Ekonomi

Bandara Sam Ratulangi Manado Dukung Berlakukan Karantina 5 Hari untuk Perjalanan Internasional

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 18 October 2021 11:20   650 kali
GM Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai mengawali simulasi penggunaan tes GeNose C19 beberapa waktu lalu. (foto: istimewa)
MANADO (BK) : Bandara Sam Ratulangi Manado mendukung penuh kebijakan pemerintah berupa pembatasan pintu masuk internasional atau luar negeri (LN) yang diatur dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 74 Tahun 2021.
 
“Kami sepenuhnya mendukung kebijakan pemerintah dan akan menerapkan aturan yang berlaku sesuai dengan surat edaran tersebut,” ujar General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus E.T Gandeguai melalui rilis yang diterima media ini, Senin (18/10/2021).
 
Saat ini, Bandara Sam Ratulangi Manado melayani jadwal regular penerbangan internasional dari Scoot Tiger Air dengan rute PP Singapore (SIN) – Manado (MDC) yang beroperasi sebanyak dua kali seminggu setiap Rabu dan Jumat.
 
Minggus mengatakan akan memperketat pengawasan dengan cara bekerja sama dengan unsur terkait seperti Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi, Bea Cukai, Otoritas Bandara, Satgas Covid-19 Daerah, maskapai dan instansi lainnya.
 
“Ini tentunya bertujuan mencegah penyebaran varian Covid-19 baru termasuk diantaranya varian Mu (B.1.621),” terangnya.
 
Surat edaran tersebut telah berlaku efektif sejak mulai tanggal 17 September 2021. Dalam surat edaran itu menegaskan bahwa pintu masuk negara untuk penerbangan internasional hanya ditetapkan melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta dan Bandara Sam Ratulangi di Manado.
 
Ada sejumlah syarat yang perlu dipenuhi oleh para pelaku perjalanan internasional untuk dapat masuk ke Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 pun kemudian mengeluarkan Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
 
Surat edaran yang berlaku mulai tanggal 14 Oktober 2021 menyebutkan kriteria Warga Negara Asing (WNA) yang dapat masuk ke Indonesia merujuk pada permenkumham Nomor 34  Tahun 2021, yakni sesuai skema TCA, dan mendapatkan pertimbangan/izin khusus secara tertulis dari kementerian/lembaga.
 
Terdapat perubahan pengaturan karantina yang sebelumnya 8x24 jam menjadi 5x24 jam untuk pelaku perjalanan internasional. Dengan begitu, Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2021 dan addendumnya yang salah satu poinnya mengatur tentang karantina 8 hari bagi pelaku perjalanan internasional, secara resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
 
 
Berikut ringkasan poin aturan perjalanan internasional, diantaranya:
 
1.  Sertifikat vaksin dosis lengkap wajib menyatakan telah divaksin minimal 14 hari sebelum keberangkatan dan dilampirkan dalam bahasa Inggris selain dengan bahasa negara asal.
 
2.  Hasil negatif RT-PCR 3x24 jam dari pengambilan sampel di negara asal dan mengisi e-HAC Indonesia
 
3.  Pada saat kedatangan, pelaku perjalanan internasional harus melakukan tes ulang RT-PCR dan diwajibkan menjalani karantina selama 5 x 24 jam.
 
Pelaku perjalanan berstatus WNI, yaitu pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa atau pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri maka tempat karantina dan kewajiban RT-PCR biayanya ditanggung oleh pemerintah.
 
Bagi WNI di luar kriteria di atas dan bagi WNA, termasuk diplomat asing, diluar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing menjalani karantina di tempat akomodasi karantina biaya mandiri.
 
Tempat akomodasi karantina sebagaimana yang dimaksud wajib mendapatkan rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19.
 
4.  Saat masa karantina memasuki hari keempat, pelaku perjalanan WNI dan WNA diminta melakukan tes RT-PCR kedua.
 
5.  Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan internasional masuk ke wilayah Indonesia. Lebih lanjut, aturan tersebut dapat diakses melalui tautan : https://covid19.go.id/storage/app/media/Regulasi/2021/Oktober/se-ka-satgas-nomor-20-tahun-2021-tentang-protokol-kesehatan-perjalanan-internasional-pada-masa-pandemi-corona-virus-disease-2019-covid-19.pdf.
 
Editor: Asrar Yusuf
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
07 Apr 2021 / dibaca 681 kali
MANADO (BK) : Bisnis laundry di Kota Manado ternyata cukup menjanjikan. Dimana, mencuci pakaian dengan mudah, cepat, higienis dan aman...
Ekonomi
25 Mar 2021 / dibaca 492 kali
MANADO (BK) : Holland Village Manado (HVM) menawarkan unit rumah edisi sangat terbatas (limited edition) dengan konsep “Designer...
Ekonomi
16 Jan 2021 / dibaca 446 kali
JAKARTA (BK) : Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo didampingi jajaran eselon 1 Kementerian Pertanian (Kementan) dan ASN Kristiani...
Ekonomi
05 Jan 2021 / dibaca 585 kali
MANADO (BK) : Terjadi penurunan jumlah penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021...
Ekonomi
05 Jan 2021 / dibaca 555 kali
MANADO (BK) : Posko Terpadu Angkatan Udara Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di Bandara Sam Ratulangi Manado, resmi ditutup. Penutupan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2022 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.