Boltim

Warga Beberkan Foto-Foto Kejahatan Lingkungan di Kotabunan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 22 August 2015 17:30   2312 kali
Kegiatan dugaan pengrusakkan hutan di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

KOTABUNAN (BK): Salah seorang warga Buyat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara, Urip Modeong warga lingkar tambang yang terdiri dari enam desa menolak kegiatan pertambangan emas ilegal dari PT. Sanmas Abadi .

Ia mengungkapkan, kegiatan dari perusahaan ditengarai dikawal dua oknum polisi dari Polda Sulut.

Kasus ini pun telah diaporkan ke Lembaga Bantuan Hukum Manado. Laporan tersebut diantar perwakilan 6 desa yang berada dilingkar tambang.

Aryanti Rahman dari LBH Manado pun menerima laporan tersebut sambil mengatakan akan segera menindak lanjuti laporan warga itu.

"Laporan sudah diterima, setelah ini kami akan lakukan gelar perkara internal baru proses lebih lanjut. Jika masyarakat 6 desa ini mempercayakan kami maka kami akan menangani kasus ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga meminta agar perwakilan warga memasukan tanda-tangan dukungan warga bahwa mereka menolak aktifitas perusahaan ini," jelas Aryati Rahman dari LBH Manado.

(patria)

Komentar ()
Berita Boltim
Boltim
13 Aug 2015 / dibaca 2332 kali
BUKAKA (BK): Kapolda Sulawesi Utara melalui Kabid Humas Polda AKBP Wilson Damanik mengakui, pihaknya telah mengeluarkan surat perintah...
Boltim
04 Jul 2015 / dibaca 1997 kali
KOTABUNAN (BK): Sekelompok warga Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara, dengan nama...
Boltim
04 Jul 2015 / dibaca 2739 kali
KOTABUNAN (BK):  PT. Sanmas Mitra Abadi yang bergerak di bidang pertambangan emas di wilayah Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan Kabupaten...
Boltim
29 May 2015 / dibaca 2298 kali
MANADO (BK): Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal menetapkan Sahrul Mamonto dan Meidy Lensun sebagai calon bupati dan calon...
Boltim
24 Mar 2015 / dibaca 3083 kali
TUTUYAN (BK): Wilayah Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan 5,1 SR sekitar pukul 23:48:03 Wita, Selasa (24/3/2015) dinihari....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.