Boltim

PT. Sanmas Mitra Abadi Diduga Lakukan Kejahatan Lingkungan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 04 July 2015 18:04   2656 kali
Pengrusakan lingkungan yang diduga dilakukan PT.Sanmas Mitra Abadi, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (ms)

KOTABUNAN (BK):  PT. Sanmas Mitra Abadi yang bergerak di bidang pertambangan emas di wilayah Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara, diduga melakukan kejahatan lingkungan.

Hal itu dikatakan salah seorang warga Buyat, Urip Modeong kepada wartawan saat melaporkan masalah tersebut di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado, baru-baru ini.

Menurut dia, dugaan pengrusakkan lingkungan dan pembabatan hutan di wilayah IUP PT. Kutai Surya Mining dan Rihendy Trijaya. Lebih parah lagi, PT. Sanmas Mitra Abadi belum mengantongi izin dari Badan Lingkungan Hidup dan Dinas ESDM Pemerintah Kabupaten Boltim.

"Ini aneh. Tidak ada izin namun sudah beroperasi dengan membabat hutan, membuka jalan dengan mengerahkan puluhan alat berat. Mereka (PT. Sanmas-red) beroperasi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat," terang Urip Modeong warga Buyat saat menyambangi kantor LBH Manado.

Ia mengatakan, warga lingkar tambang yang terdiri dari enam desa menolak kegiatan ilegal dari PT. Sanmas Abadi .

”Warga pernah lakukan aksi blokir jalan tapi blokir warga diterobos alat berat perusahaan, bahkan ada oknum polisi yang mengawal mereka,” ungkap Modeong.

Ia mengungkapkan, kegiatan dari perusahaan ditengarai dikawal dua oknum polisi dari Polda Sulut.

Kasus ini pun telah diaporkan ke Lembaga Bantuan Hukum Manado. Laporan tersebut diantar perwakilan 6 desa yang berada dilingkar tambang.

Aryanti Rahman dari LBH Manado pun menerima laporan tersebut sambil mengatakan akan segera menindak lanjuti laporan warga itu.

"Laporan sudah diterima, setelah ini kami akan lakukan gelar perkara internal baru proses lebih lanjut. Jika masyarakat 6 desa ini mempercayakan kami maka kami akan menangani kasus ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga meminta agar perwakilan warga memasukan tanda-tangan dukungan warga bahwa mereka menolak aktifitas perusahaan ini," jelas Aryati Rahman dari LBH Manado.

“Kami menolak keras ilegal mining dan perusakan hutan yang dilakukan PT Sanmas, di kawasan hutan Buyat,” jelas warga Buyat bersatu, Dedi Ani dan Urip Modeong, yang didampingi LSM Formakamtik, Ketua Umum Sulut, Pierson Rambing.

(ms/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Boltim
Boltim
13 Aug 2015 / dibaca 2261 kali
BUKAKA (BK): Kapolda Sulawesi Utara melalui Kabid Humas Polda AKBP Wilson Damanik mengakui, pihaknya telah mengeluarkan surat perintah...
Boltim
04 Jul 2015 / dibaca 1941 kali
KOTABUNAN (BK): Sekelompok warga Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara, dengan nama...
Boltim
04 Jul 2015 / dibaca 2657 kali
KOTABUNAN (BK):  PT. Sanmas Mitra Abadi yang bergerak di bidang pertambangan emas di wilayah Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan Kabupaten...
Boltim
29 May 2015 / dibaca 2251 kali
MANADO (BK): Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal menetapkan Sahrul Mamonto dan Meidy Lensun sebagai calon bupati dan calon...
Boltim
24 Mar 2015 / dibaca 3029 kali
TUTUYAN (BK): Wilayah Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan 5,1 SR sekitar pukul 23:48:03 Wita, Selasa (24/3/2015) dinihari....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.