilis LPA/jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Bolsel
tidak ditemukan
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.