Ekonomi

Cap Tikus 1978 Menghilang dari Pasaran, Ini Alasannya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 23 January 2019 23:42   553 kali
(foto : minselkab.id)
MANADO (BK) : Cap Tikus 1978 menghilang dalam sepekan terakhir. Miras produk asli Sulawesi Utara (Sulut) yang kini legal dengan pita cukai, tidak terlihat lagi di gerai Bandara Sam Ratulangi Manado.
 
 
Menghilangnya miras produk Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Sempat beredar kabar bahwa produk ini ditarik dari pasaran karena bermasalah soal ijin dan masalah lainnya.
 
 
Kabar itu langsung diklarifikasi. Jobel, salah seorang Marketing Cap Tikus 1978 mengatakan, produk Cap Tikus 1978 bukan ditarik, tapi telah habis dipasarkan.
 
 
“Kondisi stok sebenarnya memang telah habis karena produksinya terbatas saat dilaunching awal Januari lalu,” ujar Jobel, saat bertemu di salah satu Rumah Kopi di Manado, Rabu (23/1/2019).
 
 
Jobel menjelaskan, bahan dasar yang dipakai untuk pembuatan Cap Tikus 1978 adalah hasil fermentasi dan distiliasi terbaik. Bahan ini sering disebut dengan nama “Head” atau kepala, yang hanya terdapat di 20-25 persen dari produk yang dihasilkan oleh petani.
 
 
“Cap tikus pada umumnya yang dihasilkan petani adalah 35 persen alkohol, sedangkan Cap Tikus 1978 harus berhasil mencapai standardisasi 45 persen alkohol,” jelasnya.
 
 
Dengan permintaan pasar yang sangat tinggi, lanjut Jobel, Cap Tikus 1978 akan berusaha mengimbanginya. Tapi dia tetap memastikan untuk segera menghadirkan kembali miras lokal andalan Sulut ini.
 
 
“Akan kami maksimalkan produksinya, apalagi permintaan pasar bukan hanya lingkup nasional, tapi sudah sampai internasional,” ungkap Jobel lagi.
 
 
Rencananya, penjualan akan dibuka lagi pada Jumat, 25 Januari 2019. Untuk konfirmasi pembelian bisa menghubungi customer service Cap Tikus 1978 di layanan nomor telepon +687-8808-777-73.
 
 
“Semoga kami dapat segera memenuhi permintaan pasar yang tinggi ini,” pungkas Jobel.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
14 Dec 2018 / dibaca 326 kali
MANADO (BK): Transmart Carrefour Kawanua Manado kembali memberikan promo menarik untuk masyarakat Kota Manado jelang perayaan Natal. ...
Ekonomi
13 Dec 2018 / dibaca 262 kali
MANADO (BK): Memasuki bulan Desember kesibukan warga Kawanua semakin meningkat. Bulan ini memiliki prestisius bagi warga  Kawanua...
Ekonomi
07 Dec 2018 / dibaca 903 kali
KALAWAT (BK) : PT Pegadaian (Persero) mempelopori berdirinya Bank Sampah di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Program Kemitraan dan...
Ekonomi
07 Dec 2018 / dibaca 476 kali
KALAWAT (BK) : Hujan lebat yang mengguyur, tak menyurutkan langkah peresmian Bank Sampah di Desa Watutumou II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten...
Ekonomi
06 Dec 2018 / dibaca 474 kali
BITUNG (BK) : PT Pegadaian (Persero) kembali meluncurkan The Gade Coffee & Gold di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Outlet ini...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.