Ekonomi

Cara BKP Kelas IA Tingkatkan Sektor Pertanian, Bersinergi dengan Media dan Instansi Terkait

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 07 August 2020 22:32   157 kali
MINUT (BK) : Pertanian di Sulawesi Utara (Sulut) bertumbuh dengan positif walaupun di tengah pandemi COVID-19. Ekonomi Sulut bahkan tumbuh 4,3 persen, dan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah faktor pertanian.
 
 
Demikian dikatakan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado drh Donny Muksydayan Saragih Msi pada agenda Coffe Morning bersama insan pers di Nettizen Road Blessing, Desa Mapanget, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jumat (7/8/2020).
 
 
"Artinya Sulut merupakan salah penyumbang pangan. Untuk itu kita bangun ekonomi Sulut karena di tengah pandemi ini salah satu bentuk ketahanan ekonomi ini,” ujarnya.
 
 
Saragih mengucapkan terima kasih kepada awak media dan semua pihak yang telah berkesempatan hadir. Dirinya yang belum seumur jagung di Manado, mengaku masih membutuhkan informasi dan membutuhkan penyesuaian.
 
 
Untuk itu, ia mengaku ingin bersinergi dengan semua stakeholder guna membangun ekonomi lewat sektor pertanian Sulut. Ia membangun kordinasi antar instansi dengan media, Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Manado.
 
 
Coffee Morning bertemakan "Bersama Media Membangun Pertanian Sulawesi Utara", turut dihadiri Kepala Balit Palma Sulut Ismail Maskromo, Kepala BPTP Balitbangtan Sulut Steivie Karouw, Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut Novly G. Wowiling, Kadis Perkebunan Sulut Refly Ngantung, dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sulut Edwin Kindangen.
 
 
“Kami akan berusaha agenda Coffe Morning akan berkelanjutan, artinya setiap bulan bakal digelar,” tambah Saragih.
 
 
Ia mengatakan, untuk memajukan pertanian di Sulut, termasuk Manado, BKP Manado telah mencari investor dari Jawa untuk dibawa ke Manado. Karena disana tahapannya sudah sampai ekspor sabut kelapa, lidi kelapa, aren, dan air kelapa.
 
 
Bahkan di Madura arang tempurung juga telah diekspor. Sangat berbeda dengan di Sulut, lanjutnya, semuanya masih menjadi limbah.
 
 
"Jadi kami juga akan melibatkan dinas koperasi sebagai bidang UMKM. Setidaknya dengan dimanfaatkannya produk sampingan seperti tempurung, sabut kelapa, air kelapa dan lidi ditengah harga kelapa yang naik turun sehingga setidaknya petani bisa sedikit terbantu,” terangnya.
 
 
Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut, Novly G. Wowiling mengapresiasi BKP Manado yang telah mengadakan agenda Coffee Morning sebagai bentuk silahturahmi.  "Kami sangat respek dengan kehadiran media. Ini pertanda keberhasilan dan menjadi wadah saling tukar informasi. Sampai saat ini ketersediaan pangan aman, mudah-mudahan tetap bertahan,” ungkapnya.
 
 
Dia menjelaskan, ketika negara lain memikirkan pangan, di Negara ini malah memikirkan atau sibuk mencari bunga. “Itu katanya berarti pangan kita aman,” tandas Wowiling.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
19 Dec 2019 / dibaca 324 kali
General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai saat membuka Posko Terpadu Nataru 2019/2020 di Lobi Bandara Sam Ratulangi...
Ekonomi
18 Dec 2019 / dibaca 396 kali
KOTAMOBAGU (BK) : PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu menjamin ketersediaan listrik pada perayaan Natal dan...
Ekonomi
09 Dec 2019 / dibaca 586 kali
Peresmian kantor dan showroom Daikin Manado. (foto: acha)         MANADO (BK) : PT Daikin...
Ekonomi
27 Nov 2019 / dibaca 1561 kali
JAKARTA (BK): PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) mengancam bakal memasukkan perusahaan agen perjalanan (travel agent) ke dalam daftar hitam...
Ekonomi
04 Nov 2019 / dibaca 514 kali
Kepala Disnakertrans Provinsi Sulut, Erni Tumundo memukul tetengkoren tanda pameran kesempatan kerja "Job Matching 2019" yang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.