Ekonomi

BKIPM Manado Musnahkan Hasil Perikanan tanpa Dokumen Lengkap

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 26 June 2019 22:49   377 kali
MANADO (BK) : Sejumlah hasil perikanan tanpa dokumen yang berusaha diselundupkan lewat Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, dimusnahkan oleh Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado.
 
 
Hasil perikanan yang dimusnahkan yaitu, 6 kg teripang, 15 ekor lobster beku, 3,5 kg lobster beku, 4 ekor kepiting bakau, 2 ekor ikan napoleon, 3 ekor kepiting bakau yang akan dikirim ke Jakarta serta 3,5 kg ikan olahan. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di halaman kantor BKIPM Manado, Rabu (26/6/2019).
 
 
Kepala BKIPM Manado, Muhammad Hatta Arisandi mengatakan, komoditi kelautan ini coba diterbangkan dari Manado tanpa dokumen lengkap. Meski ada juga hasil perikanan yang ditolak untuk dilengkapi dokumennya, tapi juga tidak dilengkapi.
 
 
“Yang memang tidak mengurus dokumen, itulah yang dimusnahkan hari ini,” ujar Hatta.
 
 
Memang tidak semua hasil perikanan sitaan ikut dimusnahkan seperti beberapa jenis kerang, karang dan rumah hewan lunak. Barang tersebut, katanya, akan dijadikan display agar menjadi bahan edukasi ke masyarakat.
 
 
Di tempat dan waktu bersamaan, juga dilakukan pemusnahan barang terlarang oleh PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Sam Ratulangi Manado. Sebanyak 464 power bank berkapasitas 10.000 mAH dimasukkan ke dalam air dan dihancurkan serta 65 liter cap tikus, ditumpahkan ke tanah yang sebelumnya telah dibuatkan lobang.
 
 
General Manager PT AP I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai mengatakan, barang terlarang yang dimusnahkan merupakan barang sitaan selang April hingga Juni 2019.
 
 
“Jumlah barang terlarang yang disita di Bandara Sam Ratulangi memang cenderung menurun,” ucapnya.
 
 
Minggus mencontohkan minuman keras lokal cap tikus yang berhasil disita dalam setahun terakhir, jumlahnya tak sampai ratusan liter. Padahal, dua tahun lalu, pemusnahan seperti ini sampai 500 liter.
 
 
“Maret 2019 lalu, kami musnahkan 20 liter cap tikus, ribuan korek api, bahan bakar gas yang dikemas dalam lima dus, 840-an power bank dan aerosol,” ungkapnya.
 
 
“Menurunnya jumlah barang sitaan ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat,” tutup Minggus.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
23 Jan 2019 / dibaca 1116 kali
MANADO (BK) : Inovasi secara konsisten terus dilakukan Enesis Group. Hadirnya 3 produk baru yaitu Tesona, Scrubber dan Plossa Press and...
Ekonomi
10 Jan 2019 / dibaca 624 kali
MANADO (BK) : Aliran listrik di Kota Manado padam lagi, Kamis (10/1/2019). Listrik padam sekitar pukul 17.55 WITA. Bukan hanya di Manado,...
Ekonomi
09 Jan 2019 / dibaca 492 kali
MANADO (BK): Resiko terjadinya kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Untuk itu, setiap pelanggan perlu mengasuransikan...
Ekonomi
20 Dec 2018 / dibaca 560 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 85 personil gabungan dilibatkan dalam Posko Terpadu Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2018/2019. Posko yang...
Ekonomi
19 Dec 2018 / dibaca 397 kali
MANADO (BK) : Tunggakan iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Manado, mencapai lebih dari Rp 23 miliar di tahun...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.